Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 258



Pada sore hari, Xin Qian pergi ke rumah Bibi Liu dulu dan berbicara dengannyaa tentang menjadi tukang masak bagi para penambang. Pekerjaan memasak harus di lakukan mulai besok, karen hari ini para pekerja di tambang akan memakan makanan yang di kirim oleh penduduk desa.


Bibi Liu sangat berterima kasih atas perhatian Xin Qian. Ada banyak wanita di keluarganya, jadi dia mengatur agar menantu perempuannya yang pergi memasak di tambang. Menantunya yang dia maksud adalah istri dari Liu Shanzi, Zhou Yi.


Setelah kembali dari rumah Bibi Liu, Xin Qian berpikir bahwa masih ada dua staf yang tersisa, siapa yang harus dia pilih untuk pergi ke sana? dan siapa orang baik di desa ini?


Xin Qian berpikir sebentar, dan memutuskan beberapa orang yang dia tahu. Salah satunya adalah Istri dari sepupunya Xin Shi, Qin Nian. Xin Qian tidak peduli tentang masalah yang terakhir kali, karena Qin Nian sebenarnya cukup baik. Selain itu, dia merasa kasihan pada Qin Nian, karena dia telah salahpaham padanya waktu itu, Qin Nian terus datang ke rumahnya untuk meminta maaf dan juga mengirim beberapa sayuran dari waktu ke waktu. Meski Itu bukan hal yang berharga, tetapi persahabatan tetap ada di sana.


Alasannya yang lain adalah Qin Nian adalah orang yang polos dan sederhana, jadi dia tidak memiliki sifat perhitungan, dan sangat rajin. Menurut Xin Qian, lebih praktis untuk mengatur orang seperti itu untuk bekerja.


Ada dua wanita lain di desa Shuilan yang tidak pernah ikut campur dalam bergosip, dan lebih suka bersikap netral. Meskipun mereka berdua sedikit pendiam, mereka lebih rajin dalam pekerjaan mereka dan dia juga mendengar bahwa keterampilan memasak mereka juga bagus. Jadi, dia memilih dua wanita ini.


Begitu Xin Qian tiba di rumahnya, Xin Yang berlari ke arah Xin Qian dan berkata, "Kakak kedua, kamu di harus pergi ke tempat nenek!"


Xin Qian tahu bahwa Xin Yang datang untuk memanggilnya secara khusus, jadi dia bertanya, "Yang’er, apakah ada yang salah?"


“Kakak kedua, mak comblang itu ada di sini lagi!” Xin Yang berbisik, “Sekarang, Bibi kedua sedang mendiskusikan pernikahan sepupu Jinger, dan kakak Pinger, jadi kamu harus pergi dan dengarkan!”


Xin Qian tersenyum. Ternyata adik laki-lakinya ingin dia ikut bersenang-senang, jadi dia berkata, "Baiklah, aku akan pergi dan melihat juga."


Xin Qian ingin tahu persis bagaimana pernikahan Xin Ping’er di lakukan, dan mertua macam apa yang di temukan oleh mak comblang. Jadi, dia pun mengijuti Xin Yang ke rumah Keluarga Xin.


Para wanita dari keluarga Xin semuanya ada di halaman, mengelilingi mak comblang Gao. Terutama Li Cuiying, dengan senyum cerah di wajahnya, terlihat sangat bahagia.


Xin Qian menyadari bahwa alasan Li Cuiying sangat bahagia adalah karena mak comblang Gao membantu putrinya, Xin Jinger menemukan calon Suami yang baik. Pria itu berasal dari kota, keluarganya juga kaya dan punya banyak bisnis. Pria itu adalah putra bungsu dalam keluarganya, jadi dia pasti sangat di sayang.


Menurut mak comblang Gao, pria itu terlihat tampan dan memiliki kondisi yang baik. Dia hanya meminta mak comblang Gao untuk menemukan pernikahan yang cocok, jadi dia mencocokkan pria itu dengan Xin Jinger bersama-sama. Adapun ketidakpuasan kedua belah pihak, mereka harus bertemu secara pribadi dan mengkonfirmasi. Jika mereka berdua sama-sama setuju, maka pernikahan bisa di lakukan.


Meski begitu, Li Cuiying masih sangat bahagia, lagipula, dia memiliki kepercayaan pada diri pada penampilan putrinya, Xin Jinger. Bagaimana dia bisa tidak puas dengan gadis cantiknya?


"Mak comblang Gao, terima kasih banyak. Terima kasih, karena mu putri ku dapat menemukan calon Suami yang begitu baik." Ucap Li Cuiying tersenyum cerah.


Mak Comblang Gao tersenyum, melambaikan tangannya dan berkata, "Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Itu cukup bagi ku, jika kalian semua puas."


“Puas, tentu saja puas!” Li Cuiying tersenyum.


Ini adalah sesuatu yang tidak bisa di minta banyak orang. Jika putrinya benar-benar bisa menikahi pria kaya di kota, dia tidak tahu berapa banyak orang di desa yang akan iri padanya! Jika Jing'er benar-benar dapat menikahi keluarga kaya di kota, dia akan mengikuti dan menikmati kemakmurannya! Jadi, dia tentu sangat bahagia!


"Mak comblang, bagaimana dengan putri ku, Xin Ping’er? Bagaimana? Apakah Keluarga calon suaminya punya masalah?" tanya Liang Jinqiao penasaran.


Berbicara tentang Xin Ping’er, Mak Comblang Gao juga tersenyum dan berkata, "Ada kerugian, dan ada keuntungan!"


"Tentu saja itu benar, apa menurut mu aku berbohong?" Ucap Mak Comblang Gao.


“Tidak, tidak.” Liang Jinqiao relatif tenang, dia jarang bersemangat seperti hari ini. Bagaimanapun, hal yang paling mengkhawatirkan untuknya adalah pernikahan Xin Pinger. Jika itu bisa di selesaikan, maka benar-benar tidak ada yang perlu di khawatirkan lagi di masa depan.


Mendengar kata-kata Mak Comblang Gao, Xin Ping’er tampak malu-malu. Lagipula, dia benar-benar ingin menikah dan punya pasangan.


Mak Comblang Gao berkata, "Keluarga calon prianya ada di Desa Longe, tetapi keluarga itu memang agak miskin. Jadi, aku akan menjelaskan ini dengan jelas kepada mu bahwa calon pria memang memiliki wajah yang baik tetapi keluarganya sangat miskin. Aku tidak tahu kamu mau atau tidak.”


Liang Jinqiao mengangguk, sejak mak comblang Gao mengatakan itu kepadanya, itu menunjukkan bahwa calon pria ini cukup bagus hanya saja keluarganya sangat miskin. Jadi, dia berkata, "Tidak apa-apa, mak comblang Gao, kamu bisa memberitahunya tentang putri ku, sehingga mereka bisa bertemu dulu secara pribadi."


"Baiklah. Aku akan menyampaikannya.” Ucap Mak Comblang Gao, dia kemudian menjelaskan situasi keluarga pria itu lagi kepada Liang Jinqiao.


Keluarga pria itu sangat miskin, mereka hanya memiliki dua orang anak lelaki. Keluarga itu hanya mempunyai satu hektar sawah di keluarga. Jadi, karena keluarga itu terlalu miskin, kedua putranya tidak menikahi seorang istri yang baik.


Kali ini mak comblang Gao juga memberitahu calon pria itu bahwa penampilan Xin Ping’er tidak terlalu cantik. Dan pihak lain mengatakan bahwa penampilan seorang wanita tidak penting, selama dia dapat di atur. Baru saat itulah Mak Comblang Gao memperkenalkan Xin Pinger.


Setelah mendengarkan situasi pria itu, Liang Jinqiao merasa itu masih bisa di terima. Tidak masalah menjadi miskin, asalkan dia bisa memperlakukan Xin Ping’er dengan baik. Selain itu, jika Xin Ping’er menikah, dia bisa memberikan lebih banyak mas kawin, sehingga dapat membantu keluarga pria itu dan membeli beberapa hektar tanah. Dengan begitu, kehidupan Xin Pinger tidak akan terlalu sulit.


"Tidak apa-apa, mak comblang Gao, sudah sangat bagus kamu menemukan calon untuk putri ku, kondisinya tidak penting, jadi biarkan kedua anak ini mengatur pertemuan untuk melihat satu sama lain!" Ucap Liang Jinqiao.


Mak Comblang Gao tersenyum dan berkata, "Tidak apa-apa, dia tinggal di desa yang sama dengan ku, dan juga tidak jauh dari rumah keluarga ku. Jadi, aku dapat menyampaikan pesan mu ketika Aku kembali hari ini. Dimana mereka akan bertemu? Aku akan memberi tahu mereka.”


"Itu bagus. Jika calon pria ingin bertemu, mari kita lakukan sesegera mungkin! Atau biarkan mereka bertemu di Yangcheng besok pagi, bagaimana? Jadi, kedua anak itu bisa jalan-jalan dan mengobrol dengan leluasa. Jika mereka bertemu di rumah, mereka akan canggung karena bersama dengan orang dewasa, dan mereka tidak akan bisa mengobrol dengan santai."


Mak Comblang Gao tersenyum dan mengangguk, "Oke, maka Aku akan berbicara dengan mereka ketika Aku kembali. Tidak apa-apa untuk bertemu sesegera mungkin. Jika yang ini tidak cocok, Aku dapat membantu mu mengatur calon pria yang lain lagi."


Liang Jinqiao merasa bahwa apa yang di katakan Mak Comblang Gao sangat masuk akal, "Tidak apa-apa, kita coba saja yang ini. Aku sudah banyak menyulitkan mu!"


"Haha, tidak banyak yang ku lakukan.” Ucap Mak Comblang Gao tertawa.


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗