Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 191



“Cukup, tidak perlu lagi bertanya. Nak, kamu harus masuk ke dalam sel dengan cepat.” Ketika Kepala Perwira Guan Li dan Xin Qian telag mencapai sel, dia menarik Xin Qian dan mendorongnya masuk ke dalam sel tahanan.


“Hei, Saudara Guan, jangan pergi!” Xin Qian berteriak lagi untuk menangkap lengan Kepala Perwira Guan Li. Sayangnya, pihak lain menghindarinya dan berbalik pergi.


Xin Qian tahu bahwa dia harus menggunakan beberapa trik, jadi dia mengeluarkan dua koin perak dari sakunua dan memohon dengan kepala perwira itu, "Saudara Guan, Kamu dapat membeli teh dengan sedikit uang ini. Ku mohon bantu aku, katakan pada ku apa yang telah ku lakukan? Tidak masalah jika aku mengetahui kesalahan ku kan? Aku tidak akan membuat masalah. Aku hanya ingin tahu dengan pasti situasi ku saat ini. Kalau tidak, aku merasa saangat bingung. "


Mata Kepala Perwira Guan Li, bertemu dengan tatapan memohon dari Xin Qian, dan kemudian dia melihat dua koin perak di tangan Xin Qian. Dia merasa bahwa Xin Qian ini juga menyedihkan.


Jadi, Kepala Perwira Guan Li mendorong tangan Xin Qian memegang koin perak itu, dan berkata, "Ambil kembali uang mu. Aku akan mengatakannya hanya untuk membantu mu. Seseorang tamu di restoran Fulin telah keracunan sampai mati, itu terjadi setelah dia makan hidangan yang di sebut katak di restoran itu. Penjaga toko mengatakan bahwa bahan-bahannya di beli dari mu. Sekarang penjaga toko dan juru masak dari restoran Fulin telah di tangkap dan di penjara. Tunggu saja interogasi mu dalam dua hari, Tuan county kami akan menginterogasi mu dengan jelas saat itu. Jika kamu memang tidak bersalah, Tuan county pasti akan memberikan mu keadilan."


Setelah mengatakan itu Kepala Perwira Guan Li berbalik pergi. Melihat kepergian petugas itu, Xin Qian akhirnya tahu apa yang sedang terjadi. Ternyata hidangan katak di Restoran Fulin mengalami masalah!


Tiba-tiba, Xin Qian ingat sesuatu, beberapa hari yang lalu dia bertemu dengan Qin Hailan yang keluar dari Restoran Fulin. Xin Qian sudah menduga beberapa hal saat itu, tetapi dia tidak bisa menuduh Qin Hailan tanpa bukti. Tetapi sekarang, ada seseorang yang telah menjadi korban! Wanita itu pasti mengikutinya dan menjual daging Ucapk pada Sun Changquan! Sayangnya, Sun Changquan tidak tahu bahwa daging Ucapk yang di jual Qin Hailan adalah kodok yang beracun…


Xin Qian menghela nafas lega, jika itu masalahnya dia bisa membela dirinya di depan hakim. Lagipula, dia masih mempunyai bukti transaksi dengan Sun Changquan.


Xin Qian sangat yakin, karena dia tahu bahwa Ucapk yang dia kirim tidaklah beracun, dan tidak peduli berapa banyak mereka makan, tidak akan ada masalah. Dan setiap kali pengiriman datang, Xin Qian akan memeriksa dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada kodok yang tercampur di dalamnya.


Qin Hailan, wanita itu pasti menangkap Ucapk, dan mungkin mencampurnya juga dengan kodok yang beracun, dan menjualnya kepada Sun Changquan! Kemarahan Xin Qian bukan karena Sun Changquan menerima barang-barang dari Qin Hailan, tetapi karena Sun Changquan benar-benar mengalihkan kesalahan kepadanya setelah sesuatu terjadi!


Kasus ini belum di sidang, jadi Xin Qian berharap bahwa Tuan county akan memberinya kesempatan untuk membela dirinya sendiri.


Xin Qian menghela nafas, dan melihat ke sekeliling ruang tahanan. Ruang tahanan di dalam sel itu sangat gelap dan lembab, dengan bau yang tidak enak dimana-mana. Xin Qian mengerutkan keningnya, baunya terlalu mengerikan, bukan?


Lingkungan di penjara kuno ini tidak bisa di bandingkan dengan penjara di abad 21. Penjara di era kuno ini benar-benar yang terburuk! Bahkan, ada banyak tikus di sana! Xin Qian harus tinggal di tempat ini selama dua hari lagi, Xin Qian merasa tidak nyaman saat dia memikirkan itu. Bagaimana bisa dia tidur di tempat yang kotor seperti ini?


Sudah ada beberapa wanita di dalam sel tempat Xin Qian berada, mereka semua memiliki penampilan yang kotor....


Saat mereka melihat Xin Qian datang, seseorang berkata kepada Xin Qian, "Gadis, carilah tempat untuk kau duduk!"


Xin Qian tahu bahwa di abad ke-21, ketika kai di penjara, pendatang baru pasti akan di tindas oleh tahanan lama. Untungnya, sikap orang-orang ini terhadap Xin Qian cukup baik, dan itu membuat Xin Qian sedikit lega.


Xin Qian tersenyum pada para wanita itu, kemudian mencari tempat untuk duduk. Semua lantai di sel itu kotor di mana-mana, jadi tidak ada area bersih.


Ketika mereka pertama kali masuk, merekajuga berpikir bahwa tempat itu terlalu kotor, tetapi kemudian merasa merasa bahwa tidak ada yang bisa merela lakukan. Apalagi, mereka tidak bisa berdiri sepanjang waktu, kan?


Xin Qian mengangguk dan tersenyum, “Aku mengerti. Terima kasih kakak perempuan.”


Lagipula, Xin Qian tidak punya pilihan lain, dia harus duduk bagaimana pun juga. Jika tidak, dia sendiri yang akan kelelahan. Dia menemukan tempat di dekat dinding, kemudian dia duduk di sana. Akan tetapi, setelah Xin Qian duduk sebentar, dia merasakan sesuatu di bawah pantatnya yang bergerak, dan kemudian membuat suara bercicit...


“Aahh!!” Xin Qian melompat kaget, menjerit, dan melihat seekor tikus hitam gemuk bergegas pergi. Iti terlalu menjijikkan!


Wanita lain di penjara merasa bahwa Xin Qian terlalu cerewet, dan membujuknya, "Gadis, jangan takut, ada banyak tikus di sel ini. Biasakan lah diri mu."


Xin Qian merasakan hatinya sangat berat. Sungguh menghibur, Xin Qian bahkan lebih takut setelah wanita itu mengatakannya! Awalnya, dia berpikir bahwa sel itu hanya akan sedikit kotor dan bau, jadi dia masih bisa mentolerirnya. Sekarang, Xin Qian telah melihat tikus-tikus ini, bagaimana dia bisa tahan? Bagaimana jika dia tertidur dan di gigit tikus? Xin Qian berpikir tentang adegan tikus berkumpul bersama… tubuhnya langsung bergidik ngeri!!


“Gadis, duduklah di sini. Tempat ini, tidak terlalu banyak tikus!” Seorang wanita menyapa Xin Qian, karena kebaikan.


Wanita itu berbicara tentang keberadaan beberapa tikus di sana, bukan tanpa tikus! Jadi, Xin Qian masih ketakutan! Xin Qian tersenyum canggung dan berkata, "Terima kasih, bibi, tidak apa-ala, aku akan berdiri saja."


Wanita itu tidak terus membujuknya, dia tahu jika Xin Qian lelah, dia akan duduk dengan patuh.


Xin Qian bersandar di pagar besi yang menahannya, tubuhnya menghadap ruangan sel penjara yang gelap, untuk pertama kalinya jejak rasa takut tumbuh di hatinya...


Setelah berdiri selama dua jam, kaki Xin Qian sudah mati rasa, dan dia merasa sangat tidak nyaman. Jika dia terus berdiri sepanjang malam, kedua kakinya mungkin akan sakit! Bersandar di pagar besi, Xin Qian merasa lelah dan ketakutan, tetapi tidak ada yang bisa menyelamatkannya saat ini...


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗