Princess Briana

Princess Briana
341



Ayah David bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju kamarnya dia Sedang berpikir bagaimana cara untuk menyelamatkan dirinya dari hukuman Ayah mertuanya sementara itu Mama Erina setelah mengantar ayahnya langsung kembali ke dalam kamarnya nampak mama Erina lihat ke arah Ayah David yang sedang duduk di atas ranjang sambil memikirkan sesuatu


"Sayang apa kau marah padaku." tanya Mama Erina saat sudah duduk di dekat ayah David dengan wajah sok polosnya membuat Ayah David hanya bisa terdiam sambil mengelus rambut hitam milik istrinya tak mungkin dia mengatakan yang sesungguhnya bahwa dia sangat kesal pada istrinya karena sudah membuatnya terjebak dalam situasi yang mengerikan saat ini apalagi akibat perbuatan istrinya dia harus kehilangan Putri kesayangannya yang menikah dengan si ijuk durhaka dan belum lagi Ayah mertuanya yang salah paham dan berencana untuk menghukumnya


"Kau pernah melihatku marah padamu saja kita menikah sampai saat ini kau adalah prioritas utamaku Mana mungkin aku marah padamu." ucap Ayah David penuh kelembutan baginya Mama Erina adalah segalanya


Mama Erina tersenyum sumringah sambil mengecup pipi Ayah David dia sangat bersyukur suaminya selalu memanjakannya dan selalu menuruti semua keinginannya dan ayah David lebih memilih dirinya dibanding siapapun termasuk anak-anaknya


Mama Erina langsung terlelap di pelukan Ayah David sedangkan Ayah David masih memikirkan cara untuk meredakan kemarahan Ayah mertuanya


Sementara di dalam kamar nenek Anita dan kakek Andre tampak mereka berdua sedang berbincang "menurut Ayah hukuman apa yang akan diberikan oleh ajima kepada David." tanya nenek Anita


"Bagaimana kalau kita berdua bertaruh saja mengenai hukuman yang akan diberikan oleh Ajima kepada David." ucap kakek Andre sambil tersenyum sumringah pada nenek Anita


"Ah idemu sangat bagus baiklah jika tebakanmu salah maka kau harus membelikan ku perhiasan yang aku pesan khusus di Barcelona." ucap nenek Anita


Nenek Anita menatap ke arah kakek Andre kemudian tersenyum lalu baiklah "kita sepakat untuk hal tersebut." ucap nenek Anita sambil berjabat tangan dengan kakek Andre mereka tidak memikirkan nasib anaknya sungguh kasihan ayah David tapi karma memang ada


Sementara itu di kamar kakek ajima tampak kakek ajima setelah membersihkan tubuhnya langsung beristirahat dia memang sangat lelah setelah berburu dan tak sempat beristirahat langsung berangkat ke kota A


Kini pagi telah menyapa kediaman keluarga besar Guetta tapi rupanya semalam ada yang tak bisa tidur karena memikirkan sesuatu di dalam kamar ayah David tampak lingkaran hitam tampak jelas di kedua mata Ayah David


Sementara itu di kamar pengantin baru tampak mereka masih terlelap saling berpelukan Briana yang biasa bangun pagi berusaha untuk menggerakkan tubuhnya tapi sepertinya ada yang menindih tubuhnya membuat Briana kesulitan bergerak Briana sedikit membuka matanya melihat apa yang sedang menindih tubuhnya ternyata tangan kekar Alvin dan juga kakinya membelit Briana seperti bantal guling


Sedangkan Alvin merasakan pergerakan istrinya bukannya melepaskan istrinya tapi semakin erat memeluk tubuh istrinya tersebut membuat Briana semakin sesak karena Alvin memeluknya dengan tangan yang juga memeluk Alvin Briana akhirnya mengigit lengan Alvin membuat Alvin spontan terbangun


"Sayang Kenapa main gigit pagi-pagi entar kalau dibalas kamu teriak-teriak lagi." ucap Alvin dengan suara seraknya menggoda Briana membuat Brian langsung menatap wajah Alvin dengan kesal lepaskan aku, Aku ingin ke kamar mandi." ucap Briana karena merasakan tubuhnya sangat lengket.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya