
Briana yang sedang asyik menikmati bunga-bunga di taman langsung menoleh ke arah pintu taman sat mendengar sedikit keributan alisnya menaut sempurna saat melihat Alvin dan kakek Rendra sedang saling dorong di depan pintu taman
Akhirnya Briana bangkit dan berjalan menuju pintu taman "apa yang terjadi tanya Briana membuat Alvin dan kekek Rendra langsung melihat ke arah Brian
"Tidak tadi aku mau ke taman tapi tak sengaja ketemu kakek, silahkan lewat Kakek." ucap Alvin sopan membut Briana mengaguk mengerti
Kakek Rendra menatap tajam Alvin, sempat-sempatnya mencari muka, kakek Rendra melewati Alvin tapi dengan sengaja menginjak kaki alvin membuat wajah Alvin merah menhan sakit
Kakek Rendra Tersenyum, "gadis cantik boleh kakek bicara sebentar." tanya kekek Rendra pada Briana
Briana melihat Alvin lalu melihat ke arah sang kakek, Briana Tersenyum dan mengaguk setuju
Briana duduk di kursi yang tadi dia duduki di ikuti Alvin dan kakek Rendra , Alvin mentap kakek Rendra dengan intens sedangkan kakek Rendra sedang tersenyum sambil mentap wajah Briana
"Silahkan kakek apa yang ingin kakek bicarakan." ucap Briana
"Kakek akan bercerita sedikit sebelum, dulu kakek mempunyai sahabat waktu sekolah menengah pertama tapi sayang dia meninggal karena sakit dan dia mempunyai kakak perempuan yang sudah kuliah perbedaan usiaku hampir sepuluh tahun tapi aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama saat sahabat ku Tersebut mengajakku ke rumahannya, setelah sahabatku meninggal aku ke luar negri mengikuti orang tuaku tapi aku selalu mengingatnya hingga aku sudah berhasil menjadi seorang pengusaha sukses aku kembali untuk mencarinya tapi nihil tak ada informasi apapun yang bisa aku dapatkan." ucap kakek
Alvin menatap kakek Rendra dengan tatapan yang sulit di artikan sedangkan Briana menatap iba, " kakek jangan sedih." ucap Briana ingin memegang tangan kakek Rendra
Tapi dengan cepat Alvin memegang ke dua tangan kakek Rendra, " kakek jangan bersedih aku yakin kakek orang yang sangat kuat." ucap Alvin dengan wajah iba sambil terus memegang tangan kakek Rendra
Kakek Rendra menatap tajam Alvin yang mengahalagi tadi hampir saja dia berhasil memegang tangan Briana
"Aku tidak sedih aku hanya merasa kehilangan tapi setelah sekian tahun aku mendengar kabar bahwa dia telah menikah dengan seorang pengusaha kaya raya dan memiliki seorang putra tapi sayang dia meninggal dalam sebuah kecelakaan yang di sebabkan oleh adik iparnya sendiri." ucap kakek Rendra
"Bolehkah aku tau nama cinta pertama Kakek." tanya Briana
Kakek Rendra menatap Briana, "namanya Siska." ucap kakek Rendra
Membuta Briana sangat terkejut setelah mendengar nama tersebut karena namanya sama dengan nama nenek buyutnya
"Ada apa apa kau mengenal seseorang yang bernama Siska karena wajahmu sangat mirip dengan Siska itulah dari pertama melihat mu aku sangat penasaran karena wajahmu sangat mirip dengannya." ucap kakek Rendra
"Nama nenek buyut ku juga Siska." ucap Briana
Sontak saja perkatan Briana membuat kakek Rendra Langsung mentap mata Briana, " bolehkah aku melihat foto nenek buyut mu." ucap Keke Rendra dengan wajah sendunya
Briana mengaguk dan membuka ponsel miliknya tampak foto kakek dan nenek buyutnya dan kakek buyutnya terpampang jelas sedang tersenyum
Kakek Rendra sangat terkejut dengan gemetar memegang ponsel milik Briana
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya