Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 186



Segera, Li Cuiying berlari ke Huo Chunhua dengan sesuatu di tangannya, dan berkata dengan antusia, "Ibu, lihat, ada banyak barang! Bisakah kita memasak nasi malam ini?"


Li Cuiying adalah orang yang tamak. Kehidupan orang desa sangat sulit. Mereka biasanya makan sup nasi karena harus berhemat dan sesekali makan nasi putih. Jadi, mereka jarang memakan nasi merah.


Itu di peroleh dari rumah Xin Qian, dan Huo Chunhua jadi menjawab langsung, "Baiklah, mari kita makan nasi merah malam ini."


Ketika orang-orang dari Keluarga Xin mendengarnya, mereka langsung senang. Li Cuiying tiba-tiba teringat sesuatu, matanya bersinar, dan dia berlari ke Huo Chunhua, dan berkata kepada Huo Chunhua, "Ibu, aku punya ide bagus!"


"Ide yang bagus?" tanya Huo Chunhua penasaran.


"Tidakkah Ibu mengatakan pada ku untuk menjual Xiao Chen ke keluarga besar itu? Apakah mereka sudah memiliki anak?" Ucap Li Cuiying.


"Aku bertanya tentang itu dua hari yang lalu, dan sepertinya mereka belum membelinya." Ucap Huo Chunhua.


"Ibu, gadis itu, Xin Qian telah di bawa pergi sekarang. Jadi, bajing*n kecil itu, ayo kirim dia ke orang kaya, dan dapatkan dua ratus koin perak!" Ucap Li Cuiying menyarankan.


Saat Li Cuiying menyebutkan masalah itu, Huo Chunhua tiba-tiba menjadi bersemangat, "Menantu kedua, Kamu masih sangat pintar. Jika kita berhasil mendapatkan dua ratus koin perak itu, aku akan membuatkan baju baru untuk mu!"


Li Cuiying menyeringai puas dan berkata, "Ibu, aku juga melakukannya untuk Keluarga Xin kita!"


"Bajingan kecil itu mungkin masih di rumah, kan? Menantu kedua, bawa dia kemari!" Perintah Huo Chunhua.


"Baik, ibu! Aku akan pergi sekarang!" Jawab Li Cuiying, dia pun berjalan menuju ke dalam rumah Xin Qian.


Di sisi lain, Liang Jinqiao yang mendengar pembicaraan Li Cuiying dan Huo Chunhua, tiba-tiba panik. Dia buru-buru berlutut di depan Huo Chunhua, dan memohon kepada Huo Chunhua, "Ibu, kamu tidak bisa menjual Xiao Chen. Xiao Chen adalah darah daging Xin Qian, Xiao Chen adalah cucu ku satu-satunya. Aku tidak setuju tentang ini. Ibu, Xiao Chen juga keturunan dari Keluarga Xin, bagaimana bisa kamu menjualnya? "


Teriakan Liang Jinqiao begitu keras sehingga penduduk desa sekitarnya mendengarnya.


Huo Chunhua menatap pahit pada menantu ketiganya. Mengapa wanita ini menangis begitu keras, apa dia ingin penduduk desa mendengarnya? Penduduk desa pasti menyerangnya lagi!


Huo Chunhua memarahi Liang Jinqiao. "Menantu ketiga, omong kosong apa yang kamu bicarakan? Kapan aku mengatakan bahwa aku akan menjual Xiao Chen? Aku mengirim Xiao Chen ke keluarga besar untuk kepentingan masa depannya. Ini pilihan yang paling baik untuk Xiao Chen, kalau tidak, saat gadis Qian itu tidak ada lagi, mungkinkah Keluarga Xin kita yang harus membesarkannya? "


Apa yang di katakan oleh Huo Chunhua masuk akal, itu membuat penduduk desa di sekitarnya berpikir hal yang sama Jika Xin Qian tidak dapat kembali, seorang anak sebesar Xiao Chen tidak bisa hidup sendirian, dan jika dia di berikan pada seseorang, mereka dapat mengadopsi dan membesarkan Xiao Chen. Jika ini masalahnya, itu bisa dibenarkan, jadi tidak perlu mengutuk Huo Chunhua.


Orang luar tidak tahu situasinya yang pasti. Namun, bagaimana mungkin Liang Jinqiao tidak tahu? Apakah Xiao Chen akan di jual atau di berikan, dia tetap tidak mau!! Xiao Chen adalah cucunya yang imut, bagaimana bisa dia memberikannya pada orang lain? Dia masih waras!!


Jika Xin Qian kembali dan tidak bisa melihat Xiao Chen, dia pasti akan gila!


“Menantu ketiga, sekarang kamu berani menentang ku? Apa kau sudah bosan hidup?!” Huo Chunhua marah, dan menendang ke arah Liang Jinqiao.


"Ah ~" Tiba-tiba ada tangisan sedih dari seorang wanita. Namun, orang yang berteriak bukan Liang Jinqiao, tetapi Li Cuiying!


Kemudian semua orang melihat seseorang terbang keluar dari rumah Xin Qian dan terhempas dengan keras ke tanah!


"Bang!!" Suara keras terdengar.


Cara Li Cuiying terlempar tidak ringan, jadi Li Cuiying segera menangis dan melolong ksakitan, “Ah!! Punggung ku! Siapa yang berani menendang ku?!!”


Semua orang agak bingung dengan situasi di depan mereka, dan mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi! Bukankah Li Cuiying ini masuk ke rumah Xin Qian untuk menangkap anak itu? Mengapa Li Cuiying terbang keluar rumah? Mungkinkah ada hantu di rumah Xin Qian?


Di mata semua orang yang penasaran, tiba-tiba mereka melihat seorang pria tampan dengan sosok yang perfeksionis, keluar dari rumah Xin Qian, di ikuti oleh anak laki-laki, dan itu adalah Xiao Chen.


Wajah pria itu tampan dan cantik, namun terasa dingin, juga dia memiliki temperamen yang mulia dan luar biasa di tubuhnya! Orang itu adalah Mo Lianfeng! Saat Mo Lianfeng muncul di depan semua orang, dia langsung mengejutkan semua orang, terutama para wanita yang datang untuk menonton!


Para wanita selalu tinggal di desa, kapan mereka pernah melihat pria tampan dan cantik seperti Mo Lianfeng? Jadi, saat mereka melihat sosok Mo Lianfeng, mereka semua langsung terpana!


Li Cuiying berjuang dengan rasa sakit di tanah, dan berteriak ke arah Huo Chunhua, "Ibu, Xin Qian, perempuan jal*ng itu, dia diam-diam membawa seorang pria di rumahnya! Seorang gadis yang tak tahu malu!"


Setelah mengatakan ini, Li Cuiying terus mengerang kesakitan di tanah. Pasangan pezina Xin Qian ini, berani memukulnya, jadi dia harus menunjukkan aib ini ke semua orang, dan mempermalukannya!!


Penduduk desa yang melihat juga berpikir sama dengan Li Cuiying.


Seorang pria tiba-tiba muncul dari dalam rumah Xin Qian, pria ini pasti tinggal di rumahnya secara diam-diam! Mereka tidak pernah berpikir bahwa Xin Qian adalah orang yang sangat tak tahu malu dan sangat lapar! Di desa ini, mereka belum perrnah melihat wanita seperti Xin Qian yang berani membawa seorang pria ke rumahnya!


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗