Princess Briana

Princess Briana
9



Alvin sangat puas karena Briana telah masuk ke dalam perangkapnya


"Mengapa kau tak mengatakan kalau ruang penelitian berada di sebelah ruangan mu." ucap Briana dengan kesal


"Kau juga tak bertanya Dimana keberadaan ruang penelitian." ucap Alvin


Dengan kesal Briana Langsung kembali ke tempat duduknya dengan perasaan kesal yang mendalam pada Alvin


Alvin lalu kembali ke kursi kebesarannya dengan wajah puas, tak ada obrolan apapun antara Alvin dan Briana setelah kejadian tersebut Mereka tampak mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing dengan wajah berbeda Briana dengan wajah kesalnya sedangkan Alvin dengan wajah cerahnya


Sedangkan di sebuah hotel tepatnya di kamar James dan Silvia tanpa kedua pasangan tersebut sedang terbaring Karena kelelahan


James bangun dan membersihkan tubuhnya setelah itu langsung mengambil ponselnya menunggu kabar dari salah satu orang suruhan yang untuk mencari informasi mengenai Briana


Ponsel James berdering tampak panggilan dari orang suruhannya tersebut setelah menerima telepon tersebut James tampak bingung karena menurut penuturan orang yang yang disuruh mencari identitas briana tak ada satu pun yang mengetahui tentang identitas wanita tersebut


James langsung meletakkan kembali ponselnya dia Sedang berpikir bagaimana mungkin seorang wanita bekerja di sebuah perusahaan besar seperti milik kakaknya tapi tidak mempunyai identitas apa makanya sengaja menyembunyikan identitas Briana pikir James


Di perusahaan Alvin tampak Briana sedang bersiap-siap untuk pulang, Alvin melihat semua gerak-gerik briana hingga dia meminta izin kepada Alvin untuk pulang terlebih dahulu karena sudah waktunya pulang


Setelah melihat Briana yang keluar dari pintu ruangannya Alvin kemudian menyusul Briana menaiki lift yang berbeda dengan Brian dan langsung menuju tempat parkiran dimana sopir dan Rendra sudah menunggu Alvin di tempat parkiran tersebut


Briana langsung masuk ke mobil yang diberikan oleh ayah David sebagai bantuan saat menjebak Brian


Rendra mengucek matanya takut salah melihat mobil tersebut, sedangkan Briana sudah meluncur bebas keluar dari parkiran dan kembali pulang menuju kediaman kedua orang tuanya


Alvin yang barusan masuk ke dalam mobil bingung melihat tingkah ri yang terus melihat ke arah pintu keluar tempat parkir


"Ada apa denganmu apa kau kesambet sampai melihat terus pintu keluar tempat parkiran." tanya Alvin


"Aku melihat anak magang menggunakan mobil keluaran terbaru yang hanya ada tiga di dunia dan itu membuatku sangat terkejut karena mobil tersebut sangat mahal bahkan aku saja bekerja hingga puluhan tahun tak mampu membelinya." ucap Rendra


Membuat Alvin langsung menatap Rendra "Apa maksud dari kata-katamu anak magang yang mana yang membawa mobil mewah mobil apa coba kau jelaskan." ucap Alvin


"Mobil sport empat dimensi dengan kaca anti peluru dan dengan mesin balap serta beberapa keunikan lainnya yang mampu membuat pemiliknya merasa nyaman saat membawanya." ucap Rendra


Ucapan Rendra sontak membuat Alvin sangatlah terkejut mobil itu sangat mahal bahkan setara dengan sebuah perusahaan bagaimana bisa seorang anak magang mampu membelinya


"Kau mungkin telah salah melihat mobil tersebut Bagaimana mungkin seorang anak magang mampu membeli mobil tersebut Kau pasti salah atau mungkin itu mobil palsu yang sengaja di buat semirip mungkin dengan aslinya." ucap Alvin


"Tidak aku yakin itu mobil yang asli bahkan aku memiliki poster mobil tersebut di dalam kamarku karena itu merupakan impianku sejak mobil itu muncul." ucap Rendra.


jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya