Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 167



Bibi Liu datang ke rumah Xin Qian. Kali ini, dia membawa keranjang berisi sayuran. "Qian, sebelumnya aku lupa untuk memberikan mu beberapa sayur. Jadi, aku kemari untuk memberikannya pada mu. Ini baru kami petik dan masih segar!"


“Terima kasih, bibi.” Xin Qian tidak sungkan lagi dengan Bibi Liu, dan menerimanya. Dia tahu bahwa Bibi Liu berterima kasih padanya karena membantu keluarga mereka dalam mendapatkan uang pengobatan. Meskipun sayuran ini tidak terlalu berharga, cara Bibi Liu untuk menyatakan rasa terima kasihnya adalah yang Xin Qian hargai.


Bibi Liu tertawa dan berkata, “Hehe Gadis Qian, biarkan aku memberitahu mu sesuatu!” Bibi Liu merendahkan suaranya agak misterius.


Xin Qian berpikir Bibi Liu sedang berbicara tentang sebuah rahasia, jadi dia bertanya dengan rasa ingin tahu, "Bibi Liu, ada apa?"


"Hei, gadis Qian, saat aku datang ke rumah mu. Aku mendengar dari beberapa wanita, bahwa tadi sore, Liu Lei dan Wang Meng bertengkar di pinggir sungai. Mereka bahkan bertarung sampai keduanya babak belur. Lalu, aku mendengar dari mereka, bahwa Liu Lei menyerang Wang Meng karena membela mu. Sepertinya, Wang meng mengatakan sesuatu yang buruk tentang mu, jadi itu sebabnya Liu Lei marah dan memukulnya! Gadis Qian, apa kau yakin tidak memiliki rasa apa pun pada Liu Lei? Dia anak yang baik.”


Di dalam rumah Xin Qian, Mo Lianfeng juga mendengar apa yang di katakan oleh Bibi Liu. Mo Lianfeng merasa hatinya terasa masam, pria bernama Liu Lei ini pastilah orang yang pernah datang kemari untuk membantu Xin Qian. Sebagai seorang pria, Mo Lianfeng baru kali ini merasa terancam oleh pria lain. Dia takut Xin Qian akan menyukai Liu Lei, karena Liu Lei sangat perhatian padanya.


Lagipula, wanita mana yang tidak akan menyukai perlindungan seperti itu dari seorang pria? Apalagi Pria ini sudah lama menyukai Xin Qian.


Jadi, Mo Lianfeng, diam-diam menempelkan telinganya ke dinding, dia juga menantikan jawaban Xin Qian…


Xin Qian tertegun, dan dia tidak bisa mempercayainya. Dia tidak menyangka bahwa, setelah dia pergi, akan ada perselisihan di antara Liu Lei dan Wang Meng. Tapi, dia juga tahu bahwa Bibi Liu pasti tidak akan berbohong. Mengapa Liu Lei kehilangan kendali? Apakah itu sungguh untuk membelanya? Semakin memikirkannya, semakin Xin Qian merasa bersalah. Dia tidak tahu, apa yang membuat Liu Lei sangat menyukainya, tapi mereka sama sekali tidak bisa bersama.


Xin Qian berkata, "Bibi Liu, aku dan Liu Lei hanya teman. Aku tahu dia pria yang baik, justru karena itu, aku harap Liu Lei bisa bersama dengan wanita yang lebih baik dari ku. Aku tidak pantas bersamanya. Lagipula, aku puas dengan kehidupan ku saat ini bersama Xiao Chen.”


Bibi Liu menghela nafas dan berkata kepada Xin Qian dengan sungguh-sungguh, "Gadis Qian, karena kamu sudah berkata begitu, bibi tidak bisa mengatakan apa-apa lagi.”


Xin Qian tersenyum, dan berkata, "Bibi Liu, aku tahu apa yang terbaik untuk ku. Jadi, jangan khawatir.”


Bibi Liu mengangguk mengerti, lalu berkata, "Baiklah. Ngomong-ngomong, gadis Qian, besok aku ingin membawa suami ku ke dokter di Yangcheng, untuk mengobati penyakitnya sesegera mungkin. Aku takut penyakitnya akan lebih serius jika terus di tunda. Besok bisakah keledai kecil mu mengantar kami? Aku akan membayar tentu saja, jika kami naik kereta sapi jantan Paman Hu, aku khawatir kami harus berdesakan dengan penumpang lain. Kau tahu bahwa Suami ku sedang tidak sehat... "


Xin Qian tahu bahwa Bibi Liu sebenarnya tidak ingin merepotkannya, tetapi dia benar-benar tidak berdaya. Paman Liu masih tidak bisa bergerak dan hanya bisa berbaring di tempat tidur sekarang. Jika Bibi Liu menyewa kereta sapi jantan, dia masih harus membawa suaminya ke rumah Pamam Hu, belum lagi penumpang yang penuh di kereta.


Xin Qian setuju tanpa ragu, "Oke, Bibi Liu, ini hanya masalah kecil."


Xin Qian merasa jijik ketika dia mendengar suara Xin Ping'er. Dia melemparkan tatapan mengejek pada Xin Ping'er, dan menjawab, "Siapa kamu? Keledai ini milik ku, jadi terserah pada ku, siapa orang yang ingin aku antarkan! Lagipula, bibi Liu membayar ku, tidak seperti keluarga Xin yang ingin memanfaatkan orang lain!”


"Xin Qian, kamu ****** kecil, kamu makan dan minum di keluarga Xin selama bertahun-tahun! Jika keluarga mu meminta bantuan mu bukankah kau harus melakukannya dengan senang hati? Kenapa kau memperlakukan orang asing ini lebih baik dari pada keluarga mu sendiri!?!” Xin Ping'er memarahi Xin Qian dengan marah.


Ketika Xin Qian mendengar Xin Pinger mengutuknya sebagai ******, seringaian jahat muncul di bibirnya.


Dia tahu bahwa Xin Qian akan menyerangnya, jadi Xin Ping'er cepat mundur.


Xin Qian mencibir, dan berkata, "Aku pikir hal itu juga berlaku untuk mu, orang yang juga makan di dan minum di keluarga Xin. Apa manfaat yang kau terima dari keluarga Xin selama ini? Apa kamu tidak bagaimana perlakuan buruk mereka pada ku? Apa kau suka melihat Sanfang di tindas? Mengapa kau mau membantu orang-orang licik bicara, tapi kau bahkan tidak membantu ku saat itu! Apa benar kau adalah saudara perempuan ku? Sepertinya kau lebih suka menjadi anjing dari keluarga Xin?"


Xin Ping'er memerah karena kata-kata Xin Qian. Dia mengutuk Xin Qian, "Jangan sebut diri mu sebagai saudara perempuan ku! Kamu ****** yang tidak tahu malu! Kau mempermalukan keluarga kita karena tindakan mu.”


"Karena Kamu tidak ingin terlibat dengan ku. Mengapa keluarga Xin masih meminta bantuan ku? Katakan pada mereka, berhentilah mengusik ku, dan jangan pernah datang ke pintu ku lagi!" Xin Qian berkata dengan sinis.


Saat Xin Qian memikirkannya, dia benar-benar menganggap Xin Pinger ini bodoh. Di satu sisi, Keluarga Xin adalah orang yang paling tidak menyukainya, tetapi di sisi lain, mereka juga ingin memanfaatkannya dan ingin dia membantu mereka!


Xin Qian bukan orang bodoh, orang-orang dari keluarga Xin tidak memperlakukannya sebagai manusia, mengapa dia harus membantu mereka tanpa pamrih?


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗