
Ketika Lizheng Liu Fugui mendengar pertanyaan dari Mo Lianfeng, dia mengerutkan kening dan menatap Huo Chunhua.
Lizheng Li Fufui juga tidak memahami situasi sebenarnya dari masalah ini, tetapi dia tidak mengyangka Huo Chunhua telah melakukan hal-hal memalukan itu. Apakah Nyonya tua ini sungguh manusia? Sesuatu terjadi pada cucunya, Xin Qian, tetapi dia tidak membantunya, justru ingin mengambil keuntungan darinya?
Lizheng Liu Fugui terbatuk ringan, dan berkata, "Ehem~ Orang itu tentu saja harus di hukum. Aku di sini, jadi dia tidak akan bisa lepas dari tanggungjawab nya setelah melakukan kesalahan. Jadi, aku akan menunda masalah ini sampai gadis Qian kembali. Saat itu, aku akan meminta Huo Chunhua untuk datang dan meminta maaf pada Xin Qian. Kamu tidak bisa berbuat apa-apa pada penduduk desa ku, atau kamu akan di usir dari desa ini!"
Ketika Lizheng Liu Fugui mengatakan itu, beberapa orang di Keluarga Xin menjadi cemas. Sepertinya, mereka batal untuk makan nasi merah dan daging malam ini! Huo Chunhua juga enggan, tapi dia masih bisa menerimanya, daripada membiarkannya makan kotoran atau menjahit mulutnya!
Mo Lianfeng melirik Lizheng Liu Fugui dalam-dalam, dan berkata, "Jika itu masalahnya, maka aku hanya bisa mengikuti aturan Lizheng.”
Setelah Mo Lianfeng selesai berbicara, dia menyentuh kepala Xiao Chen dan berkata kepada Xiao Chen, "Ayo pergi, Xiao Chen. Ayah akan membawa mu ke Mansion milik Ayah di Kota Yangcheng."
Xin Qian di bawa pergi oleh para perwira dan prajurit. Mo Lianfeng tidak bisa hanya menunggu kabar di rumah Xin Qian, dia tidak bisa sabar jika jarus menunggu, apalagi dia cemas pada keselamatan Xin Qian!
Xiao Chen juga tidak mau Keluarga Xin itu yang mengurusnya. Apalagi, dengan niat jahat Huo Chunhua, Xiao Chen pasti akan di jual! Jadi, pilihan terbaik untuknya adalah tetap bersama Mo Lianfeng.
“Ya, Ayah!” jawab Xiao Chen mengangguk.
Ketika Xin Baoshan melihat Mo Lianfeng hendak pergi bersama Xiao Chen, dia buru-buru bertanya, "Pangeran, mengapa kamu membawa cucu ku pergi? Kami adalah keluarganya."
Senyum sarkastik muncul di sudut mulut Mo Lianfeng, lalu berkata dengan dingin, "Jadi keluarga Xin mu juga mengakui Xiao Chen sebagai keluarga kalian? Tapi, apa yang kalian lakukan padanya?”
"Ini..." Xin Baoshan merasa malu, dia tahu apa yang di maksud Mo Lianfeng.
Mo Lianfeng berkata lagi, "Xiao Chen adalah putra ku, jadi tentu saja aku akan membawanya. Aku akan mengirim Xiao Chen kembali, saat Xin Qian sudah pulang."
Setelah Mo Lianfeng menjatuhkan kata-kata itu, Dia pergi bersama Xiao Chen, meninggalkan Keluarga Xin dengan ekspresi terkejut.
Banyak penduduk desa dengan gosip bergosip, "Apakah orang ini adalah Ayah dari Xiao Chen?"
"Sepertinya… mereka berdua sangat mirip! Kita dapat melihat bahwa mereka adalah ayah dan anak."
"Itu benar. Sepertinya gadis Qian telah melahirkan anak dari pria ini, jadi sekarang dia mencarinya?"
"Hei, gadis Qian ini benar-benar membawa pulang pria itu secara langsung. Hal semacam ini, benar-benar memalukan!"
"Apa yang bisa kita lakukan? Apalagi orang ini adalah seorang Pangeran. Nasib gadis Qian sangat beruntung karena memiliki pria seperti itu Xin Qian? Apakah dia akan menjadi putri di masa depan?"
"Aku tidak berpikir kalau lelaki itu adalah Pangeran. Mengapa seorang Pangeran bisa memakai pakaian lusuh seperti itu? Pakaiannya tidak jauh lebih baik dari kita. Dan dia masih tinggal di rumah rusak gadis Qian. Seharusnya itu adalah kesialan gadis Qian. Dimananya dia bisa menikmati kemewahan? "
"········" Penduduk desa mengobrol dan berdiskusi, yang lain tidak tahu, tetapi Xin Ping'er dan Xin Hui tahu bahwa Mo Lianfeng memang Pangeran, mereka juga tidak tahu mengapa Mo Lianfeng tinggal bersama Xin Qian, tapi pakaian yang Mo Lianfeng gunakan saat itu tidak sederhana! Apalagi Mo Lianfeng memiliki bawahan berjubah hitam yang hebat!
Melihat keterkejutan di wajah Huo Chunhua, Xin Baoshan dan Lizheng Liu Fugui saling memandang, mereka berdua mencoba mengingat apa yang terjadi tiga tahun lalu. Orang yang membeli Xin Qian adalah pria berkuasa, apakah orang itu benar-benar seorang Pangeran?
Xin Hui mendengus pelan, dan berkata, "Ibu, bagaimana menurut mu? Bagaimana mungkin hal-hal mustahil seperti itu terjadi pada Xin Qian? Lagipula, apa identitas Pangeran itu? Bisakah gadis seperti Xin Qian layak untuk seorang Pangeran yang mulia?"
Xin Hui merasa bahwa dirinya lebih cantik dari pada Xin Qian, jadi dia harus menjadi orang yang di sukai pria seperti Mo Lianfeng kan? Jika pangeran tidak buta, tidak mungkin dia akan memilih Xin Qian!
Apa yang di katakan oleh Xin Hui, membuat Huo Chunhua merasa itu masuk akal. Bukankah Xin Qian seorang gadis kecil di pedesaan? Bagaimana mungkin dia tidak cocok dengan seorang Pangeran?
“Jadi, mengapa Pangeran berkata bahwa Xiao Chen adalah putranya?” Feng Changxia bertanya dengan rasa ingin tahu.
"Mungkin Pangeran Mo ingin memiliki seorang anak, jadi dia mengkat Xin Chen sebagai anaknya? Bukankah penampilan Xin Chen cukup lucu?" Jawab Xin Hui.
Ketika orang-orang dari Keluarga Xin memikirkannya, itu memang mungkin.
"Oke, oke, berhenti membahas ini, ayo pulang, jangan membuat malu di sini!" Desak Xin Baoshan. Faktanya, dia takut jila semakin banyak orang-orang ini berdiskusi, semakin mudah untuk menuju masalah 3 tahun lalu. Jika masalah itu terbongkar dia akan kehilangan wajahnya!
Lizheng Liu Fugui juga mendesak para penonton untuk bubar, dan setelah semua oraang pergi, rumah Xin Qian menjadi sunyi kembali.
Di Kota Yangcheng…
Xin Qian mengikuti para perwira dan prajurit ini ke Kota Yangcheng. Setelah sampai di kota, dia langsung di kirim ke penjara.
"Saudara Guan, aku masih tidak tahu apa yang terjadi di sini? Apakah Kamu adalah orang yang berjaga di sini malam ini?" tanya Xin Qian dengan khawatir.
Orang yang di panggil sebagai ‘Saudara Guan’ adalah kepala petugas yang menangkapnya. Xin Qian bertanya seperti itu, karenan dia merasa bahwa alasan mereka menangkapnya masih tidak jelas. Di abad ke-21, ketika polisi melakukan penangkapan, mereka akan menjelaskan kepada pelaku mengapa mereka di tangkap, tetapi orang-orang pemerintahan kuno ini tidak banyak menjelaskan banyak hal kepada Xin Qian. Jadi, Xin Qian merasa agak cemas, karena tidak mengetahui apa pun.
“Kasus mu akan di dakwa oleh Tuan county kami dalam dua hari. Saat itu, kamu akan mengetahuinya.” Jawab Kepala Perwira Guan Li.
"Tapi, aku berhak tahu kenapa aku di tangkap kan?” Ucap Xin Qian dengan sopan.
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗