
Xin Qian berharap bahwa Xiao Hei akan tumbuh lebih cepat. Di masa depan, Xiao Hei tidak hanya dapat mengawasi rumah, dia juga dapat melindungi Xiao Chen saat dia tumbuh besar.
“Xiao Chen anak yang pemberani!” Xin Qian tersenyum dan mencium kening anaknya.
Xiao Chen tersenyum malu-malu, lalu melihat pakaian Ibunya basah, dan bertanya, "Ibu, mengapa kamu basah?"
Xin Qian tidak mengatakan apa yang terjadi di sungai pada anaknya, lagipula Xiao Chen tidak mengerti, Xin Qian tidak ingin anaknya khawatir. Xin Qian hanya ingin anak kecil ini tumbuh dengan bahagia di bawah sayapnya.
Xin Qian tersenyum dan berkata, "Ibu pergi ke sungai untuk mencuci pakaian, tanpa sengaja Ibu terkena air jadi baju ibu basah."
“Oh, ibu, mari kita pergi ke api unggun dan mengeringkan pakaian mu, atau ibu akan membeku!” ucap Xiao Chen seraya mengambil tangan Xin Qian dan mulai menariknya ke dapur.
Melihat seorang sikap Xiao Chen yang dewasa di usia segini membuat Xin Qian agak sedih, tapi Xin Qian tersenyum lembut. Kehidupan sederhana seperti ini bukanlah hal yang buruk, jika dia tahu bahwa anak kecil itu sangat imut, di kehidupans sebelumnya dia pasti telah melahirkan satu!
Mengikuti Xiao Chen, Xin Qian pergi ke arah dapur dan duduk di depan kompor api unggun untuk mengeringkan pakaian di tubuhnya. Setelah itu, mereka berdua makan malam bersama, dan tidur lebih awal di malam hari.
.....................
Keesokan harinya...
Saat pagi hari, Xin Qian menerima banyak barang, seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, bahkan ada dendeng babi, dan sejumlah uang dari tangan Lizheng Liu Fugui. Dia menerimanya dengan senang hati.
Pada siang harinya, Neneknya, Huo Chunhua datang ke pintu, berteriak-teriak tentang pembagian rumah tangga, dan benar-benar memisahkan Xin Qian dari keluarga besar Xin. Alasan mengapa Huo Chunhua meraung begitu cepat, karena dia mendengar apa yang terjadi kemarin, dia takut dia mendapat masalah karena Xin Qian jadi dia mengeluarkannya lebih cepat.
Selain itu, jika Xin Qian terus membuat keributan seperti itu di desa, reputasinya akan lebih buruk, dan itu akan mempengaruhi gadis-gadis lain di keluarga besar Xin. Huo Chunhua berharap anak perempuannya, Xin Hui bisa menikah dengan keluarga yang baik, sehingga bisa memberinya kehidupan yang baik.
Tampaknya hanya ketika Xin Qian di keluarkan dari akun keluarga besar Xin, jika Xin Qian membuat masalah lagi, dia bukan tanggung jawab dari keluarga besar Xin
Namun, keputusan Huo Chunhua adalah kebahagiaan Xin Qian! Dia sudah lama menantikan itu, sebelumnya dia tidak bisa pergi ke rumah keluarga besar Xin karena cedera kakinya, jadi dia tidak pergi untuk mengingatkan Huo Chunhua tentang pemisahan keluarga itu. Dia berniat akan pergi lain waktu, tapi dia tidak berharap Huo Chunhua akan datang sendiri. Ini sangat bagus!
Setelah perpisahan, uang yang akan Xin Qian hasilkan di masa depan, keluarga besar Xin tidak bisa ikut campur tentang hal itu. Setelah cukup menabung, Xin Qian berharap dia bisa segera membeli tanah dan membangun rumah!
Jadi, Xin Qian setuju tanpa ragu, dan dia pun pergi ke Lizheng bersama Huo Chunhua untuk menjalani prosedur pemisahan rumah tangga.
Melihat Xin Qian setuju, Huo Chunhua tidak terus marah-marah. Saat hendak pergi ke Lizheng untuk menangani pembagian rumah tangga, wanita seperti Huo Chunhua tidak banyak mengerti jadi dia menyerahkannya kepada Xin Baoshan.
Xin Qian melihat rasa bersalah di mata kakeknya, Xin Baoshan. Dia menyeringai dan berkata, "Kakek, apa lagi yang bisa ku lakukan selain melepaskan diri dari rumah tangga Keluarga Xin?"
Xin Baoshan menghela nafas, dan berkata dengan menyesal, "Nenek mu memang orang yang pemarah. Jika kamu tidak ingin berpisah, aku akan berbicara dengan nenek mu nanti, dan membujuknya, itu pasti akan baik-baik saja."
Xin Qian melirik Xin Baoshan dalam-dalam. Tentu saja dia tidak akan membiarkan Xin Baoshan membujuk Huo Chunhua! Dia akhirnya memiliki kesempatan untuk dapat memisahkan rumah tangga, bagaimana bisa dia membiarkan Xin Baoshan menggagalkannya?
Namun, Xin Qian ingin menggantung Xin Baoshan lagi untuk melihat apakah dia bisa menggali masalah kehamilannya sebelumnya...
"Kakek, manfaat apa yang bisa ku miliki jika tidak melepaskan diri dari jumlah rumah tangga keluarga Xin? Apa yang telah di berikan keluarga besar Xin kepada ku selama bertahun-tahun ini? Ketika aku di intimidasi, apakah kalian pernah maju untuk membantu ku?" Xin Qian bertanya kembali padanya, dengan nada suaranya yang penuh sarkasme.
Xin Baoshan tampak sangat malu, dan memandang Xin Qian dengan rasa bersalah, "Qian, aku tahu, kakek minta maaf pada mu, atas perlakuan buruk keluarga Xin pada mu selama bertahun-tahun..."
"Oke, kakek, kamu tidak perlu mengatakan apa-apa. Itu justru tidak akan membantu ku, jika kakek tidak mengijinkan ku untuk membagi rumah tangga. Setelah pembagian, aku akan lebih nyaman sendirian. Nenek juga terus membicarakannya."
Xin Baoshan menghela nafas dalam-dalam. Dia telah melakukan kesalahan pada gadis ini tahun itu. Setelahnya, dia juga benar-benar tidak memperlakukan Xin Qian dengan baik, dan jika sesuatu terjadi, dia hanya akan menghindar.
Jadi, jika Xin Qian sangat kecewa dengan keluarga besar Xin, itu normal untuknya ingin membagi rumah tangga...
Xin Baoshan berjalan di depan Xin Qian sosoknya tampak tak berdaya dan kesepian.
Xin Qian berbisik di belakang Xin Baoshan, "Di hati ku, kakek juga orang yang bersalah. Jika bukan karena kamu, aku tidak akan seperti ini hari ini."
Tubuh Xin Baoshan terkejut, berhenti, dan melihat kembali ke arah Xin Qian di belakangnya, "Qian’er... Aku ... aku tahu aku saat itu tidak bisa membantu mu. Tapi saar itu kakek tidak punya pilihan lain..."
Xin Baoshan tampak tak berdaya dan tidak tahu apa yang harus di lakukan untuk bisa membuat Xin Qian memaafkan perilakunya yang sebelumnya. Tetapi, tampaknya tidak peduli bagaimana dia membela dirinya, itu tidak ada gunanya, karena Xin Qian seharusnya tidak di korbankan dalam masalah itu.
zzz zzzz zzz zzz zzz zzz zzz zzz zzzz zzz zzz zzz zzz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗