
Kemudian, Xin Ping’er juga menuangkan satu gelas lagi untuk Qin Yuan dan berkata, "Kakak Yuan, ini untuk mu."
Qin Yuan juga mengambilnya, dan tersenyum pada Xin Ping’er, "Terima kasih, Xin Ping’er,"
"Sama-sama, kita akan menjadi keluarga di masa depan, jadi mengapa kamu begitu sopan pada ku?" Setelah Xin Ping’er selesai berbicara, semua orang yang hadir merasa geli dan tertawa.
“Haha,” Mu Chunfang tertawa kecil dan berkata, "Ya, setelah kalian berdua menikah, kita adalah keluarga, jadi mengapa harus bersikap begitu sopan?"
“Baiklah, kalian bisa mengobrol dulu, aku akan pergi ke dapur untuk memasak,” Ucap Liang Jinqiao.
"Maaf menyusahkan mu, ipar," Ucap Mu Chunfang.
Liang Jinqiao tersenyum sedikit, "Tidak apa-apa.”
"Ibu, aku akan membantumu juga!" Xin Qian mengikuti.
Ibu dan anak perempuannya pun mulai memasak di dapur, meski begitu mereka masih bisa mendengar obrolan di dalam ruang tamu.
Xin Qian membuat banyak hidangan daging, termasuk daging babi, ikan, dan berbagai sayuran. Di pedesaan, mungkin itu layak di sebut sebagai perayaan tahun baru. Agar bisa memuaskan keluarga Qin, Xin Qian memang berniat untuk memasak makanan ini sendiri karen keahlian memasaknya jauh lebih baik daripada Liang Jinqiao. Hidangan yang di buat Xin Qian semuanya terlihat mewah dan lezat!
Setelah beberapa saat, aroma harum keluar dari dapur. Aroma hidangan melayang ke ruang tamu di Sanfang...
Keluarga Qin mencium aroma lezat hiidangan itu, dan menelan air liur mereka. Tidak heran jika mak comblang Gao mengatakan bahwa kondisi Keluarga calon mempelai wanita itu baik. Mereka bahkan membuat hidangan daging yang begitu lezat hari ini!
Mu Chunfang tersenyum dan berkata kepada Xin Wenhua, "Kalian terlalu berlebihan untuk menyambut kita seperti ini. Kami merasa malu karena tidak membawa banyak hal. Hah… itu karena keluarga kami yang terlalu miskin, jadi kami hanya bisa menyerahkan semua biaya pada kalian. Jika tidak, aku pasti akan membawakan mu sesuatu yang enak. "
Xin Wenhua melambaikan tangannya dan berkata, "Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Kalian adalah tamu di sini, jadi sudah sepantasnya kami menyambut kalian dengan baik. Saat ini, kehidupan orang-orang desa seperti kita memang tidak mudah, tidak ada yang tidak memiliki kesulitan dalam hidup."
Pasangan Qin mengangguk setuju, mereka berpikir bahwa Xin Wenhua adalah orang yang masuk akal dan baik. Merek beruntung karena mendapatkan besan seperti itu.
"Kalian telah menempuh jarak yang jauh untuk bisa kemari, jadi kaliam mungkin lelah. Tetapi, kalian bisa makan enak nanti, putri kedua ku memiliki keahlian memasak yang baik, kalian harus mencobanya." Ucap Xin Wenhua tersenyum.
Saat pasangan Qin mendengar apa yang di katakan Xin Wenhua, di tambah dengan aroma yang keluar dari dapur dari waktu ke waktu, keluarga Qin bahkan lebih tak tertahankan, mereka ingin segera makan! Keluarga mereka miskin, bahkan tidak bisa makan nasi setiap hari, apalagi memakan hidangan daging.
"Ngomong-ngomong, kita akan mulai makan. Gadis Pinger harus melepas cadar di wajahnya, kan? Kalau tidak, itu pasti tidak nyaman untuk makan, dan kita tidak bisa melihat seperti apa gadis Pinger itu," Ucap Mu Chunfang yang penasaran akan penampilan di balik kerudung Xin Pinger.
Mak Comblang Gao mengatakan dia jelek, tapi Mu Chunfang tidak berpikir dia jelek ketika wajahnya di tutupi dengan kerudung.
Ketika ibu Qin Yuan berkata demikian, Xin Ping’er sedikit gugup. "Aku tidak cantik, Aku khawatir itu akan membuat kalian takut ..."
Mu Chunfang tersenyum dan berkata, "Gadis Pinger, tidak apa-apa. Kami tidak mencari istri yang cantik. Kondisi keluarga kami sudah sangat jelas. Sudah merupakan keberuntungan kami bisa melamar mu sebagai menantu."
Keluarga Qin, yang awalnya mengatakan bahwa mereka tidak peduli, tertegun setelah melihat wajah Xin Ping’er dengan jelas!
Keluarga Qin awalnya berpikir bahwa Xin Ping’er hanya jelek, tetapi mereka tidak berharap Xin Pinger ternyata seburuk ini! Tanda lahir yang besar di wajahnya tampak sedikit mengerikan. Setelah sekilas, merek tidak ingin melihatnya lagi.
Jika Xin Pinger menjadi menantu mereka, maka mereka akan menghadapinya setiap hari kan? Bagaimana mereka bisa tahan?
Pasangan Qin tersenyum dengan canggung di sudut mulut mereka. Yah, mereka baik-baik saja, mereka tidak terlalu keberatan, tetapi putra mereka sepertinya sulit menerima ini ...
Pasangan Qin melirik Qin Yuan. Melihat bahwa wajah Qin Yuan tidak terlalu baik, ketika dia menatap wajah Xin Ping’er, dan ada jejak jijik di matanya.
“Ehem, ehem.” Mu Chunfang batuk ringan untuk mengingatkan Qin Yuan.
Meski tidak suka, mereka tidak bisa menunjukkannya di depan tuan rumah. Selain itu, Xin Ping’er ini memang agak jelek tetapi kondisi keluarganya baik. Jika mereka membatalkan pernikahan ini karena penampilan Xin Pinger, itu sama saja dengan menjilat ludah mereka sendiri.
Namun, ada beberapa ketidakpuasan dengan mak comblang Gao di dalam hati Keluarga Qin, dia hanya mengatakan bahwa Xin Ping’er ini jelek, tetapi dia tidak mengatakan bahwa Xin Ping’er sangat jelek!!
Mu Chunfang mengeluarkan senyum dan berkata kepada Xin Ping’er, "Sebenarnya, tidak apa-apa, tidak terlalu jelek. Aku telah melihat banyak orang yang terlihat lebih jelek dari Kamu, Yuaner, bukan begitu?"
Mu Chunfang yang duduk di sebelah Qin Yuan dan menusuk Qin Yuan dengan lengannya.
Qin Yuan tertegun selama beberapa detik tetapi juga bereaksi. Dia menyentakkan sudut mulutnya dan berkata, "Ya, ya. Untungnya, tidak terlalu jelek."
Meski dia mengatakan itu, Qin Yuan tidak berpikir begitu dalam hatinya. Dia hanya melirik wajah Xin Ping’er dan tidak ingin melihatnya lagi. Mungkin itu karena penampilan buruk dari Xin Ping’er dan harapan di dalam hatinya.
Bagaimanapun Qin Yuan adalah pria normal, itu palsu untuk mengatakan bahwa dia tidak peduli dengan penampilan wanita. Jika bukan karena keluarganya miskin, ia juga ingin menikahi Istri yang cantik.
Xin Ping’er mendengar apa yang di katakan pasangan Qin dan Qin Yuan, jadi dia santai, tersenyum malu-malu, dan sesekali melirik Qin Yuan. Saat dia melihat rasa jijik di mata pria itu, dia merasa sedih.
Qin Yuan sangat tidak nyaman di tatap oleh Xin Ping’er. Jika dia di tatap oleh wanita cantik, itu tidak apa-apa, tetapi dia merasa tidak nyaman karena di tatal oleh seorang wanita jelek! Qin Yuan tidak punya pilihan selain mencari di tempat duduk lainnya..
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗