Princess Briana

Princess Briana
135



Helikopter gordo yang dikendarai oleh asisten dan dirinya sudah semakin menjauh dari markas dimana selama ini dia tinggal dia akan kembali ke negaranya untuk menghimpun kekuatan nya agar dapat bertemu kembali dengan wanita bercadar yang membuat dirinya penasaran setengah Mati.


Sementara para bawahan Briana yang Melihat helikopter sudah pergi menjauh langsung berniat untuk menggunakan helikopter untuk mengejar helikopter tersebut tapi sayang saat mereka akan mengejar helikopter Gordo tiba-tiba helikopter gordo menghilang di kegelapan malam sehingga mereka susah untuk mencari jejak kemana Gordo pergi


Sementara Briana yang sudah berada di markasnya setelah mendengar kabar tersebut hanya tersenyum miring sambil menatap tajam pada asistennya membuat asisten yang semakin menunduk karena merasa bersalah


"Maaf nona maafkan aku yang sudah melepaskan mangsa yang nona ingin kan." ucap asisten tersebut sambil tunduk menyesali apa yang terjadi


"Kau tak perlu berkata seperti itu mungkin ini adalah takdirnya karena berhasil lolos dari genggamanku biarkan saja Aku yakin dia akan kembali lagi ke sini sepertinya dia pemuda yang memiliki tekad yang kuat untuk sesuatu yang diinginkannya." ucap Briana


"Aku ingin kau menyuruh seseorang untuk mengawasi pria tersebut yang sekarang mungkin kembali ke negaranya untuk menyusun kekuatannya." ucap Santai Briana bersiap kembali ke kediamannya


Baiklah nona aku akan aku lakukan." ucap asisten Viana sambil menunduk hormati lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut


Saat ini Briana sudah berada di dalam kamar milikinya Briana mengambil ponsel pribadinya untuk melihat apakah Alvin menelepon dirinya apa tidak sedangkan di tempat lain Alvin sedang sibuk karena perusahaannya tiba-tiba mendapatkan serangan virus yang membuat sebagian data-data perusahaan yang hancur Untung saja Alvin sudah mengantisipasi semua hal yang akan terjadi pada saat dia tahu siapa wanita yang dia cintai


Tiba-tiba asisten baru Alvin masuk dengan wajah pucat pasi "maaf tuan saya ingin mengatakan beberapa kontrak kerjasama kita telah diputus sepihak oleh perusahaan lain bahkan kini yang lainnya juga mengajukan hal yang sama." ucap asisten Alvin


Alvin hanya diam sesaat melihat isi pesan tersebut dia berusaha untuk mengabaikan pesan tersebut karena menurutnya itu sesuatu yang ganjil sementara seorang pria yang sedang duduk di kursi kebesarannya sedang menunggu pesan balasan


"Aduh kenapa si ijuk durhaka itu lama sekali membalas pesanku apa dia tidak ingin bekerja sama dengan sebuah perusahaan besar dan mendapatkan dana segar." ucap pria tersebut sambil terus melihat ke arah ponselnya


Sementara Brayen dan Brian yang sedang berada di perusahaannya sedang memikirkan cara agar perusahaan calon adik iparnya tersebut bisa mengalami kebangkrutan Mereka ingin mencoba apakah cinta Alvin dan briana tak akan goyah walaupun berjuta serangan yang ditujukan pada Alvin


Sementara itu di tempat berbeda tepatnya di kediaman keluarga Guetta tampak mama Erina sedang bersama seseorang di taman yang merupakan orang kepercayaan nya yang sedang memberikan laporan tentang apa yang terjadi pada Alvin


"Baiklah aku mengerti apa yang terjadi sekarang lakukan perintahku." ucap Mama Erina sambil meminum teh hangatnya


Orang tersebut langsung menunduk hormat lalu keluar dari ruangan di mana mama Erina sedang bersantai.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya