
Xin Qian tiba di pintu rumah, dan ada seorang wanita paruh baya dengan wajah keriput dan tubuh yang sangat gemuk. Dengan ingatan yang di tinggalkan oleh pemilik aslinya, jika dia ingat dengan benar, wanita ini pasti istri Liu San, yaitu Jin Hua.
Dengan tidak senang, Xin Qian mengangkat alisnya, lalu suara dingin Xin Qian berdering, "Aku pikir itu adalah anjing gila yang meraung di depan rumah ku, ternyata itu adalah Kakak Jin Hua."
Jin Hua menjadi lebih marah saat dia mendengar sindiran Xin Qian yang menyebut dia sebagai dia adalah anjing gila. Dia berteriak, "Siapa yang kau sebut sebagai anjing gila?"
“Aku tidak mengatai siapa pun!” Ucap Xin Qian merentangkan tangannya dan berkata dengan nada tak berdaya, “Aku mengatakan ku pikir itu adalah anjing gila, tetapi Aku tidak mengatakan bahwa Kamu adalah anjing gila. Mengapa Kakak Jin Hua marah? Kemarahan Kakak Jin Hua begitu besar, ada perlu apa mencari ku? "
Jin Hua berteriak marah, "Kenapa aku mencari mu? Kenapa kamu masih bertanya? Jalang murahan, kamu sangat pandai merayu orang!"
Xin Qian di marahi seperti ini, tentu saja dia merasa tidak bahagia. Samar-samar dia menebak apa yang ingin Jin Hua lakukan di sini. Itu pasti karena Jin Hua juga mendengar desas-desus baru-baru ini, itu adalah gosip tentang dia dan Liu San memiliki hubungan yang tidak pantas, sebagai istri Liu San tentu saja tidak dapat menanggung perselingkuhan.
Di masa lalu, Xin Qian tidak bisa mengerti mengapa Liu San itu bisa mempunyai istri, padahal Liu San masih terus melecehkan para wanita di desa sepanjang hari, tapi sekarang Xin Qian mengerti setelah melihat Jinhua, prilaku Liu San itu bukan tanpa alasan.
Penampilan Jin Hua ini sangat sulit untuk di jelaskan, penampilannya tidak bisa di gambarkan dengan kata-kata, hanya bisa di sebut sangat jelek! Wanita seperti ini seharusnya tidak dapat menikah, tetapi Liu San pengangguran dan juga seorang bajingan. Karena dia tidak bisa menikahi wanita lain, jadi Liu San harus menikahi Jin Hua.
"Kakak Jin Hua, katakan saja dengan lebih jelas. Siapa yang aku rayu?" ucap Xin Qian meenyeringai.
"Siapa yang kau rayu? Bukankah kamu itu dengan jelas dalam hati mu? Karena kamu tidak memiliki seorang pria, kamu berani merayu pria orang lain! Apa kamu sangat kekurangan pria? Teman-teman, semuanya, lihat si jalang ini, dia adalah wanita perayu suami orang!" Teriak Jin Hua.
Suara Jin Hua sudah sangat keras, dan dengan raungan ini, lebih banyak orang datang untuk menyaksikan kegembiraan. Banyak dari mereka adalah wanita, jenis yang suka bergabung dalam perseturuan…
"Semuanya! Xin Qian, jalang kecil ini telah merayu laki-laki ku! Mengapa hidup ku begitu pahit!" Ucap Jin Hua seraya menangis lebih keras saat dia melihat orang-orang datang.
Sudut mulut Xin Qian berkedut. Wanita ini benar-benar mampu menciptakan momentum. Suuaranya ini tampaknya mampu memanggil semua penduduk desa!
Sepertinya, Jin Hua ini, hanya ingin membuat keributan di depan seluruh warga desa, untuk membuat Xin Qian tak punya wajah lagi untuk muncul di tempat umum di masa depan. Mencuri suami orang adalah tindakan yang sangat tidak tahu malu.
Gosip Xin Qian dan Liu San, sudah di ketahui semua orang, tapi Xin Qian masa bodoh dengan itu. Tapi, Jin Hua telah sepenuhnya membawa masalah ini ke wajahnya. Xin Qian tahu bahwa sikap Jin Hua ini juga di sengaja.
"Kakak Jin Hua, apa yang Kamu katakan itu salah. Kapan Aku merayu suami mu? Jelas Aku hanya pernah melihatnya beberapa kali, kan? Kamu bilang Aku merayunya, apa kau ada bukti? Apakah Kamu melihatnya sendiri? Atau ada orang lain yang melihatnya? Adakah? " Ucap Xin Qian bertanya kembali.
Dengan gosip sebesar itu, Xin Qian tidak akan sebodoh itu menanggungnya lebih lama…
Jin Hua di tanyai pertanyaan retoris seperti itu oleh Xin Qian, dia meraung marah lagi, "Buktinya? Dasar jalang kecil, apa aku masih butuh bukti? Tanyakan pada orang-orang di desa, siapa yang tidak tahu kalau kamu merayu suami ku. Hei, semuanya, katakan pada ku, beri komentar."
"Bukti apa lagi yang di butuhkan? Semua orang tahu itu."
"Vulgar! Hal yang memalukan seperti itu,, bagaimana mungkin dia akan dengam begitu mudah untuk mengakuinya?”
"Jin Hua juga menyedihkan. Jika laki-laki ku yang seperti ini, aku akan merobek wajah pelacur itu."
"Sepertinya wajah yang polos, tapi pintar untuk merayu orang."
"..." Wanita-wanita ini sibuk meengatakan pendapat mereka setiap kalimat, semuanya sangat buruk.
Tidak peduli seberapa baik mentalitas Xin Qian, dia tidak bisa tidak marah ketika dia mendengarkan tuduhan mereka! Tentu saja dia tidak ingin di rugikan oleh hal-hal yang tidak dia lakukan!
Semakin banyak orang bergabung dalam kegembiraan, semakin banyak orang di kerumunan, lalu ada juga sosok merah yang bersembunyi di ujung, mendengarkan kata-kata para wanita ini, sudut mulutnya pun tersenyum puas. Juga, Ada sedikit kebanggaan di matanya.
Itu adalah seorang, Xiao Hong, yang sedang bersembunyi di ujung untuk menyaksikan kegembiraan, dan tidak ada yang memperhatikannya. Ekspresi wajahnya juga tersembunyi oleh dengan baik.
Melihat begitu banyak orang yang membantu dirinya, Jin Hua berkata kepada Xin Qian dengan bangga, "Jalang, dengarkan itu, semua orang tahu itu, dan Kamu masih membutuhkan bukti? Semua orang, apakah aku masih membutuhkan bukti? "
"Tentu saja tidak. Jin Hua, untuk apa kamu terus melakukan omong kosong dengannya?" Seseorang mencemooh.
Xin Qian hanya berpikir bahwa orang-orang ini lucu, terutama penampilan kemenangan Jin Hua.
"Haha, ini menarik. Apakah yang di sebut bukti itu hanya perlu di dengar dari gosip belaka? Haha, lalu, karena gosip itu di ketahui oleh semua orang, lalu itu adalah fakta? Jadi, mengapa petugas keamanan membutuhkan bukti? Bukankah, sudah cukup dengan membayar mulut-mulut tidak bertanggung jawab sebagai bukti?’' Xin Qian menjawab dengan ringan, dan sepasang mata dingin mengamati tubuh Jin Hua.
"Kamu jalang bodoh, kamu masih saja ingin berdebat, apakah itu karena hati nurani yang salah? Lalu, dengan kata-kata mu, berarti semua orang di sini berbohong dan menyalahkan kamu?" ucap Jin Hua sinis.
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗