Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 166



“Kakak Liu, kamu baik-baik saja?” Sebuah suara terdengar di belakang Liu Lei.


Liu Lei melihat ke belakang, dan itu adalah Xiao Hong. Tetapi pada saat ini, Liu Lei tidak ingin meladeni Xiao Hong lagi.


“Kakak Liu, kamu terluka!” Seru Xiao Hong, dan bergegas ke Liu Lei, memegang saputangan di tangannya ingin menyeka darah di wajah Liu Lei.


Liu Lei secara naluriah menghindarinya.


Xiao Hong menghela nafas dan berkata dengan sedih di matanya, "Kakak Liu, jangan bergerak, biarkan aku melihat apakah luka mu itu parah, oke?"


“Tidak perlu.” Liu Lei berkata dengan dingin.


"Kakak Liu, apakah aku memperlakukan mu dengan salah? Aku hanya khawatir pada mu. Aku benar-benar tidak bermaksud apa-apa." Ucap Xiao Hong dengan sedih.


"Ku bilang tidak perlu!” Setelah mengatakan itu Liu Lei pergi dari sana. Tanpa mempedulilan Xiao Hong.


Ada kekecewaan dan kesedihan di mata Xiao Hong, dia tahu, Liu Lei mungkin menyalahkannya atas insiden menjebak Xin Qian sebelumnya, dan dia juga di gosipkan drngan Liu Shan. Jika mengingat tentang kejadian di gunung… Xiao Hong merasa dirinya sudah kotor! Tapi, dia tidak bisa melepaskan Liu Lei, dia sangat mencintai pria ini!


Menghadapi ketidakpedulian Liu Lei, Xiao Hong masih berdiri di tempat, memandang ke arah punggung Liu Lei, tanpa niat untuk pergi.


………………


Setelah Xin Qian kembali dari sungai, dia langsung mengeringkan semua pakaian itu di tiang. Saat ini, langit sudah gelap, jadi dia langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam.


Saat ini, Shen Paner sedang mengatakan apa yang di minta Xin Qian kepada Xin Baoshan dan Huo Chunhua.


Begitu Huo Chunhua mendengar bahwa Xin Qian meminta biaya sebanyak 30 koin tembaga untuk mengantar seseoranv, Huo Chunhua tiba-tiba meledak, dan dia mulai mengutuk, "Sundal kecil itu, dia masih meminta uang untuk mengantarkan keluarganya? Benar-benar tidak bermoral, Keluarga Xin kita telah membesarkannya, tapi dia bahkan tidak tahu terima kasih! Jika dulu aku tahu dia adalah orang seperti ini, aku pasti akan mencekiknya sampai mati ketika dia masih kecil! Jadi, Aku tidak membuang-buang makanan selama bertahun-tahun! "


Liang Jinqiao yang mendengar kata-kata Huo Chunhua, hatinya merasa sangat tidak nyaman, lagipula, Xin Qian adalah anaknya sendiri. Meski begitu, dia tidak berani mengatakan apa-apa tentang itu pada Huo Chunhua.


Xin Wenshi juga ikut untuk menjawab, "Tidak, ibu, gadis Qian ini benar-benar telah berubah sekarang! Pada keluarganya sendiri, dia masih berbicara tentang uang. Keluarga Xin sungguh sial karena telah merawat gadis seperti itu, membuat semua orang tertawa. "


"Sekarang hidupnya lebih baik, tetapi dia bahkan tidak pernah memikirkan keluarga Xin kita! Ada banyak barang mahal yang Meng Gongzi berikan, tapi dia bahkan tidak meninggalkan kita satu pun!” Ucap Li Cuiying menimpali, "Ibu, ini salah Sanfang karena tidak mengajarkan putri mereka dengan baik!”


Begitu topik itu keluar dari Li Cuiying, Huo Chunhua mengalihkan kemarahannya pada Liang Jinqiao. "Aku membesarkan ****** kecil itu dengan sia-sia! Dia telah mempermalukan keluarga Xin kita, dan sekarang dia bahkan menolak untuk membantu kita! Menantu ketiga, kamu harus berbicara dengan anak mu itu, kamu harus memintanya untuk mengantar Tianlong dan putra kelima ku, ke kota besok. "


"Kamu adalah ibunya, bisakah dia tidak mendengarkan mu? Dasar tidak berguna, keluarga Xin ku yang menikahi mu, benar-benar nasib buruk kami, selama delapan kehidupan!" Ucap Huo Chunhua, masih mengangkat jarinya ke arah wajah Liang Jinqiao.


Liang Jinqiao terbiasa bersikap tunduk, bagaimana pun Huo Chunhua adalah ibu mertuanya sendiri, dia tidak bisa melawan pada Huo Chunhua, jadi dia hanya bisa menanggungnya.


Li Cuiying menyaksikan itu di sela-sela dan terus berkata, "Itu benar, Adik ketiga, kamu adalah ibunya, dia pasti tidak akan menolak jika kamu memintanya. Jadi, lakukan saja dan ppergi ke rumahnya, Kenapa kau membuat ibu marah?"


"Adik ketiga, Tianlong harus pergi besok. Dia pasti akan terpilih sebagai pejabat di masa depan. Bagaimana dia bisa berjalan kaki? Itu melelahkan! Jika Tianlong sukses, bukankah keluarga Xin kita bisa menjalani kehidupan yang baik di masa depan? Jadi, pegilah dan bicara dengan gadis Qian! "Xin Wenshi juga mendesak.


"Bukannya aku tidak mau pergi. Temperamen Xin Qian sangat berbeda dari sebelumnya, bahkan aku tidak bisa membujuknya! Ibu, jangan mempermalukan diri sendiri lagi. Qian’er tidak menolak, dia hanya meminta 30 koin tembaga sebagai bayaran, bukankah itu harga yang umum? Kenapa Ibu tidak memberikannya?" Xin Wenhua memandang Istrinya yang menyedihkan dengan sedikit tertekan.


Huo Chunhua mendengus dingin, "Hanya 30 koin tembaga? Sepertinya Kamu bisa mengeluarkan 30 koin tembaga ini dengan santai! Apakah bisa menghasilkan 30 koin tembaga ini dalam sehari?"


Xin Wenhua merasa kesal karena Huo Chunhua sangat pelit! Tapi, wanita tua ini tetap Ibunya, jadi dia tidak marah, dan membujuknya lagi, "Ibu, jika kita tidak memberikannya, bukankah harganya akan lebih dari 30 koin tembaga, jika kita menyewa kereta dari kota? Qian’er sekarang sudah terpisah, dia dan keluarga Xin telah menjadi orang luar. Kita tidak bisa memintanya bekerja tanpa bayaran. "


"Wenhua, ada apa dengan mu? Sekarang, kamu juga membantu pelacur kecil itu untuk berbicara?! Dia memang sudah berpisah dari keluarga Xin. Tapi, sebelum perpisahan, apakah dia tidak pernah makan nasi dari keluarga Xin ku? Jadi, pergi dan bicaralah padanya! Katakan, dia harus membayar semua makanan yang telah dia makan selama bertahun-tahun! "


Xin Wenhua yang di marahi oleh Huo Chunhua tidak tahu bagaimana menjawab. Hatinya marah, tapi dia tidak bisa melawan ibunya, Dia hanya tidak mengerti, kenapa Ibunya menjadi orang yang tidak masuk akal!


Liang Jinqiao dan Xin Wenhua keduanya berdiri diam, saat mereka terus di marahi oleh Huo Chunhua, tapi mereka tidak mengatakan apa-apa. Mereka tidak ingin mengganggu Xin Qian. Hidup putri mereka sudah sangat menderita, dan sebagai orang tuanya mereka berdua benar-benar tidak bisa terus menyusahkannya.


Melihat bahwa Liang Jinqiao dan Xin Wenhua tidak berniat pergi, Xin Ping'er bergegas keluar dan berkata kepada Huo Chunhua dengan penuh semangat, "Nenek, kamu benar, Xin Qian dulu makan dan minum milik keluarga Xin, sekarang biarkan dia membayarnya! Biarkan Aku yang pergi dan bicara padanya! "


Huo Chunhua memandang ke arah Xin Ping'er dengan penuh penghargaan, "Ping'er adalah yang paling bijaksana di antara orang-orang Sanfang! Bagus, pergilah!”


Liang Jinqiao memelototi Xin Ping'er dengan kesal. Bagaimana bisa dia mempunyai putri yang bodoh seperti Xin Pinger? Kenapa Pinger nya, tidak bisa seperti Xin Qian??


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗