Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 278



Xin Qian hanya merasa konyol ketika dia mendengar apa yang di katakan orang-orang desa, dia tidak tahu bagaimana bisa orang-orang ini tidak merasa malu saat mengatakannya. Dengan begitu banyak orang, bisakah 1 ekor harimau cukup untuk di bagikan?


Sebelum Xin Qian bisa mengatakan apa-apa, keluarga Xin datang untuk bergabung bersenang-senang.


Ketika Huo Chunhua mendengar para wanita itu mengatakan kata-kata yang tidak tahu malu, dia segera mengutuk mereka, "Kamu perempuan ****** yang tak tahu malu, kenapa kami harus memberikan itu padamu! Bahkan kamu sendiri tidak pernah membagikan makanan enak ke siapa pun!”


Xin Qian melirik Huo Chunhua, jarang-jarang dia merasa senang karena Huo Chunhua memarahi orang. Yah, sebenarnya Xin Qian juga tahu bahwa Huo Chunhua marah karena fia takut bahwa orang-orang desa terus meminta daging harimau.


"Hei Bibi, bukankah kamu juga ingin daging harimau makanya datang ke sini! Jangan bilang bahwa kamu tidak mau?" Jawab seorang wanita.


Huo Chunhua menjawab, "Bagaimana bisa aku sama dengan kalian? Lagipula, Gadis Qian berasal dari keluarga Xin ku, dan dia adalah cucu perempuan ku. Jadi, dia sudah pasti akan memberi aku daging harimau.”


"Kamu masih seorang penatua? Huh! Kamu mengusir gadis Qian dari rumah. Kamu mengatakannya sendiri. Gadis Qian dan keluarga Xin mu telah terpisah, dan dia bukan dari keluarga Xin lagi. Teman-teman, sekarang gadis Qian memiliki kehidupan yang lebih baik, dia langsung datang dan mengakuinya cucu! "Seorang wanita tidak bisa menahannya, dan berkata dengan ironis.


Xin Qian berdiri diam di samping, dia merasa tontonan ini sangat menarik.


"Kamu… wanita sialan, apa yang kamu bicarakan! Jika kamu terus mengatakan omong kosong, aku akan merobek mulut mu!" Ucap Huo Chunhua dengan marah.


"Ada apa? Ini kebenarannya! Semua orang di desa tahu itu!” jawab wanita itu.


"Wanita sialan, lihat bagaimana aku memukulmu!" Dengan itu, Huo Chunhua bergegas menuju wanita yang sedang berbicara, dan keduanya bentrok bersama.


Pertarungan itu agak sengit untuk sementara waktu…


Orang-orang dari keluarga Xin buru-buru menarik kedua orang itu. Meski begitu, Huo Chunhua masih terluka dan sebuah cakaran besar terpampang di wajahnya. Wanita lain juga dalam kondisi sangat serius, dengan bekas luka yang sangat mencolok di wajahnya.


Penduduk desa lainnya bergabung dalam kegembiraan, mereka suka menonton adegan bertengkar dan berkelahi seperti ini.


"Cukup! Jika kalian ingin membuat masalah, jangan membuat masalah di depan rumah ku!" Ucap Xin Qian keras.


“Juga, jika kalian ingin makan daging harimau ini, kalia tidak bisa memintanya pada ku, kalian harus berdiskusi dengan Pangeran ketiga, karena dialah yang mendapatkannya.” Xin Qian langsung mendorong masalah itu ke Mo Lianfeng.


Penduduk desa tidak bodoh, beraninya mereka meminta daging harimau kepada Mo Lianfeng? Meski mereka serakah, mereka tidak berani memintanya!


Beberapa penduduk desa telah pergi, dan beberapa lainnya tidak mau. Mereka masih mengoceh beberapa kali, dan setelah tatap tajam oleh Mo Lianfeng, mereka pulang dengan wajah enggan.


Ketika Xin Qian melihat orang-orang ini pergi, dia menghela nafas dan mulai memindahkan daging harimau ke dalam rumah.


“Ibu, bagaimana kabar mu? Apakah itu sakit?” Li Cuiying bertanya.


"Sakit, mengapa tidak sakit!? Cobalah garuk sedikit di wajahmu, itu sakit! Dasar wanita sialan itu terlalu kejam, wajah ku di cakar olehnya!" Huo Chunhua mengutuk dan mengutuk.


"Ibu, kamu masih mengeluarkan banyak darah, kamu harus makan beberapa suplemen yang baik! Kebetulan gadis Qian memiliki banyak daging harimau di sini, jika kita mendapatkannya, Ibu pasti segera membaik." Ucap Li Cuiying.


Jika ada hal-hal lain, itu tidak jarang, tetapi daging harimau adalah hal yang baik yang sulit untuk dilihat. Karena Xin Qian memiliki begitu banyak, tidak ada yang salah dengan memberikannya kepada keluarga tua.


"Ipar ketiga, mengapa kamu tidak berbicara dengan putrimu, Xin Qian, lihatlah ibumu seperti ini! Kamu dan adik ketiga adalah yang paling berbakti, tidak bisakah kamu melihat ibumu mengeluarka begitu banyak darah? " Feng Changxia sedikit lebih cerdik daripada Li Cuiying, dia tahu bahwa sulit untuk mendapatkannya dari Xin Qian. Jadi, dia mendorong Liang Jinqiao untuk melakukannya.


Liang Jinqiao hanya bisa tersenyum canggung, sangat sulit baginya untuk menolak masalah ini. Melihat bekas luka di wajah Huo Chunhua, dia merasa sedikit simpatik di hatinya.


Liang Jinqiao menghela nafas dan berkata kepada Feng Changxia, "Kakak ipar, Aku akan mencoba dan berbicara dengan Xin Qian, mungkin dia bisa memberi kita sedikit."


Melihat Liang Jinqiao merespons, Feng Changxia langsung menjawab, "Aku tahu bahwa tiga adik ipar ketiga adalah yang paling berbakti, dan itu benar."


Liang Jinqiao pergi ke rumah Xin Qian dan berbicara dengan Xin Qian tentang masalah tadi.


Xin Qian berpikir sejenak, dan akhirnya setuju. Lagipula, tidak semua orang di keluarga Xin itu menjengkelkan, Paman dan bibi keempatnya, dan sepupu keduanya, semuanya cukup baik.


Lagipula, dia punya banyak daging harimau di sini, dan dia tidak bisa menghabiskannya sekaligus. Jadi, Xin Qian mengambil sepuluh kilogram daging harimau untuk keluarga Xin dan memberikan orang tuanya untuk sepuluh kilogram untuk di buat daging kering.


Sedangkan untuk daging harimau lainnya, Xin Qian akan membiarkan Liu Lei membawa sepuluh kilogram, dan memberikan sepuluh kilogram untuk keluarga Bibi Liu, dan sepuluh kilogram untuk keluarga Mulan. Sisanya, meski dia tidak bisa memakannya, dia dapat mengasinkannya dengan garam dan memakannya perlahan. Bagaimanapun, itu dapat di simpan untuk waktu yang lama setelah di rendam.


Keluarga Xin yang memiliki daging harimau di tangan, kembali dengan gembira.


“Faktanya, gadis Qian masih cukup baik, kali ini dia cukup murah hati, memberi kita begitu banyak daging harimau!” Feng Changxia memuji di jalan.


“Bukankah itu sudah seharusnya? Berapa banyak makanan yang di makan gadis ini dari kecil hingga besar di Keluarga Xin? Itu tidak bisa menandingi sedikit daging harimau ini?” Huo Chunhua menjawab dengan sedih.


Feng Changxia tersenyum masam, "Ibu, kamu tidak bisa mengatakan itu! Jika gadis Qian tidak memberikannya, kita tidak bisa memintanya meski kita babak belur!”


Huo Chunhua memikirkannya, dan berkata, "Yah, kau benar. Gadis Qian itu baik dan murah hati."


"Ibu, ayo kembali dan masak dagingnya!" Ucap Li Cuiying.


"Uh huh! Ayo pulang.” Ucap Huo Chunhua.


Ketika datang untuk membakar daging harimau, orang-orang dari keluarga Xin lebih aktif daripada siapa pun.


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗