Princess Briana

Princess Briana
132



"Maafkan aku Tuan yang tak menyadari siapa wanita yang tadi aku sungguh menyesal Tuan." ucap sang asisten


"Bacakan apa yang kau temukan mengenai wanita yang tadi, aku ingin mengetahui dengan siapa dia bekerja dan Apa maksud dan tujuannya." ucap Alvin


"Namanya Nona Elsa dia adalah seorang penipu yang selalu menjebak pria kaya raya agar dapat memiliki hartanya dia seperti rubah yang selalu dilindungi oleh orang-orang yang mempunyai kekuasaan bahkan dia sudah lama menghilang tapi entah kenapa tadi tiba-tiba muncul dihadapan anda." ucap asisten Alvin


"Benarkah Apa kau yakin dengan semua datang Yang Kau dapatkan tanya." Alvin lalu menatap dalam asistennya


"Maafkan aku tuan aku akan segar segera memerintahkan orang untuk menangkapnya dan membawanya ke markas kita." ucap asisten Alvin sambil menunduk hormat


"Kau tak usah menangkapnya atau membawanya ke markas kita biarkan saja kau hanya perlu mengawasinya Agar kita tahu apa yang dilakukannya." ucap Alvin setelah berpikir sejenak bisa saja wanita tersebut adalah suruhan calon Ayah mertuanya atau calon kedua kakak iparnya


Asisten Alvin dan menatap bingung pada Tuannya tapi dia tak mau berpikir macam-macam takutnya dia salah seperti yang sudah-sudah


Baik tuan aku mengerti ucap asisten Alvin lalu menunduk hormat dan bergegas kembali ke tempatnya


Sementara itu di sebuah perusahaan besar di sebuah ruangan tampak seorang pria sedang mendengus sebal karena jebakannya tak berhasil


"Aku harus memikirkan cara untuk membuat si ijuk durhaka itu jatuh ke dalam perangkap ku." ucap pria tersebut lalu tersenyum sinis


"Apa kau sudah mendapatkan orang yang selama ini mencariku aku sangat terganggu dengan perbuatannya ucap Briana pada saat tangan kanan


"Sudah Nona pria tersebut bernama gordo dia adalah seorang mafia yang cukup di takuti sepertinya alasan dia mencari Nona karena nona adalah putri dari kerajaan benua." ucap tangan kanan Briana


"Dia sepertinya sangat bertekad ingin bertemu denganku sampai-sampai dia menggunakan segala cara untuk dapat menemukan ku sungguh pria yang gigih." ucap Briana dengan tersenyum sinis membuat tangan kanan Briana begidik ngeri melihat atasannya tersebut wajahnya yang cantik seperti dewi tapi sayang jika sedang marah dia berubah menjadi iblis


"Apakah kau ingin bermain di sebuah markas yang bagus tanya Briana seolah-olah bertanya kepada seorang anak yang akan pergi bermain di pasar malam


Tangan kanan Briana menelan silvanya kasar dia yakin sebentar lagi markas pria yang mencari nonanya tersebut akan hancur lebur menjadi tanah jika nonanya sudah berkata bermain maka bisa dipastikan markas tersebut akan rata dengan tanah


Mau tidak mau sang tangan kanan mengangguk setuju atas perkataan Briana "baiklah siapkan anggota-anggota yang terlatih tidak usah banyak membawa pengawal Aku hanya ingin bermain-main sedikit dengannya


Di sebuah markas tepatnya di sebuah ruang tampak Gordo sedang bingung usahanya untuk mencari identitas wanita bercadar yang kemungkinan besar adalah putri kerajaan benua tak ada hasil sama sekali bahkan dia sudah mengeluarkan uang dan tenaga tapi semuanya seperti sia-sia


"Bagaimana mungkin hanya seorang wanita tapi tak dapat kalian temukan identitasnya Apa kalian bercanda denganku Aku meragukan kemampuan kalian dalam mencari identitas seseorang." ucap marah Gordo pada bawahannya yang selama ini mencari identitas Briana tapi tak ada hasil sama sekali.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya