
Xin Wenshui menolak dan berkata, "Ibu, Aku belum makan apa pun. Aku sangat lelah setelah seharian bekerja, mengapa Aku harus membawa air seperti ini!"
"Ibu, Kamu juga tahu bahwa tubuh ku tidak cukup sehat hari ini. Kamu dan adik perempuan perlu menggunakan banyak air, kami tidak bisa membawanya berkali-kali. Bukankah Ibu lebih baik mandi di sungai? Dengan begitu, Ibu dan adik pasti bisa mandi dengan bersih." Melihat Xin Wenshui mengatakan itu, Xin Wenshi dengan cepat menemukan alasan.
Ketika Huo Chunhua hendak menyerang kedua putranya, Xin Wenhua tiba-tiba berkata, "Ibu, aku akan mengambilkan air untuk mu!”
Xin Wenhua memasuki dapur dan mengambil ember dan berjalan menuju sungai.
“Huh! Lihat itu? Anak ketiga ku bahkan tidak repot-repot menunggu perintah ku, tapi dia langsung pergi! Tapi, kalian? Sebagai kakak, kalian sangat tidak berguna! Kalian berdua harus belajar dari saudara ketiga kalian!” Kali ini, Huo Chunhua memuji Sanfang. Pada akhirnya, Xin Wenhua juga adalah putranya sendiri. Terkadang dia berpikir bahwa Xin Wenhua adalah anaknya yang paling berbakti. Tapi, karena Xin Qian, dia jadi mengucilkaan Sanfang.
"Ibu, kamu juga tidak bisa mengatakan itu. Gadis Qian yang membuat Ibu seperti ini, jadi sudah sepantasnya saudara ketiga yang mengambil air!" Li Cuiying membela suaminya sendiri.
"Lupakan! Sikap anak pertama dan kedua hari ini, membuat ku sangat kecewa." Huo Chunhua selesai berbicara dan memasuki kamar mandi. Dia harus segera mencuci dengan baik, baunya benar-benar tak tertahankan!
"Ibu, Aku lebih baik pergi ke sungai untuk mencuci, sama sekali tidak bersih jika di bak mandi," Ucap Xin Hui.
"Huier, bagaimana bisa kamu pergi ke tepi sungai untuk mencuci? Jika penampilan buruk kita terlihat oleh orang-orang di desa, reputasi mu akan hancur!" Huo Chunhua mengerutkan kening dan mengingatkan. Bagaimanapun, Xin Huinya masih gadis dan dia belum menikah!
"Ibu, tidak apa-apa, aku akan berhati-hati agar tidak ada orang lain yang melihat ku. Aku akan pergi mandi ke hulu sungai, jadi tidak ada orang di sana yang mencuci.” Ucap Xin Hui.
"Bukankah itu akan dingin? Bagaimana jika itu kamu membeku kedinginan?" Huo Chunhua masih tampak sedikit khawatir.
Tapi Xin Hui dengan tegas berkata, "Ibu, tenanglah. Bukankah ini lebih baik daripada bau?"
"Yah, Huier, hati-hati, jangan sampai terlihat orang-orang tukang gosip itu." Ucap Huo Chunhua.
“Aku mengerti, ibu!” Xin Hui berlari ke dalam rumah, mengambil satu set pakaian bersih dan memasukkannya ke dalam tas. Setelah beberapa saat, dia pergi ke sungai.
Ketika Xin Hui telah pergi, Huo Chunhua memasuki rumah, dan bau di halaman rumah Keluarga Xin agar berkurang setelah dua orang itu pergi. Tetapi kotoran di tanah masih berbau karena belum di bersihkan.
Melihat kotoran di halaman, semua orang di keluarga Xin tidak ada yang mau membersihkannya. Mereka semua masih merasa mual, munglin mereka tidak akan bisa makan malam ini, ***** makan mereka sudah hilang!
Shen Pan'er membawa Xin Yangyang ke rumah, dia tidak tahan dengan bau dan pemaandangan yang menjijikkan di luar rumah. “Yangyang, ayo kita kembali.”
Xin Yangyang memandang ke arah Shen Pan'er dengan sedih, "Ibu, Aku lapar!"
"Tidak apa-apa, Ibu masih punya kue untuk di makan. Ayo kembali ke kamar.” Ucap Shen Pan'er. Semua kue yang dia simpan adalah makanan yang dia bawa dari rumah orangtuanya. Jika kakak iparnya melihatnya, mereka mungkin akan mengambilnya dan memakannya, jadi dia menyembunyikannya. Xin Yangyang lapar sekarang, jadi dia mengambil beberapa untuk di makan oleh Xin Yangyang.
Xin Yangyang, yang melihat itu, langsung mengambilnya, dan makan dengan gembira. Xin Tianlong memandang ke arah Istrinya dan erkata, "Pan'er, kamu tidak sempat makan tadi. Makanlah beberapa kue kering untuk mengisi perut mu. Jangan sampai sakit!”
Xin Tianlong berjalan ke depan dan membawa Shen Paner ke dalam pelukannya dengan wajah tertekan. "Pan'er, kamu sangat baik. Kamu telah menderita bersama ku. Ketika aku lulus ujian, aku akan memperlakukan mu dengan baik."
“Tidak apa-apa, tidak sulit sama sekali.” Shen Pan'er meringkuk di lengan Xin Tianlong. "Aku yakin kamu akan sukses, jadi aku tidak merasa pahit!"
Xin Tianlong sangat tersentuh sehingga dia memeluk Istrinya itu lebih erat.
“Ayo, makanlah sedikit!” Shen Pan'er mengambil kue itu dan memberikannya pada Xin Tianlong.
Xin Tianlong menggelengkan kepalanya, lalu memeluk pinggang Shen Paner lebih erat, dan berkata, "Aku tidak perlu makan. Tapi, kamu harus makan. Lihatlah, pinggang mu sangat kurus."
Wajah Shen Pan'er malu, dia menekan dada Xin Tianlong dengan tangannya, dan berkata dengan suara rendah, "Suami ku… Kapan kamu belajar jadi begitu kasar?"
"Kenapa? Apa yang salah dengan itu? Bukankah aku hanya akan melakulan ini pada istri ku sendiri? Bukankah sudah lama kita tidak melakukannya?" Xin Tianlong berkata di telinga Shen Pan'er.
Nafas hangat Xin Tianlong menggelitik leher Shen Pan'er, yang membuat Shen Pan'er gatal, dan tubuhnya merespons. "Suami ku, tunggu sampai Yangyaang tidur, kita harus tenang ..."
"Ya aku tahu." Jawab Xin Tianlong.
Shen Pan'er tiba-tiba teringat sesuatu, dia memandang ke arah Xin Tianlong, dan berkata, "Suami ku, saat kamu pergi ke kota besok, lebih baik kamu menyewa kereta keledai Sepupu Qian. Harganya hanya 30 koin tembaga jadi kita akan membayarnya sendiri. Jika kitaa mengharapkan Nenek mu, mungkin kamu harus berjalan kaki ke kota! Itu sangat melelahkan, kamu harus menghemat tenaga mu untuk belajar.”
Xin Tianlong mengangguk, dan berkata,"Oke, mari kita membayarnya dengan uang sendiri."
"Oh benar, Suami ku, apakah kamu tidak merasakan baahwa Sepupu Qian sangat berbeda sekarang? Hidupnya juga menjadi lebih baik sekarang, jadi kurasa adaa baiknya jika kita menjalin hubungan yang baik dengannya. Yah, meski kita tidak bisa menjadi akrab, tapi setidaknya kita tidak menyinggung perasaannya.” Ucap Shen Paner.
Xin Tianlong juga melihat apa yang di lakukan Xin Qian hari ini dan merasa bahwa ucapan Shen Paner ada benarnya. Jadi, dia mengangguk, "Oke, aku akan bersikap sopan padanya. Aku tahu bahwa Istri ku tidak pernah salah."
Shen Paner tersenyum dan berkata, “Itu bagus!”
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗