
Di keluarga besar Xin tugas bagian memasak dilakukan oleh para menantu wanita. Hari ini giliran Li Cuiying dengan Qian Hongzao dari Sifang yang memasak. Hanya saja perut Li Cuiying tiba-tiba mulas, jadi Feng Changxia dari Erfang menggantikannya memasak ketika dia pergi ke toilet.
Makan malam di keluarga besar Xin selalu sama yaitu sayuran yang dipetik dari kebun yaitu selada, bayam, daun bawang dan paprika. Sayur-sayur ini adalah makanan setiap hari daan mereka semua sudah bosan makan sayur-sayuran, terutama cara memasak orang-orang desa yang hambar, sangat berbeda dengan resep lezat Xin Qian yang memakai remapah-rempah saat memasak. Orang-orang di desa biasanya hanya menambahkan garam ke dalam maskaan mereka dan sedikit minyak.
Ketika Li Cuiying memikirkan makanan enak apa yang Sanfang makan di rumah saat ini, tanpa sadar air liur meluap dari mulutnya. Setelah Huo Chunhua melirik Li Cuiying, dia mulai mengutuk, "Kamu wanita yang malas, kamu ke toilet untuk waktu yang lama, apakah kamu sengaja bermalas-malasan dan tidak ingin bekerja?!”
Li Cuiying buru-buru berkata, "Tidak, ibu, bagaimana mungkin! Toilet itu sangat bau, siapa yang ingin tinggal lama di dalam!"
Huo Chunhua memberi Li Cuiying pandangan kesal. Wanita ini sekarang tahu bagaimana cara membantah apa yang di katakannya. Hua Chunhuo berkata, "Karena kau sudah selesai, pergi dan panggil Ayah mertua mu di ladang. Suruh mereka pulang untuk makan malam.”
Jarak antara ladang keluarga Xin dan Rumah besar sangat jauh. Ketika Li Cuiying di minta untuk memanggil orang-orang di ladang, Li Cuiying sedikit tidak senang, tetapi dia tahu bahwa Huo Chunhua tidak bisa ditolak. Dia hanya menaantu di rumah ini.
“Pergilah!” Desak Huo Chunhua lagi dengan nada marah.
Pada saat inilah, suara Xin Baoshan dan beberapa pria terdengar di luar rumah. Li Cuiying sangat gembira mendengarnya dan berkata kepada Huo Chunhua, "Ibu, lihat, ayah dan yang lainnya sudah pulang, jadi jangan berteriak lagi!"
Huo Chunhua berkata dengan malas, "Baiklah, ayo kita bersiap untuk makan malam."
Li Cuiying tersenyum dan berbisik ke telinga Huo Chunhua, "Ibu, ada hal besar yang ingin ku katakan pada mu!"
"Apa itu? Katakan dengan cepat!" Huo Chunhua mengerutkan kening, dengan sedikit ketidaksenangan.
"Ibu, orang-orang dari Sanfang, mereka sedang makan sendirian di rumah! Ketika aku baru saja kembali dari toilet, aku melihat Xin Yang kembali dengan memegang mangkuk di tangannya, dan dia langsung membawanga ke kamar."
Ketika Huo Chunhua mendengar ini, dia langsung marah. Karena dia adalah kepala keluarga, keluarga Xin tidak memisahkan masing-masing kepala keluarganya. Karena jika mereka memiliki sesuatu, itu harus di makan bersama. Jika ada yang makan makanan enak secara sembunyi-sembunyi, dia sangat marah.
“Benarkah?” Huo Chunhua bertanya dengan marah.
Li Cuiying menepuk-nepuk dadanya dan bersumpah, "Ibu, Aku bersumpah melihatnya sendiri! Saya tidak bohong. Ibu akan tahu jika Ibu pergi dan melihatnya sekarang. Mereka pasti sedang makan! "
Huo Chunhua bergegas keluar dari dapur dan berkata sambil memaki, "Orang-orang di Sanfang ini, sama sekali tidak jujur, mereka bahkan berani mulai makan sendirian. Jika aku menangkapnya, aku akan memberi mereka pelajaran!"
Li Cuiying diam-diam bangga melihat agresivitas Huo Chunhua. Setelah beberapa saat, dia berpikir untuk melihat Sanfang dimarahi, dan dia diam-diam bahagia.
Huo Chunhua tiba di depan rumah Sanfang dan menendang pintu dengan keras. Pintu yang tiba-tiba ditendang terbuka, membuat orang-orang di ruangan itu terkejut, mereka tidak pernah menyangka Huo Chunhua akan mendadak masuk.
Saat Xin Yang kembali, bahkan Liang Jinqiao dan Xin Wenhua belum mencicipinya sedikit pun, dan hanya melihat semua makanan itu di lahap habis oleh Xin Ping'er saja. Bagaimanapun, itu adalah anak mereka sendiri, dan mereka sudah senang hanya melihat anak mereka senang.
Begitu Huo Chunhua memasuki rumah Sanfang, dia mencium aroma yang kuat, dan dia melihat Xin Ping'er sedang makan, wajahnya tiba-tiba menjadi gelap. Mereka ini benar-benar seperti yang di katakan oleh Li Cuiying!
Wajah Huo Chunhua tiba-tiba menjadi jelek, dan dia mulai mengutuk Liang Jinqiao, "Kamu wanita tak tahu malu, kamu bersembunyi di rumah dan makan sendirian! Aku akan memukul mu sampai mati!" Seperti yang dikatakan Huo Chunhua, dia melepas sepatunya dan memukul tubuh Liang Jinqiao.
Liang Jinqiao tidak melawan dari pemukulan dan omelan Huo Chunhua, dan dia hanya menundukkan kepalanya dan menanggungnya. Xin Yang tidak tahan melihat Ibunya di pukuli dan segera menghalangi untuk Ibunya, "Nenek, kamu tidak boleh memukuli ibu ku, ibu ku tidak makan sendirian, kakak kedua yang memberikannya pada ku!"
Huo Chunhua mendorong Xin Yang, dan Xin Yang terduduk di tanah, tetapi bocah itu tidak menangis. Huo Chunhua mengutuk Xin Yang, "Heh, tidak peduli siapa yang memberikannya, kalian harus mengeluarkannya dan memakannya bersama keluarga!"
Liang Jinqiao tahu aturan keluarga Xin, tidak peduli apa alasannya, mereka harus makan bersama. dia berkata kepada Huo Chunhua, "Ibu, aku yang salah. Ini tidak ada hubungannya dengan Yang-er. Dia hanya seorang anak kecil."
Huo Chunhua memelototi Liang Jinqiao, "Kamu mengaku bahwa kamu salah sekarang, tapi aku tidak tahu seberapa sering kau seperti ini di belakang ku!"
"Ibu, itu tidak mungkin kan? Anak ku, Xin Qian tidak memiliki kehidupan yang mudah. Hari ini, Yang-er mengatakan bahwa dia menangkap beberapa ikan sendiri, sehingga dia mengirim beberapa kepada orangtua nya." Jawab Liang Jinqiao.
Huo Chunhua memikirkannya, memang benar bahwa Xin Qian ini tidak mungkin memiliki banyak makanan enak karena dia bahkan susah untuk dapat menghidupi dirinya sendiri. Lalu, berkata, "Baiklah. Aku akan mengingat masalah hari ini. Jika kau melakukannya lagi, kamu akan tahu akibatnya!" Huo Chunhua memakai kembali sepatunya, lagipula tubuh Liang Jinqiao telah menderita banyak bekas luka.
"Aku mengerti, ibu, ini pasti tidak terjadi lagi lain kali!" ucap Liang Jinqiao.
“Huh, itu bagus kau sadar!” Huo Chunhua berkata dengan kesal. Melihat sup ikan dan fillet ikan kecil yang tersisa di mangkuk, Huo Chunhua mengambilnya dari Xin Ping'er dan membawanya. “Aku akan mengambil sisanya!” ucapnya.
Bagaimana Xin Ping'er berani melawan? Jika dia menolak Huo Chunhua pasti mulai memarahi lagi. Padahal belum merasa cukup makan!
Sebelum Huo Chunhua pergi, dia berkata kepada orang-orang di Sanfang, "Kalian sudah makan sendirian kan? jadi kalian tidak perlu makan malam hari ini!" Setelah kata-kata itu dijatuhkan, Huo Chunhua mengambil mangkuk dan pergi.
-----------
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗