Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 222



Dini hari berikutnya…


Xin Qian dan Xin Wensheng pergi ke Kota Yangcheng bersama-sama. Selain untuk meminta kembali uang mereka, kali ini, Xin Qian juga ingin bertanya tentang sewa kios warung makan.


Karena bisnis katak telah berakhir, Xin Qian sekarang harus menemukan bisnis lain untuk mencari nafkah. Dan bisnis kedai makanan itu sudah dia bahas dengan Mu Lan. Jadi, dia akan memulai bisnis makanan besama dengan Mulan, lagipula dengan adanya bantuan Mulan, dia jadi tidak perlu sibuk sendirian.


Xiao Mao, yang sudah tidak berguna selama beberapa hari, kini dia bisa berguna lagi. Ketika Xiao Mao tahu bahwa dia akan menarik kereta, Xiao Mao tampak sangat bersemangat, dan kecepatannya bahkan menibgkat seakan dka bisa terbang dengan keempat kakinya!


Di perjalanan, paman dan keponakan itu mengobrol santai di atas kereta keledai. Xin Wensheng lebih peduli tentang Mo Lianfeng, bahkan dia seperti sedang menginterogasi hubungan Mo Lianfeng dan Xin Qian.


Xin Qian merasa bahwa hubungannya tidak akan berjalan mulus dengan Mo Lianfeng, dan yang membuat berat adalah situasinya yang sangat tidak baik. Jadi sudah pasti bahwa bersama Mo Lianfeng, Xin Qia harus memantaokan hatinya, karena jalannya pasti akan berliku-liku….


"Gadis Qian, masih ada kesenjangan besar antara status kita dan Pangeran. Jika kamu benar-benar ingin bersama dengan Pangeran, menurut aturan, di perkirakan kamu hanya bisa menjadi selirnya. Jika ini masalahnya, anak mu, Xin Chen hanya akan menjadi anak selir di masa depan, dia pasti tidak akan bisa mengangkat kepala nya di luar. Kemegahan dan kekayaan seperti ini tidak begitu baik... Jadi, paman kelima hanya berharap bahwa kamu tidak memilih pilihan yang salah untuk anak mu. Tetapi, Paman kelima juga berharap bahwa kamu akan bahagia bersama orang yang kamu cintai. Jika kamu sangat menyukai Pangeran Ketiga, meski berat, kamu harus menguatkan hati mu…”


“Aku mengerti paman kelima.” Ucap Xin Qian mengangguk mengerti. Dia juga tahu tentang pengingat Xin Wensheng, bahwa hubungan dengan Mo Lianfeng pasti akan sangat sulit…


Xin Qian tersenyum ringan lalu berkata, "Paman kelima, jangan khawatir. Aku tidak akan melakukan apa pun yang seharusnya tidak ku lakukan.”


"Itu bagus," Xin Wensheng mengangguk.


Untuk keponakannya, Xin Wensheng ingin Xin Qian bisa tumbuh lebih baik daripada orang lain, tetapi dia tahu perbedaan dalam status Mo Lianfeng bagaikan langit dan bumi. Xin Qian hanya lah orang biasa.


Setelah beberapa waktu, keduanya tiba di Kota Yangcheng dan langsung pergi ke kediaman Tuan Pejabat Yamen. Xin Wensheng telah berada di sini sebelumnya, jadi dia tahu di mana kediaman pejabat itu.


Akhirnya, Keledai kecil Xin Qian berhenti di luar rumah pejabat Yamen. Kemudian, Xin Qian maju dan mengetuk pintu gerbang.


“Tuk, tuk!” Karena masih pagi, Gerbang pejabat itu masih di tutup. Setelah mengetuk beberapa saat, akhirnya seseorang datang untuk membuka pintu dan bertanya dengan lemah,


"Siapa kamu?" Orang yang datang adalah seorang wanita berusia empat puluhan, dan dia mungkin adalah istri pejabat yang bernama Yu An.


"Kami mencari Tuan Yu An." Ucap Xin Qian menjelaskan.


Sudut mulut Xin Qian berkedut. Wanita ini benar-benar menarik. Ini sudah jam delapan pagi, tetapi dia bilang itu terlalu pagi?


"Kami memiliki bisnis dengan Tuan Yu." Ucap Xin Qian.


"Kalau begitu kamu masuk dulu, tunggu saja sampai Suami ku bangun, saat ini dia masih tidur dengan nyenyak." Ucap wanita itu.


“Baiklah.” Xin Qian dan Xin Wensheng tidak punya pilihan selain menunggu, setelah setengah jam, Tuan Yu akhirnya telah bangun.


Begitu Tuan Yu An melihat Xin Wensheng datang, dia segera bertanya, "Apakah ada yang salah dengan mu sampai datang ke rumah ku hari ini? Biarkan aku memberi tahu mu, aku telah melakukan segalanya untuk membantu keponakan mu, dan dia juga sudah baik-baik saja. Jadi, Berhentilah mencari ku. "


"Tapi Tuan, Kamu sama sekali tidak ikut campur dalam kasus keponakan ku. Pangeran Ketiga lah yang membantu nya." Ucap Xin Wensheng dengan lemah, dia tidak berani terlalu kuat di depan Tuan Yu, menggunakan nama Pangeran Ketiga.


"Lalu hasil akhirnya adalah keponakan mu baik-baik saja, kan? Jika Pangeran tidak turum tangan, bukankah itu aku yang akan mengambil tindakan?" Tuan itu menjawab dengan sangat tenang. Hal semacam ini sepertinya telah sering dia gunakan untuk penanganan, jika ada masalah seperti Xin Qian.


Xin Qian menarik paman kelimanya dan memintanya untuk datang ke sampingnya, dan berkata. "Tuan, aku adalah keponakannya. Paman kelima ku hanya terlalu bingung untuk sementara waktu dan mengira bahwa aku telah melakukan kejahatan, tetapi pada akhirnya aku tidak melakukan kejahatan apa pun. Jadi, Petugas kasus ku juga telah menyelidiki dengan jelas dan memberi ku kebebasan. Itu sebabnya, terlepas dari apakah ada bantuan dari Pangeran ketiga. Tetap saja, Tuan, Kamu tidak perlu melakukan apa pun. Bukankah tidak baik menelan uang orang lain sebanyak dua puluh koin perak ini sekarang? Tuan Yu bahkan tidak melakukan apa pun. "


"Apa maksud mu dengan aku yang menelan dua puluh koin perak mu?! Gadis kecil, itu tidak tepat bagi mu untuk mengatakan itu. Perak itu di kirim oleh pihak mu sendiri. Apakah itu aku yang meminta mu untuk memberikannya kepada ku? Tidak kan! Sekarang, kau ingin mengambil uang itu kembali lagi? Kamu di penjara sebelumnya, dan sekarang Kamu telah di bebaskan. Dua puluh koin perak ini, tidak akan bisa ku kembalikan kepada mu! " Ucap Tuan Yu An dengan marah. Tidak ada alasan untuk memuntahkan apa yang kau makan di perut mu.


“Kalau begitu Tuan Yu An bermaksud untuk tidak mengembalikannha?” Tanya Xin Qian dengan sabar.


"Apa yang harus berikan? Kalian lah yang memberikannya pada ku! Cepatlah pergi, kalau tidak jangan salahkan aku karena bersikap kasar." Ucap Tuan Yu An dengan kesal.


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗