Princess Briana

Princess Briana
235



Mama Michael hanya bisa terpaku melihat foto tersebut sungguh ini sebuah anugrah karena dia menemukan anak dari sahabatnya


"Di mana ibumu saat ini ." tanya mama Michael


"Ibu koma setelah melahirkan aku." ucap Naura dengan sedih


"Sekarang kau bekerja di istana ini bukannya ayahmu seorang pengusaha kaya raya." tanya mama Michael karena mengetahui perusahaan yang di miliki oleh ayah Naura adalah perusahaan milik temanya


Naura hanya mampu tertunduk tak Berani mengatakan apapun karna jika dia mengatakan yang sebenarnya ibunya bisa-bisa di bunuh


Melihat gelagat Naura mama Michael langsung dapat melihat wajah tertekan dan takut Naura


Sementara itu di tengah acara pernikahan Bastian tampak Alvin sangat tampan dengan baju yang selaras dengan keluarga Guetta yang lain membuat dua orang pria yang sedang duduk di panggung di mana pengantin berada kebakaran jenggot


"Kenapa dia memiliki pakain yang sama dengan kita." tanya kakek Ajima


David yang duduk di sebelah mertuanya mengehembuska nafasnya kasar


Aku tidak tau ayah tapi itu sepertinya pemberian anak ayah." ucap David dengan wajah kesal apalagi Alvin dan Briana nampak serasi dengan pakain yang mereka kenakan menambah kesan mendalam


"Kau sangat tampan." ucap Briana yang sedang duduk bersama Alvin


"Kau adalah wanita tercantik di mataku." ucap Alvin dengan senyuman manisnya


"Dan aku adalah asisten paling sial karena selalu menjadi obat nyamuk." ucap Untas yang sedari tadi di perintah memegang tisu dan lainnya sebagai hukuman dari Alvin untuknya karena tadi sempat membuat ayah David harus menegurnya karena perbuatan Untas yang selalu berusah mengikuti ayah David


Alvin dan Briana cuek mendengar keluhan Untas


"Itulah mengapa Hendra tak bisa menghadiri pernikahan ini karena dia sedang mengumpulkan beberapa informasi di sana." ucap Alvin


"Tuan apa anda tidak merasakan sesuatu karena aku merasakan aura di sekitar sini semakin gelap saja." ucap Untas saat melihat tatapan kakek Ajima yang menatap intens Alvin tanpa berkedip


Alvin yang sedang berada dekat Briana hanya merasakan hawa cinta saja tanpa peduli dengan keadaan sekitarnya


"Apa maksudmu aku tak merasakannya sebaiknya tutup mulutmu dan terima saja hukum yang aku berikan untuk mu siapa suruh kau selalu Ingin mengikuti ayah mertuaku apa kau tau kau membuatku hampir saja gagal menjadi menantu keluarga Guetta ." ucap Alvin


"Tapi tuan." ucapan untas terputus saat Briana dan Alvin sama-sama menatap Untas setajam silet


"Sudahlah kau jangan ribut pernikahan akan segera berlangsung." ucap Alvin


Sementara itu kakek Ajima dan ayah David sedang saling berbisik-bisik sambil memandang ke arah Alvin entah apalagi yang akan kakek dan calon ayah mertua Alvin itu akan mereka lakukan tapi sepertinya niat mereka sudah tak benar dari tatapan mata mereka melihat ke arah untas dan Alvin


Sementara itu di tempat lain ibu Michael langsung pergi menemui mertuanya entah apa yang dia rencanakan tapi sepertinya para nenek durhaka akan terlibat dalam rencana tersebut


"Jadi apa kau sudah mengurung Gadis tersebut." tanya nenek Anita


"Sudah aku menipunya tadi menyuruhnya masuk ke dalam kamarku untuk mengambilkan ponselku lalu aku menyuruh seseorang membiusnya." ucap santai mama Michael


"Terus apa lagi yang kau tunggu." tanya nenek Desi


"Masalahnya adalah Michael aku tak mungkin mengunakan cara seperti membius karena asistennya sangat kompeten bila melihat sesuatu yang mencurigakan dia akan langsung beraksi." ucap ibu Michael


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya