Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 256



Pria berpakaian hitam itu mengambil roti dari tangan Xin Qian dan pergi.


Xin Qian memandang punggung orang itu, dia yakin bahwa identitasnya pasti tidak biasa, bukan hanya dari penampilan dan wibawanya, keterampilan beladirinya sangat luar biasa. Apa yang membuat penasaran Xin Qian adalah orang yang kuat seperti itu, mengapa hidup begitu menyedihkan dan miskin? Padahal dengan keterampilan beladirinya itu, dia pasti mudah mendapatkan pekerjaan, bukan?


Mulan juga melirik pria berpakaian hitam itu dan berkata kepada Xin Qian, "Xin Qian, aku tidak meenyangka dia mai membantu kita."


Xin Qian tersenyum dan berkata, "Bukan hal yang buruk untuk bersikap baik pada yang membutuhkan, karena suatu saat orang yang kita tolong justru malah menolong kita. Jadi, tidak jangan ragu untuk membantu orang lain."


"Xin Qian, kamu benar." Ucap Mulan mengangguk


"Ayo pergi, kita harus menutup kedai dan pulang." Ucap Xin Qian.


“Baiklah!" jawab Mulan.


Xin Qian meminta Mulan untuk mengambil sisa makanan untuk di berikan kepada keluarganya, lagipula masih ada banyak yang tersisa. Penjualan hari ini tidak begitu baik karena kekacauan sebelumnya, jadi mereka juga pulang lebih cepat.


Ketika Xin Qian tiba di rumah, ada seorang wanita yang berdiri di pintu rumahnya, dia adalah Ibu dari Ma Xiaofeng, yang bernama Qian Chunxiu. Qian Chunxiu menatapnya dengan wajah yang jelek, Xin Qian segera tahu bahwa wanita itu ada di sini untuk membuat masalah dengannya!


Benar saja, ketika kereta Xin Qian di parkir di halamannya, Qian Chunxiu bergegas dengan marah ke arah Xin Qian.


“Bibi Chunxiu, aku tidak tahu kenapa kamu datang ke rumah ku?” Xin Qian bertanya.


"Xin Qian, kamu jal*ng kecil tak tahu malu! Apakah tidak tahu kenapa aku kemari? Bukankah itu sudah jelas karena ulah mu!?” Ucap Qian Chunxiu dengan marah.


"Apa yang Aku lakukan? Bibi, apakah ini karena Ma Xiaofeng yang berhutang dua puluh empat koin tembaga pada ku? Tenang saja, Dia sudah membayarnya pada ku, dan Bibi tidak bisa menyalahkan ku untuk ini. Itu semua adalah tagihan untuk makanan yang dia makan di kedai milik ku. Jadi, sudah sewajarnya aku menagih uang bisnis ku. Bukankah masalah ini sudah selesai?” Setelah Xin Qian mengatakannya, Qian Chunxiu tertegun.


Apa? Xiaofengnya berutang dua puluh empat koin tembaga kepada Xin Qian? Gadis busuk itu! Kenapa dia tidak menyebutkannya padanya? Dan sejak kapan dia bisa membayar uang sebanyak itu pada Xin Qian? Dari mana datangnya semua uang itu?


Qian Chunxiu tiba-tiba menyadari bahwa putrinya adalah orang yang pergi ke Kota Yangcheng untuk menjual sayuran, apakah putrinya menyelipkan sebagain uang hasil penjualan? Pikiran ini membuat Qian Chunxiu semakin marah, gadis sialan itu, dia akan memberinya pelajaran setelah ini!


"Aku kemari tidak untuk membicarakan ini." Ucap Qian Chunxiu


"Jika bukan tentang ini. Apa yang bibi perlukan sampai datang ke sini?" Tanya Xin Qian seraya mengerutkan keningnya, dia tidak bisa memikirkan tujuan wanita ini ke rumahnya kalo bukan karena Ma Xiaofeng. Jadi apa?


"Xin Qian, bagaimana bisa Kamu menjadi begitu kejam di usia muda? Tidak mudah bagi seorang janda seperti ku merawat dua anak sendirian, kemarin, akhirnya Li Zheng bersimpati dengan ku dan mengundang ku memasak untuk para penambang. Akan tetapi, hari ini Aku tiba-tiba mendapat kabar bahwa aku tidak jadi di pekerjakan! Pangeran ketiga bilang dia telah menerima seseorang yang kau perkenalkan! Beras keluarga Aku hampir habis, jika begini, bukankah Kamu memaksa ku mati? " Ucap Qian Chunxiu sambil menangis, dia sengaja membuat suara keras, untuk menarik perhatian orang lain.


Banyak penduduk desa yang mulai berkumpul, dan ketika mereka mendengar apa yang di katakan Qian Chunxiu, mereka mulai bersimpati dengan Qian Chunxiu….


"Kakak Qian Chunxiu sangay menyedihkan, hidupnya tidak mudah. Tidak ada tanah yang bisa di olah di rumah dan dia masih harus merawat kedua anaknya. Tidak mudah baginya mendapatkan kesempatan untuk menghasilkan uang, tetapi Xin Qian ini malah mengambil haknya pergi."


"Hei, bukankah Li Zheng yang mencari orang sejak awal? Tetapi, kenapa tiba-tiba Xin Qian yang memilih? Bukankah dia pasti menggunakan orang dalam? Apalagi dia kan memiliki hubungan yang dekat dengan Pangeran ketiga, jadi sudah pasti itu dia!”


"Hanya itu alasannya! Jika bukan karena Xin Qian, pekerjaan ini akan di lakukan oleh Qian Chunxiu tanpa masalah.”


"Lagipula, itu salah Xin Qian. Dia hanya ingin mengambil keuntungan untuk keluarganya sendiri, jika bukan karenanya saudari Qian Chunxiu tidak akan seperti itu.”


"Haihh, beberapa orang tidak bisa di nilaai dari luarnya saja, kita tidak tahu seberapa kejamnya hati mereka! Sungguh, dia tidak manusiawi!"


"Apa yang bisa kita lakukan, Gadis Qian memiliki hubungannya dengan Pangeran Ketiga!”


"..." Sebagian besar wanita yang mencemooh Xin Qian adalah orang-orang yang datang untuk meminta bantuanbya kemarin, tetapi Xin Qian menolak mereka semua. Sudah jelas mereka akan menyudutkan Xin Qian dalam masalah saat ini.


Xin Qian dengan dingin melirik Qian Chunxiu yang membuat masalah. Benar saja, hanya wanita licik seperti Qian Chunxiu yang dapat melahirkan seorang gadis rubah seperti Ma Xiaofeng. Ibu dan anak perempuannya, memiliki karakteristik yang sama.


Sebelum Xin Qian bisa mengatakan sesuatu pada Qian Chunxiu, dia melihat Mo Lianfeng memegang tangan kecil Xiao Chen, dan berkata dengan suara dingin. "Jika ada yang ingin berdebat, silahkan berbicara dengan Pangeran ini secara langsung!"


Mata semua orang jatuh ke arah Mo Lianfeng. Qian Chunxiu mulai berlutut di depan Mo Lianfeng dan menangis. “hu.. hu… Pangeran, tolonglah bantu aku. Keluarga ku miskin dan tidak mudah bagi ku untuk memberi makan dua anak sendirian.”


Setelah Qian Chunxiu selesai menangis, Mo Lianfeng berkata dengan lemah, "Jadi apa?"


"Hah? Jadi, itu……" Qian Chunxiu tercengang dengan jawaban Mo Lianfeng. Jadi bukankah Mo Lianfeng harusnya merasa kasihan padanya dan membiarkannya memasak dan menerima pekerjaan itu?


"Mengapa kamu harus di beri kesempatan? Atau kualifikasi apa yang kamu miliki untuk menegosiasikan persyaratan dengan Pangeran ini?" ucap Mo Lianfeng dengan dingin.


"Karena ... karena wanita ini miskin ..." ucap Qian Chunxiu


Mo Lianfeng mencibir, "Ini adalah alasan mu datang ke sini dan meembuat masalah dengan Xin Qian? Hanya karena Kamu miskin, Pangeran ini harus memberi mu kesempatan ini? Jika kau mengatakan katakan bahwa hidup mu sulit, aku yakin bahwa Xin Qian akan lebih sulit daripada Kamu dalam beberapa tahun terakhir.”


Mo Lianfeng melanjutkan, “Akan tetapi Xin Qian mengandalkan kemampuannya sendiri untuk membuat hidupnya menjadi lebih baik. Ingatlah, peluang tidak di berikan kepada mu oleh orang lain. Kamu lah yang membuatnya sendiri. Karena Kamu berpikir bahwa Keluarga mu miskin, Kamu harus mencoba mengubah status mu sendiri, daripada membuat masalah dengan Xin Qian seperti ini! Semua orang yang ada di sini, Pangeran ini, akan menjelaskannya dengan jelas. Selama periode ini, Pangeran ini akan berada di Desa Shuilan. Jika Aku menemukan orang yang datang untuk membuat masalah dengN Xin Qian karena memilih tukang masak, jangan salahkan Pangeran ini karena bersikap kasar! "


Setelah Mo Lianfeng selesai berbicara, Qian Chunxiu tercengang, bahkan para wanita di sekitar tidak berani berbicara lagi. Siapa yang berani memprovokasi Mo Lianfeng, dia adalah seorang Pangeran di Kerajaan Zhou! Jika melawannya, bukankah mereka akan menjadi pemberontak?


Xin Qian berdiri di belakang Mo Lianfeng, dia menatap pria yang berdiri di depannya. Punggung yang kokoh dan tekad pria ini untuk melindunginya, dia merasa sangat bahagisa di dalam hatinya. Sangat menyenangkan memiliki pria ini di sisinya. Apa yang di katakan oleh Mo Lianfeng sangat masuk akal dan tidak dapat di sangkal. Xin Qian tidak pernah berpikir bahwa prianya begitu baik.


Dengan perlindungan dari Mo Lianfeng, Xin Qian tidak akan lagi memiliki masalah di sekitarnya di masa depan…


Pada saat ini, Ma Xiaofeng datang, saat dia mendengarkan kata-kata Mo Lianfeng, dia segeraa membujuk Qian Chunxiu, "Ibu, ayo pulang! Jangan ganggu Pangeran, atau kita tidak akan bisa hidup lagi."


Qian Chunxiu dalam suasana hati yang buruk. Ketika dia melihat Ma Xiaofeng, dia memikirkan hutang Ma Xiaofeng pada Xin Qian dua puluh empat koin tembaga. Jadi, dengan marah, dia segera memukul dan menegur Ma Xiaofeng.


Plak! Bug! Bug!


"Kenapa kamu bisa berhutang pada seseorang dua puluh empat koin tembaga? Dan kamu bahkan tidak mengatakan apa-apa kepada ku!” Ucap Qian Chunxiu dengan marah dan terus memukul punggung Ma Xiaofeng.


Ma Xiaofeng yang di pukuli oleh tangan Qian Chunxiu, mulai berteriak kesakitan, "Ibu, sakit, berhenti memukul ku, lepaskan."


Sebenarnya, Ma Xiaofeng tidak merasakan sakit, tetapi Qian Chunxiu memukulinya di depan begitu banyak orang, dan itu membuatnya sangat malu.


"Apa? Lepaskan? Kamu gadis yang sudah mati, kamu harus menjelaskan kepada ku dari mana uang itu berasal?!” saat Qian Chunxiu berkata, dia juga menampar wajah Ma Xiaofeng. “PLAAKK!!”


“Ah!” Ma Xiaofeng berteriak kesakitan, "Ibu, jangan pukul Aku, itu menyakitkan! Uang ini di pinjamkan kepada ku oleh Kakak Xiao Hong."


"Kalau begitu, bukankah kamu berutang uang pada Xiao Hong sekarang? Gadis sialan, oke, kamu benar-benar berani menghabiskan dua puluh empat koin tembaga dalam sehari! Ayo, lihat apakah aku tidak akan membunuh mu!" Qian Chunxiu segera mengambil tongkat di tanah dan memukulnya ke tubuh Ma Xiaofeng.


Bugh! Buagh! Tanda merah dan biru segera muncul di lengan Ma Xiaofeng.


Melihat Ma Xiaofeng yang seperti ini, Xin Qian tiba-tiba mengerti mengapa Ma Xiaofeng sangat ketakutan, Qian Chunxiu ini benar-benar tidak normal. Dia sangat tega memukuli putrinya sampai seperti itu.


Orang-orang di sekitar benar-benar tidak tahan lagi, dan mereka membujuk, “Oke, kakak Qian Chunxiu, berhentilah memukulinya. Bukankah anak ini berhutang banyak uang dengan tidak sengaja, atau seseorang dengan sengaja membuat Xiaofeng berhutang?”


Makna dalam kalimat ini juga menyiratkan bahwa Xin Qian yang menyebabkan masalah untuk Ma Xiaofeng dengan sengaja!


"Ya, Kakak Chunxiu, Xiaofeng biasanya cukup masuk akal, kadi kamu tidak bisa memukulinya seperti ini karena ini!"


"Kakak Chunxiu, lupakan saja, jangan berkelahi. Gadis mu itu begitu dewasa sekarang, pasti, rasanya tidak nyaman karena di pukuli di depan umum."


Qian Chunxiu akhirnya bisa di bujuk, meskipun dia menghentikan tangannya, dia masih berkata dengan marah. "Aku tidak tahu apakah aku melakukan banyak hal buruk dalam kehidupan ku sebelumnya. Aku melahirkan seorang lelaki yang miskin dan meninggal muda! Bahkan, hidup ku sangat sulit!”


"Hiks… maaf Ibu ~" Ma Xiaofeng menunduk dan mulai menangis.


"Jangan memanggil ku Ibu! Kami bahkan tidak menganggap ku Ibu mu!” ucap Qian Chunxiu memarahinya.


“…..” Ma Xiaofeng yang menyedihkan, pergi bersama Qian Chunxiu. Sebelum pergi, dia memberi Xin Qian tatapan pahit.


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗