Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 77



Setelah keduanya bernegosiasi, Xin Qian meminta Sun Changquan hanya membeli daging katak darinya, jika ada orang lain yang menjual barang yang sama ke restoran maka Sun harus menolak mereka. Sun Changquan menerima syarat Xin Qian.


Setelah itu, Xin Qian mulai menjelaskan metode memasak daging katak kepada beberapa koki dan juga memberikan resep miliknya ke restoran.


"Penjaga toko, selama promosi ini aku hanya mengirim 1 kilogram daging katak. Setelah mengamati situasi, kita secara resmi bekerja sama. Saat itu, aku akan mengatakan satu rahasia lagi tentang daging katak." Ucap Xin Qian menjelaskan.


“Oke!” Jawab Sun Changquan.


Ketika Xin Qian hendak pergi, seorang pelayan bernama Xiao dengan tergesa-gesa berlari ke Sun Changquan dan berkata, "Penjaga toko, Tuan Muda Helian mengatakan bahwa rasa hidangan di restoran kita terlalu buruk, dan meminta kita memnawa beberapa hidangan terbaik. Hari ini ia mengundang seseorang, dan dari penampilannya tampaknya mereka bukan orang biasa.”


Sun Changquan mengerutkan kening, sangat tertekan. Tuan Muda Helian ini, dia tidak bisa menyinggung perasaannya dengan santai, karena Tuan Muda Helian akhirnya datang ke sini maka dia harus mengambil kesempatan ini! Jika berhasil menarik minatnya, dia akan menjadi dermawan besar di masa depan.


“Kalau begitu lakukan! Berikan hidangan terbaik!” Sun Changquan mengarahkan koki untuk memasak dengan cepat.


"Penjaga toko, bukankah hidangan yang di buat gadis ini lezat? Bagaimana jika kita memberikannya pada Tuan Muda Helian? Ku pikir tidak ada salahnya kita mencoba keberuntungan, Aku yakin Tuan Muda Helian akan menyukainya. Jika itu tidak berhasil, aku akan memasakkan sesuatu yang lain. Bagaimana? Kita tidak bisa membiarkan Tuan Muda Helian menunggu. "Seorang koki pria menyarankan.


"Ya, ya, cepatlah." Sun Changquan menyetujuinya.


Xin Qian mendengarkan orang-orang ini berbicara tentang Tuan Muda Helian, dan kemudian bertanya-tanya apakah itu Helian Ming yang dia kenal. Sebenarnya tidak banyak orang di Yangcheng dengan nama keluarga Helian. Melihat sikap Sun Changquan, identitas Tuan Muda ini pasti luar biasa, hanya Helian Ming yang cocok dengan penampilannya.


“Oke!” Xiao pergi membawa makanan ke Tuan Muda Helian.


Setelah beberapa saat, Xiao segera kembali ke dapur, dan berkata kepada Penjaga Toko itu, “Penjaga toko, Tuan Muda Helian hanya mencicipinya sedikit tapi dia mengatakan itu enak, dan dia berkata dia akan memesan lagi.”


“Haha, itu bagus!” Sun Changquan menghela nafas lega.


Sun Changquan tersenyum dan meminta juru masaknya untuk memasak lebih banyak lagi sesuai dengan metode yang Xin Qian ajarkan sebelumnya.


Xiao Er melanjutkan, "Penjaga toko, Tuan Muda Helian juga berkata, dia tidak tahu daging apa itu dan dia belum pernah memakannya. Jadi, dia meminta koki kita yang membuat hidangan ini untuk menjelaskannya."


"Eh ..." Sun Changquan benar-benar terkejut. Dia juga baru tahu dari Xin Qian tentang daging katak, tapi dia tidak tahu apa itu sama dengan kodok yang dia tahu?


Helian Ming bertanya tentang ini, tetapi Sun Changquan juga tidak berani mengatakan bahwa itu adalah daging katak! Bagaimana jika dia mengira itu sama dengan kodok? Jika dia diam, Tuan Muda Helian mungkin akan marah padanya. Jadi hanya Xin Qian lah yang bisa menjelaskan masalah ini kepada Helian Ming.


“Gadis, jika kamu tidak terburu-buru untuk pulang, apakah kamu bisa menjelaskan tentang hidangan mu kepada para tamu ku?” ucap Sun Changquan sangat sopan.


Xin Qian tidak menolak. Lagipula, dia lah yang membawanya, jika dia ingin terjual dengan baik maka dia harus menjelaskannya. Jadi dia menjawab, "Oke, penjaga toko."


Sun Changquan meminta Xiao untuk membawa Xin Qian ke ruang VIP di restoran.


Beberapa saat kemudian, Xin Qian tiba di depan ruangan, dan ketika dia mendorong pintu untuk masuk, orang yang ada di dalamnya memang Helian Ming. Dan Mo Lianfeng duduk di sampingnya.


Pada saat Xin Qian melihat Mo Lianfeng, Xin Qian sedikit terkejut, dia tidak berharap untuk bertemu dengannya lagi dalam waktu yang singkat. Hanya saja wajah Mo Lianfeng tidak terlihat senang, ekspresinya terlihat suram.


Saat Mo Lianfeng melihat Xin Qian, matanya langsung cerah, dan ekspresi suramnya akhirnya terlihat lebih baik.


Tidak hanya ada Mo Lianfeng dan Helian Ming di dalam ruangan itu, ada seorang gadis juga di dalam ruangan. Penampilan gadis itu cantik, dia tampak seperti berusia tujuh belas tahun. Dengan gaun merah muda, dia sangat cantik dan indah. Ada jepit rambut emas yang menempel di kepalanya, dan ada jumbai yang menggantung. Dia benar-benar gadis yang cantik dengan penampilan menawan.


Helian Ming melihat Xin Qian segera setelah gadis itu masuk, dan segera menyapa Xin Qian sambil tersenyum, "Nona Qian, mengapa kamu di sini?"


Xin Qian tersenyum dan mengangguk pada Helian Ming sebagai salam. Sambil menunjuk hidangan katak di atas meja dan berkata kepadanya, "Tuan Muda Helian, bukankah Kamu berkata ingin tahu hidangan apa ini?"


Helian Ming melirik hidangan katak, dan tertegun. Setelah beberapa saat dia tersenyum dan berkata, "Nona Qian, itu kamu yang membuat ini? Haha, aku heran mengapa begitu lezat. Ternyata itu kamu, dengan keahlian memasak mu, aku yakin semua masakan yang kau buat pasti lezat. Mengapa kau datang ke restoran Fulin ini dan memasak? Mungkinkah kamu bekerja sebagai koki di sini? "


Xin Qian tersenyum, menggelengkan kepalanya, dan berkata, “Tidak. Aku hanya memasak sekali ini saja.”


Dia sejak dulu suka memasak dan dengan keterampilan ini dia merasa percaya diri. Yah, rasanya memang tidak buruk, tetapi di bandingkan dengan koki profesional di dunia modern, dia masih banyak kekurangan. Tapi, di dunia ini, mereka tidak tahu cara memasak dengan menggunakan rempah-rempah. Jadi, cara memasaknya adalah hal baru bagi mereka.


“Kenapa begitu?” Helian Ming bertanya dengan rasa ingin tahu.


“Kenapa kamu bertanya begitu banyak padanya?” Mo Lianfeng berkata dengan tidak senang.


Helian Ming memandang Mo Lianfeng, dan berkata dengan nada bercanda, "Afeng, kenapa kamu pura-pura tidak tahu? Bukankah aku bertanya untuk menggantikan mu? Jangan bilang kamu tidak ingin tahu?”


Sudut mulut Mo Lianfeng berkedut, tetapi dia tidak membantah.


Reaksi Mo Lianfeng membuat gadis bergaun pink yang duduk di samping merasa tidak senang. Tatapan bermusuhan jatuh pada Xin Qian.


“Sepupu, siapa dia?” Murong Shuang bertanya.


Sepupunya tidak pernah memperdulikan gadis mana pun selama ini, bahkan Mo Lianfeng memiliki sikap dingin dan acuh tak acuh terhadapnya, tetapi sikap Mo Lianfeng pada Xin Qian sedikit berbeda!


Mo Lianfeng tidak menjawab. Tatapan mata Mo Lianfeng tertuju ke Helian Ming, pria ini pasti mengatakannya dengan sengaja di depan sepupunya.


Helian Ming menertawakan Mo Lianfeng. Untuk membantu temannya jadi dia berkata, "Nona Qian adalah kenalan. Kami berdua berteman dengannya."


Ekspresi Murong Shuang tetap skeptis, dia agak tidak percaya mereka hanya teman.


"Teman? Sepupu, dari penampilannya, dia hanya seorang gadis desa, mengapa kamu berteman dengan orang seperti itu?" Murong Shuang menatap mata Xin Qian dengan jijik.


Xin Qian mengerutkan kening setelah mendengar kata-kata Murong Shuang. Apa ini, hanya karena statusnya berbeda, dia tidak bisa berteman dengan orang lain? Sudut mulutnya menyeringai, dengan senyum ironis.


Mungkinkah apa yang di bicarakan oleh Murong Shuang menjadi hal yang normal di jaman kuno ini? Jika di mata orang lain, dia dan Mo Lianfeng tidak layak berteman, maka untuk menjalin hubungan akan menjadi tabu?


Ekspresi Mo Lianfeng terlihat tidak senang, dan dia memandang Xin Qian dengan cemas, takut Xin Qian akan marah. Akan tetapi, apa yang di lihatnya adalah wajah tenang Xin Qian.


---------------


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗