Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 199



Setelah menunggu Xin Qian pergi, Nyonya tua Mo menghela nafas pelan, lalu bergumam, “Huh… Sayang sekali, gadis baik seperti itu memiliki nasib yang buruk seperti itu. Untungnya, gadis itu memiliki putra yang baik seperti Xiao Chen. Ini salah ku karena tidak bisa menahan emosi ku dan bersikap dingin padanya, aku hanya terkejut mengetahui bahwa dia gadis yang seperti itu. Bagaimanapun, dia pasti punya alasannya sendiri…”


…………


Dalam perjalanan kembali, Xiao Chen memperhatikan bahwa Xin Qian tampak sedikit tidak bahagia…


Jadi, Xiao Chen bertanya dengan suara lembut, "Ibu, ada apa dengan mu?"


"Tidak apa-apa.” Ucap Xin Qian.


“Tapi ibu memiliki wajah yang tenang, dan Xiao Chen tahu bahwa Ibu tidak bahagia saat ini,” Xiao Chen mengerutkan bibirnya dan berkata, wajahnya yang kecil penuh kekhawatiran.


Melihat putranya sangat peduli pada dirinya, Xin Qian merasa lebih baik, dan dia tersenyum. "Tidak apa-apa. Sekarang, Ibu sudah tersenyum, jadi Ibu tidak kesal."


Melihat wajah Xin Qian tersenyum lagi. Xiao Chen juga tersenyum. Dan berkata, "Ibu, nenek sangat baik pada Xiao Chen. Hari ini, nenek memberikan banyak kue lezat untuk Xiao Chen."


"Itu bagus." Xin Qian tidak dapat menyangkal bahwa meskipun sikap Nyonya tua Mo bersikap agak jauh terhadap dirinya, tapi Nyonya Tua Mo bersikap sangat baik terhadap Xiao Chen.


"Ibu, kapan kita bisa tinggal di rumah sebesar ini? Rumah kita sangat kecil dan sangat buruk." Tanya Xiao Chen dengan polos.


"Ibu akan bekerja keras untuk menghasilkan uang dan akan membangun rumah besar untuk kita di masa depan." Jawab Xin Qian tersenyum.


Bagaimana pun, sebelumnya Xiao Chen tidak pernah merasakan hidup di rumah yang mewah seperti Mansion Pangeran ini, karenanya dia tidak pernah mengeluh lada Xin Qian. Setelah, Xiao Chen merasakan hidup di rumah yang bagus, tentu saja dia bertanya seperti itu pada Xin Qian…


"Oke~” Ucap Xiao Chen tersenyum gembira.


Menurut sikap Ny. Tua Mo saat ini terhadapnya, Xin Qian memperkirakan bahwa masalah antara dia dan Mo Lianfeng akan tertunda untuk sementara. Jadi dia masih harus menjalani kehidupan yang sederhana dengan Xiao Chen.


Dua hari kemudian….


Pengadilan untuk kasus Restoran Fulin itu resmi di buka. Setelah penyelidikan dan pengumpulan bukti oleh Mo Lianfeng, tanggung jawab terakhir jatuh pada Qin Hailan. Daging kodok yang beracun itu di temukan dari kiriman barang yang di jual oleh Qin Hailan, dan katak yang di kirim oleh Xin Qian tidak punya masalah.


Hakim daerah bertindak sesuai dengan bukti dan akhirnya menghukum Qin Hailan. Meskipun Qin Hailan tidak berniat untuk membunuh orang, tetapi demi keserakahan, dia menjual kodok dan mencampurnya dengan daging katak. Tanggung jawab ini tidak bisa di hindarkan. Qin Hailan di jatuhi hukuman sepuluh tahun penjara.


Fulin Restaurant tidak berniat untuk membunuh orang, tetapi tanggung jawab tidak bisa di hindari. Jadi restoran itu di denda lima ratus koin perak atau setara dengan lima koin emas. Kasus ini diselesaikan dengan cara ini.


100 koin tembaga \= 1 koin perak


100 koin perak \= 1 koin emas


100 koin emas \= 1 emas batangan (500 gram emas)


Xin Qian akhirnya menyingkirkan tuduhan itu dari dirinya sendiri, dan terbukti tidak terlibat. Xin Qian menghela nafas lega. Jika dia sendirian, bagaimana dia bisa menyelidiki begitu banyak hal? Apalagi menyingkirkan kejahatan untuk dirinya sendiri! Mungkin Xin Qian hanya bisa mengakuinya. Lagipula, dari awal dia lah tersangka utama, dia lah yang di aniaya dan dialah yang di masukkan ke dalam sel, bukan Qin Hailan!


Xin Qian dan Mo Lianfeng berjalan keluar dari pengadilan itu berdampingan.


“Gadis Qian!” Sun Changquan memanggil Xin Qian. Dia merasa sedikit bersalah tentang masalah ini. Dia sangat menyesal pada Xin Qian.


"Gadis Qian, aku benar-benar minta maaf, ini semua salah ku, jadi aku minta maaf pada mu. Itu adalah salah ku karena di butakan pada waktu itu, sehingga aku mengambil barang-barang wanita itu, akibatnya sesuatu terjadi sekarang.” Ucap Sun Changquan seraya membungkuk meminta maaf.


Xin Qian mendengus pelan, lalu berkata, "Penjaga toko, aku telah berkali-kali mengingatkan mu sebelumnya, jangan sampai kamu melanggar kontrak kita untuk mencegah sesuatu yang salah, sekarang sesuatu benar-benar terjadi, aku hanya bisa mengatakan bahwa kehilangan lima ratus koin perak, itu adalah yang kamu minta. "


Sun Changquan menghela nafas, "Ya, Gadis Qian, aku seharusnya tidak mengabaikan mu saat itu ..."


Sun Changquan merasa menyesal memikirkannya. Belum lagi denda lima ratus koin perak, reputasi restoran juga terpengaruh di masa depan. Yang paling menakutkan saat membuka restoran adalah para tamu pasti akam trauma makan di Restoran Fulin!


Restoran di tutup selama dua hari, dan Sun Changquan memiliki firasat bahwa ia akan membuka kembali bisnis restoran yang menyedihkan ketika ia kembali. Jika dia ingin bisnisnya menjadi lebih baik, mungkin dia harus mencari sesuatu yang istimewa. Kalau tidak, itu tidak akan menarik pelanggan sama sekali….


"Penjaga toko, sekarang tidak ada gunanya untuk mengatakan hal-hal ini. Itu sudah terjadi dan tidak bisa lagi memperbaikinya. Kamu harus melakukannya sendiri di masa depan. Juga, karena kamu telah melanggar kontrak yang kita buat sebelumnya, maka kerja sama antara Kita berdua akan berakhir di sini. Juga, tidak akan ada lagi kontak di masa depan. "Xin Qian berkata dengan dingin.


Orang seperti ini tidak cocok untuk kerja sama jangka panjang. Kali ini ada masalah dan Xin Qian berhasil menylesaikannya dengan keberuntungan. Xin Qian tidak bisa menjamin bahwa tidak apa-apa untuk bekerja sama dengan Sun Changquan di masa depan. Jika sesuatu terjadi lagi di masa depan, sudah terlambat untuk menyesalinya!


Ada cara lain untuk menghasilkan uang, dan itu tidak dengan Sun Changquan….


"Gadis Qian…. itu salah ku, tapi jangan hentikan kerja sama kita, ku mohon…” Sun Changquan mengerutkan kening dan memohon.


“Apa yang bisa aku lakukan? Penjaga Toko Sun, adalah orang yang tidak menepati janjinya. Jadi, kamu tidak berhak berkata seperti itu.” Xin Qian menjawab dengan malas.


Xin Qian tidak ingin lagi terlibat dengan Sun Changquan, jadi dia membawa Mo Lianfeng pergi.


Dalam perjalanan, Mo Lianfeng tersenyum dan bertanya, "Xin Qian, apakah Kamu benar-benar tidak bekerja sama dengan restoran itu?"


“Benar.” Xin Qian mengangguk dan merespons.


“Tidak apa-apa jika kamu tidak bekerja sama lagi. Setiap hari, kamu bangun pagi untuk mengirimkan barang, itu pasti sangat sulit.” Nada bicara Mo Lianfeng sedikit tertekan. Bagaimanapun, Xin Qian adalah seorang wanita, dia tidak bisa bekerja sekeras seorang pria. Karena Xin Qian memilikinya, di masa depan dia dapat memberikan dukungan kepada Xin Qian.


"Qian Qian, aku akan menjaga mu di masa depan." Mo Lianfeng meraih tangan Xin Qian, dan berjanji padanya.


Xin Qian dan Mo Lianfeng saling memandang dan tersenyum, Hal yang paling menyentuh bagi seorang wanita adalah ada seorang pria mengatakan ini padanya, tetapi Xin Qian juga memahami bahwa pernyataan seperti itu tidak dapat di percaya. Bagaimanapun, Dia adalah wanita modern dengan pemikiran independen. Xin Qian tidak ingin bergantung pada laki-laki selama sisa hidupnya….


"Kita akan membicarakan ini nanti... Pernikahan kita, aku khawatir nenek mu tidak akan setuju..." Ucap Xin Qian seraya menarik tangannya.


"Qian Qian... Aku akan membujuk nenek ku sesegera mungkin. Nenek sangat menyukai Xiao Chen. Biarkan Xiao Chen bergaul dengannya sebentar, kurasa dia akan setuju. Qian Qian... Dalam hidup ini, kecuali kamu, Aku juga tidak ingin menikah. " Ucap Mo Lianfeng dengan wajah serius.


Xin Qian dapat merasakan ketulusan Mo Lianfeng dan memahami ketidakberdayaan pria ini, jadi dia tidak ingin menekan Mo Lianfeng. Jika dia benar-benar tidak bisa bersama, jangan bersama-sama.


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗