Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 221



Saat malam menjelang, Xin Wensheng tiba-tiba kembali dari Kota Yangcheng. Dia tidak kembali ke rumah Keluarga Xin, tetapi langsung datang ke rumah Xin Qian terlebih dahulu untuk mengkonfirmasi apakah Xin Qian pulang dengan selamat.


Dalam beberapa hari terakhir di Kota Yangcheng, Xin Wensheng tidak banyak istirahat, sehingga dia terlihat sangat kuyu, mungkin karena dia khawatir tentang musibah yang menimpa Xin Qian...


"Gadis Qian, aku mendengar bahwa Kamu bergegas kembali ke desa setelah di bebaskan. Aku pikir kau sedang dalam bahaya sebelumnya. Namun, Aku tidak berharap kasus ini selesai begitu cepat. Tapi, syukurlah kau kembali dengan sehat." Ucap Xin Wensheng seraya menghela nafas.


Melihat bahwa mata Xin Tiansheng penuh perhatian saat menatapnya, Xin Qian memberi tahu Xin Wensheng tentang bantuan dari Mo Lianfeng, dan Xin Wensheng tertegun.


"Xin Qian, apakah Pangeran Ketiga yang membantu dalam kasus mu?" Tanya Xin Wensheng.


"Ya, aku tidak melakukan apa-apa sejak awal, jadi Pangeran membantu ku untuk menemukan bukti bahwa aku tidak bersalah." Ucap Xin Qian mengangguk.


"Hah..” Xin Wensheng menghela nafas dalam-dalam.


Melihat reaksi Xin Wensheng yang aneh, Xin Qian bertanya, "Paman kelima, ada apa?"


"Aku memberikan dua puluh koin perak kepada pejabat di Pemerintahan. Dia mengatakan akan membantu mu menyelesaikan kasus ini. Hari ini aku mendengar bahwa kamu di bebaskan, jadi ku pikir Pejabat itu yang membantu mu, tetapi aku tidak berharap itu menjadi ..." Setelah Xin Wensheng selesai berbicara, dia mengerutkan kening dan menyadari bahwa jika semuanya di selesaikan oleh Mo Lianfeng, maka dua puluh koin perak akan setara dengan sia-sia! Bukankah dia telah di tipu?!


"Paman kelima, ayo cari pejabat itu dan minta uangnya kembali!" Ucap Xin Qian dengan kesal. Dua puluh koin perak bukan lah jumlah yang kecil, kau bisa bertahan selama beberapa tahun dengan uang itu sebagai petani biasa.


Dan usia Xin Wensheng juga semakin tua, sudah waktunya dia menikah, dan dia tentu harus memiliki modal. Jika Xin Wensheng bisa memiliki dua puluh koin perak ini, akan lebih mudah baginya untuk menikahi seorang istri.


"Gadis Qian, aku khawatir uang yang telah di berikan, tidak akan mudah untuk di kembalikan. Pehabat di pemerintahan adalah penguasa, sedangkan kita sebagai orang biasa, bagaimana kita berani menyinggung mereka?" Ucap Xin Wensheng seraya mengerutkan keningnya.


Sudah jelas bahwa kegelapan dunia pemerintahan tidak sesederhana itu.Di depan orang-orang kuat, orang-orang biasa seperti mereka benar-benar tidak berdaya. Jadi, meski benar, orang biasa tetap tidak dapat mengalahkan mereka yaang di atas.


Xin Qian telah menjadi polisi selama bertahun-tahun, dan dia memiliki keadilan di dalam hatinya. Hal yang paling tak tertahankan adalah kegelapan di dunia pemerintahan!


"Paman Kelima, mereka tidak membantu ku apa pun, jadi aku tidak bisa membiarkannya mengambil uang sebanyak dua puluh koin dengan sia-sia! Jika dia tidak memberikannya kepada kita, mari kita pergi ke pemerintah untuk menuntutnya!"


Mendengar Xin Qian ingin menuntut pejabat itu, Xin Wensheng merasa bahwa Xin Qian pasti bingung. Tidak mungkin mereka bisa menang!


"Gadis Qian, apa yang kamu katakan? Meski kita menuntutnya tetapi kita tidak punya bukti. Lagipula, sejak awal itu hal salah untuk membayar pejabat untuk meminta bantuan di pemerintahan.” Ucap Xin Wensheng menggelengkan kepalanya tidak setuju. Bagaimana jika mereka yang justru di penjara karena menyuap pejabat?


Xin Qian melanjutkan, "Paman kelima, dengarkan aku. Jika dia tidak mengembalikannya kepada kita, kita akan menuntutnya atas tuduhan korupsi, menerima suap, melakukan tindakan pilih kasih, dan menggunakan jabatannya untuk melakukan sesuatu yang salah! Kurasa dia pasti telah mengumpulkan banyak uang dari orang lain selain kasus ku. Selama orang itu elah melakukannya pertama kali, akan ada yang kedua kali, dan mereka selalu dapat menemukan kesempatan lain! Jadi, kita harus memberi orang seperti itu pelajaran!”


Manusia yang sepertk kanker ini tidak boleh tinggal di pemerintahan, jika tidak akan ada lebih banyak orang yang di rugilan karena dia! Xin Qian bisa memahami kegelapan sistem feodal. Seperti pejabat ini, dan dia merasa harus membersihkan orang seperti itu!


"Tapi Xin Qian, kita lah memberikan uang itu. Bisa jadi orang itu justru mengatakan bahwa kita lah yang menyuap, bagaimana jika kita di hukum?" Ucap Xin Wensheng khawatir.


"Aku sama sekali tidak bersalah. Jadi, Aku tidak perlu bantuan dia untuk membiarkan ku keluar penajara. Jadi, suap apa yang kita lakukan? Tidak ada! Jangan khawatir, Paman kelima, jika kamu ingin mendapatkan kembali uangnya, kamu harus menakuti dia, kalau tidak dia tidak akan memberikannya. Jika kita menakutinya, dja akan menyerahkan uang kita dengan patuh.” Ucal Xin Qian dengan tegas.


Xin Wensheng tidak tahu apakah apa yang di katakan olrh Xin Qian benar atau salah, tapi kedengarannya sedikit benar? Untuk dua puluh koin perak, mereka hanya bisa mencoba.


"Xin Qian, ayo kita pergi ke Yangcheng besok." Ucap Xin Wenaheng mengangguk setuju.


"Oke, Paman kelima, kamu kembali lah dulu dan istirahat. Dua hari ini, aku juga sudah membuat mu khawatir. Terima kasih, Paman." Ucap Xin Qian seraya tersenyum.


Xin Wensheng juga membalas tersenyum, dan berkata, "Bukan apa-apa. Melihat kamu telah kembali dengan selamat, aku merasa lega sekarang."


Di malam hari…


Xin Qian membawa Xiao Chen tidur. Karena Mo Lianfeng pergi, Xin Qian merasakan perasaan kosong di tempat tidur kecil itu karena ketidakhadiran Mo Lianfeng. Dia sekarang berharap bahwa Mo Lianfeng dapat segera kembali sehingga seseorang dapat menemaninya.


Padahal Xin Qian hanya tinggal sebentar bersama Mo Lianfeng, tetapi sosoknya dirinya itu tanpa sdar telah membuat Xin Qian merasa terlalu nyaman. Jadi, saat Mo Lianfeng tidak ada, Xin Qian merasa hatinya kosong...


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗