
"Benarkah Apa kau yakin kau bisa menemukan mereka sepertinya mereka lebih licik dari ratu Eleanor ucap Briana
"Aku tahu mereka orang yang sangat licik aku yakin kalau mereka bebas hari ini pasti mereka akan kembali lagi untuk membalas dendam apalagi sepertinya Panglima Kenda mempunyai dendam pribadi kepada diriku." ucap Alvin
"Dan aku yakin beli akan semakin dendam padamu jika mengetahui apa yang telah aku lakukan pada dirinya ucap Briana
"Memang apa yang kau sudah lakukan aku pikir kau hanya menang ya tadi tidak melakukan apapun padanya." tanya Alvin
"Nanti aku akan menjelaskannya padamu maafkan aku tapi aku tak bisa berlama-lama disini aku hanya datang untuk menolongmu setelah aku mendengar kabar dari beberapa orang suruhan ku Tetang beberapa kejanggalan yang terjadi apalagi banyak para pengawal yang berada di bawah arahan panglima Kenda, dan benar saja dari mata yang aku kirim untuk mengawasi istana aku tau bahwa banyak penghianat di kerajaan Santos , baiklah aku harus pergi aku takut Bastian akan mengetahui bahwa aku berada di istana Santos dia pasti akan murka dan bisa-bisa dia akan menyusul ke kerajaan Santos." ucap Briana
"Baiklah aku mengerti hati-hati di jalan Aku akan kembali ke ke kota A disaat semua masalah di sini telah selesai aku akan datang ke rumahmu." ucap Alvin
"Baiklah aku mengerti Aku akan menunggumu di kota A." ucap Briana setelah mengucapkan hal tersebut berikan alasan dikawal oleh beberapa pengawalnya untuk kembali ke jet pribadi miliknya agar bisa langsung berangkat menuju kerajaan benua
Sementara itu panglima kenda dan Melia tampak berjalan mengikuti terowongan, setelah melarikan diri ke lorong-lorong yang berhubungan dengan hutan di luar istana para pengawal sudah berjaga-jaga di hutan tersebut agar mereka dapat menangkap Panglima Kenda dan Melia
"Iya ayah yakin ini adalah jalan menuju markas ayah di tengah hutan aku yakin para pengawal Alvin tak akan mengetahui bahwa ada markas di tengah hutan karena ayah sudah melakukan segala cara Agar hutan tersebut di hindari oleh siapapun." ucap kenda
"Tapi bagaimana jika para pengawal Alvin sudah mengetahui tentang markas tersebut." tanya Melia
"Kau jangan khawatir orang-orang ayah yang ada di dalam markas tersebut akan keluar untuk menyebut kita mereka akan melindungi kita apapun yang terjadi ucap Panglima kenda
"Ayah kenapa aku merasakan tubuhku sangat gatal sangat-sangat gatal dan ada apa dengan rambutku Kenapa jadi rontok." tanya Melia dengan panik karena melihat rambutnya rontok dan kulitnya tiba-tiba memerah
"Mungkin karena karena di terowongan sangat sangatlah kotor sebaiknya kita cepat keluar untuk menuju ke tengah hutan agar kau bisa membersihkan dirimu dan juga dan juga mengobati kulitmu dan juga rambutmu." ucap panglima Kenda
"Akhirnya melia dan panglima kenda keluar dari terowongan dan langsung menuju ke hutan di tengah hutan tampak para pengawal Alvin mengikuti mereka siapa untuk menangkap Panglima kenda dan Melia, tapi saat bersiap menyerang mereka sangat terkejut saat ada beberapa orang menyerang mereka, tapi untungnya saja bala bantuan datang sehingga orang-orang panglima Kendo bisa di musnahkan tapi sialnya panglima Kenda dan Melia berhasil lolos.
Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya