
Tuan sebaiknya sebelum tuan harus bernafas dan menghembuskannya secara perlahan lalu berpikir sejenak saya takutnya Tuan akan mengalami depresi berkepanjangan saat keluar dari tempat ini ucap Untas tanpa filter
Mendengar perkataan asistennya yang tak tahu diri itu Alvin langsung memukul kepala bagian belakang untas "dasar unta bodoh beraninya kau mengatakan hal tersebut kepadaku." ucap Alvin lalu berjalan dengan barang-barang yang ada di tangannya
Sedangkan di dalam rumah tampak mama Erina sudah bersiap tapi mama Erina bingung melihat ayah David yang sangat santai tanpa beban
"Sayang kenapa kau belum keluar apa kau tidak tahu bahwa Alvin sudah ada di depan." ucap Mama Erina
Spontan ayah berdiri dan langsung mencari ponsel miliknya yang belum dia buka sedari tadi siang karena terlalu bahagia sehingga melupakan ponsel miliknya yang biasa dihubungi oleh bawahannya yang dapat memantau CCTV di rumahnya
Ayah David langsung tersadar begitu mengingat bahwa ponselnya berada di dalam kamar mandi sedangkan kamar mandi mereka kedap suara akan mendengar jika ponselnya berbunyi ayah David bergegas ke kamar mandi mengambil ponselnya yang disimpan di lemari tempat dimana tadi dia sempat berendam sambil menelpon seseorang
"Sayang Apa kau yakin bahwa Alvin yang datang ke kediaman kita." tanyak Ayah David yang masih belum percaya bahwa orang suruhannya gagal lagi menculik Alvin padahal ia sudah mengatur strategis Bagaimana caranya agar bukan bawahannya yang menculik Alvin tapi orang sewaan nya agar orang tersebut tak diketahui oleh Alvin ataupun Briana
Setelah mendapatkan ponselnya Ayah David bergegas keluar untuk memastikan kebenaran perkataan istrinya
Semua orang menatap heran kepada David yang berlari keluar secepat kilat menuju pintu utama sementara itu Alvin yang baru akan mengetuk pintu utama dikejutkan dengan David yang membuka pintu secara langsung
"Alvin tersenyum assalamualaikum selamat malam calon ayah mertua." ucap Alvin dengan senyuman yang menjengkelkan membuat David berdecak kesal melihat Alvin yang ternyata lolos dari orang yang disewanya
Dengan senyuman yang merekah Alvin mencium punggung tangan Mama Erina dan ayah David lalu masuk mengikuti kedua pasangan suami-istri itu yang berjalan dihadapannya dengan senyuman kemenangan
kedua kakek, nenek Brianna menyambut hangat Alvin, Alvin tak lupa mencium kedua panggung tangan kedua orang tua paruh baya tersebut yang masih tampak cantik dan gagah di usia mereka yang sudah tak muda lagi
"Alvin silakan duduk dulu sambil menunggu yang lain." ucap Mama Erina ramah
Alvin langsung duduk di sofa dihadapan keempat orang tertua di keluarga gue tahu Mama ini Anita ngelihat Alvin langsung tersenyum sumringah
"Saya dengar kedua orang tuamu sudah meninggal dan sekarang kau dirawat oleh ibu tiri mu." Tanya nenek Anita yang sudah mengetahui tentang latar belakang keluarga Alvin
"Benar nyonya kedua orang tuaku sudah meninggal dan saya dan adik perempuanku dirawat oleh ibu tiri kami." ucap Alvin
"Aduh nak Kenapa panggil nyonya panggil nenek atau oma saja seperti Briana kau kan calon cucu menantu Oma ucap nenek Anita yang membuat mata David langsung terbelalak mendengar ibunya mengatakan hal tersebut.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya