Princess Briana

Princess Briana
303



Setelah makan siang Untas kemudian pamit untuk kembali pulang tapi sebelum pulang memberikan pak penghulu memberikan alamatnya yang berada di kota serta memberikan beberapa oleh-oleh kepada unta untuk diberikan kepada keluarganya


Sebelum pergi Untas meminta izin kepada pak penghulu untuk berbicara dengan Siti entah apa yang dibicarakan oleh untas dan Siti tapi sebelum meninggalkan Siti Untas memberikan sesuatu kepada Siti


setelah itu untas bergegas masuk ke dalam mobilnya setelah masuk ke dalam mobilnya Untas melajukan kendaraannya untuk kembali ke kota


Siti langsung masuk ke dalam kamar miliknya tampak saya sudah menunggu Siti "Kau pasti senang ada seorang pria yang memilihmu untuk menjadi istrinya apalagi dia sangat tampan dan kaya." ucap Sri dengan sinis


Siti yang baru masuk ke kamarnya menatap pada sang kakak baru saja dia akan melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar ucap sri membuat Siti langsung mematung di tempat


"Aku juga tidak tahu kak Kenapa bisa Tuan Untas memilihku menjadi calon istrinya." ucap Siti jujur


"Ah kau jangan pura-pura Aku tahu Kau pasti sedang tertawa bahagia dan melihatku dengan sebelah matamu karena aku tak berhasil membuat tuan Untas memilih ku kalau tidak Mana mungkin kau dan tuan Untas tadi berbicara berdua di depan." ucap Sri


"Kau Jangan berpikir sembarangan aku tak pernah berpikir seperti itu Aku hanya melihat ini semua sebagai takdir mungkin jalannya aku berjodoh dengan Tuan tuntas." ucap Siti


"Kau jangan terlalu yakin dengan apa yang terjadi lagi pula kan Tuan Untas belum melamar resmi dan Belum tahu kapan kalian akan menikah bisa saja Tuan tuntas berubah pikiran." ucap Sri lalu berlalu keluar dari kamar milik Siti


Sementara itu Untas yang sedang dalam perjalanan ke kota dengan hati yang gembira kini mobilnya telah memasuki rumah milik Alvin Untas lalu memikirkan mobilnya kemudian masuk ke dalam dan langsung menuju kamarnya untuk membersihkan dirinya


Sementara itu di restoran tampak Robert yang mengetahui bahwa ini juga berada satu restoran dengannya langsung tersenyum saat mengingat keberadaan istrinya saat ini sangat dekat dengannya sementara itu Roy yang berada di luar menunggu Nining yang sedang makan bersama Tuan Brayen dan Rani


Nining kemudian keluar dari ruangan VIP melangkah menuju toilet hal tersebut dilihat oleh Reni dengan cepat Reni memberitahukan pada Roy bahwa Nining sedang menuju toilet roy langsung berdiri dan mengikuti langkah Nining sedangkan pengawal yang terus mengikuti Nining langsung melaporkan hal tersebut pada tuannya Robert yang sedang melakukan meeting bersama Michael langsung mengepalkan tangannya saat mendapatkan laporan dari orang suruhannya bahwa ada seseorang yang mengikuti istrinya ke toilet


Nining yang sudah selesai melakukan aktivitasnya di toilet langsung keluar dia begitu terkejut saat Roy ada di depan pintu toilet "sayang kenapa kau tidak pernah membalas pesanku dan menerima teleponku kau tau aku sangat merindukanmu." ucap Roy penuh kepalsuan sambil melangkah mendekati Nining


Nining memundurkan langkahnya saat melihat Roy mendekat "sebaiknya kita sudahi hubungan ini dan silahkan kau tetap bersama Reni dia memang pantas untukmu." ucap Nining santai


Perkataan Nining sontak saja membuta Roy terkejut karena Nining berani berbicara tentang Reni dan dirinya padahal selama ini Nining tak pernah berani mengatakan apapun soal kedekatannya dengan Reni membuat mata Roy melotot "apa yang kau katakan kau tahu kan kita adalah sahabatmu dan juga sahabatku apalagi Reni adalah sudah seperti saudaramu Kami tak punya hubungan apapun kami hanya rekan kerja kau jangan mengatakan hal yang tidak-tidak." ucap Roy mantap seolah-olah semua ucapnya adalah kebenaran.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya