Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 80



Xin Qian memikirkannya, ketika dia kembali, dia akan melakukan diskusi dengan orang tuanya. Mungkin juga lebih baik bagi kedua orangtuanya, untuk segera berpisah dari keluarga besar Xin. Selama ini, orangtuanya lah yang paling bekerja keras dan jujur, paman-pamannya sangat licik dan sering korupsi uang keluarga.


Liu Lei melihat Xin Qian tidak berbicara, dia mengira bahwa Xin Qian marah dengan wanita itu, jadi dia menghibur, "Qian’er, tidak peduli apa kata orang lain, jangan masukkan ke hati.”


Xin Qian tersenyum sedikit, "Ya, Kakak Lei, aku mengerti apa yang kau katakan, anggap saja ini seperti seekor anjing menggigit ku dan aku tidak bisa menggigitnya kembali."


Liu Lei merasa terhibur oleh Xin Qian, mengapa dia tidak tahu bahwa Xin Qian masih memiliki sisi yang galak ini. Namun, dia sangat menyukainya.


“Apa?! Siapa yang kau bilang anjing?” Wanita yang baru saja berdebat dengan Xin Qian mengomel lagi.


Xin Qian menjawab dengan santai, "Apakah aku tadi mengatakan itu kamu? Kenapa kamu marah? Apa kamu mengakuinya?"


"Dasar jalang kecil, aku benar-benar harus memberi mu pelajaran dengan baik!" ucap wanita itu marah.


Melihat mereka akan bertarung lagi, Paman Hu dengan cepat menegur, "Ayolah, berhenti berdebat, kita akan kembali ke desa. Jika berisik, turunlah dari kereta."


Wanita itu menutup mulutnya dengan patuh, dan Xin Qian secara alami tidak repot-repot meladeninya.


“Benar-benar lucu, hehe, dia bahkan bisa mengalahkan seorang pria besar, apalagi seorang wanita?” batin Xin Qian menyeringai. Tidak ada yang bisa menindasnya lagi!


Kereta itu bergerak untuk kembali ke Desa Shuilan, dan Xin Qian sedang memikirkan bagaimana cara mendorong Xin Wenhua dan Liang Jinqiao untuk memisahkan keluarga mereka.


…………….


Xin Qian akhirnya sampai ke Desa Shuilan, sesampainua di rumah dia melihat Xiao Chen dan Xin Yang ada di rumah dan tidak keluar bermain. Saat Xiao Hei melihat Xin Qian kembali, dan menggonggong padanya beberapa kali, tetapi itu adalah jenis sambutan yang antusias, menyambut tuan untuk kembali.


"Ibu!” teriak Xiao Chen berlari.


Xin Qian menyentuh kepala anaknya, "Apakah kamu lapar? Ibu akan memasak untuk mu."


Xiao Chen mengangguk dan berkata, "Oke. Ibu, lihat, paman kecil dan aku menangkap banyak katak, dan menaruhnya di ember."


Xin Qian menyentuh kepala Xiao Chen dengan sayang dan berkata, "Xiao Chen dan Paman kecil luar biasa."


"Hmm. Apakah ibu telah menjual katak hari ini?" tanya Xiao Chen seraya memiringka kepalanya. Terlihat sangat menggemaskan, apalagi pipinya yang setebal bakpao itu.


"Tentu saja, Ibu akan menjual lebih banyak di masa depan. Kemudian Ibu dapat menghasilkan banyak uang dan membeli banyak makanan lezat untuk Xiao Chen.” Ucap Xin Qian.


“Yeyy!” Xiao Chen sangat senang. Menangkap katak dapat menghasilkan uang dan menyenangkan, jadi minat Xiao Chen lebih tinggi.


Pada siang hari, Xin Qian mengukus roti yang dia buat kemarin dan makan bersama kedua anak kecil itu.


Kemarin, dia tidak memberikan roti kukus kepada orang tuanya. Mengetahui bahwa Xin Yang tertangkap basah terakhir kali. Jadi, Xin Qian berniat mengantarkan sendiri.


Ketika Xin Qian tiba di rumah keluarga besar Xin, itu masih sangat ramai. Untuk tempat ini, Xin Qian merasa akrab karena ini tempat pemilik asli di besarkan. Selama dia di usir dari sini, dia sangat jarang datang berkunjung kemari.


Rumah Keluarga besar Xin adalah rumah yang umum di pedesaan. Rumah itu di bangun beberapa dekade yang lalu, saat Xin Baoshan dan Huo Chunhua baru saja menikah. Halaman rumah juga di pagari. Dua pohon jujube di tanam di halaman, pohon jujube sudah sangat tinggi kira-kira telah hidup selama dua puluh tahun.


Saat masih kecil, Xin Qian biasanya bersantai di bawah pohon, dan ketika jujube sudah matang, dia akan memakan buah yang jatuh. Itu adalah ingatan dari pemilik tubuh asli. Karena sekarang tubuh ini miliknya, jadi Xin Qian dapat merasakan semua perasaan nostalgia pemilik tubuh asli.


Begitu Xin Qian datang, orang-orang dari keluarga besar Xin memandang ke arah Xin Qian.


“Hei, aku benar-benar melihat hantu, mengapa gadis ini ada di sini?” Li Cuiying meletakkan barang-barang di tangannya dan menatap Xin Qian dengan rasa ingin tahu.


“Ayah, ibu, datang dan lihatlah, gadis Qian kembali!” Li Cuiying berteriak memanggil ayah dan Ibu mertuanya.


Xin Qian menyeringai di sudut mulutnya. Li Cuiying ini sangat aneh, begitu dia melihat Xin Qian datang dia langsung heboh dan memanggil semua orang, seolah-olah dia akan memcuri barang-barang di rumah ini.


Ada banyak orang di halaman, ada yang bermain, dan ada yang bekerja. Xin Qian mencari Ibunya di antara orang-orang ini, saat dia menemukannya dia pun berjalan ke arah Ibunya.


“Qian’er, kamu datang?” Liang Jinqiao mengangkat kepalanya, mengira keributan tadi hanya omong kosong Li Cuiying. Tapi, saat dia mengangkat kepalanya, dia memang melihat Xin Qian, anaknya.


Liang Jinqiao bertanya-tanya dalam hatinya, gadis ini sudah lama tidak mau masuk ke rumah ini selama tiga tahun, Kenapa dia sekarang datang ke sini?


Tiga tahun yang lalu, saat di ketahui bahwa Xin Qian hamil di luar nikah. Xin Qian di usir dengan kejam dari rumah keluarga besar Xin. Karena itulah, Xin Qian yang asli sangat membenci keluarga besar Xin jadi dia tidak pernah kembali.


Akan tetapi, Xin Qian yang saat ini bukan lah pemilik tubuh asli, jadi dia tidak peduli dengan kebencian masa lalu, dan dia juga tidak merasa malu datang kesini.


Ketika Xin Qian masuk ke halaman, Xin Tianyu, anak Li Cuiying yang sedang bermain di halaman, melihat Xin Qian datang. Xin Tianyu segera mengambil batu di tanah dan melemparkannya ke Xin Qian.


Xin Qian menghindar dengan santai dan menatap Xin Tianyu dengan tatapan yang tajam.


Apakah anak beruang ini sama sekali tidak berpendidikan? Dia berani melempari orang dewasa dengan batu. Xin Qian benar-benar ingin menampar bokong kecilnya itu, karena orang tuanya tidak bisa mengajarinya, maka dia akan membantu mereka mendisiplinkan anak ini.


------------


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗