Princess Briana

Princess Briana
86



Setelah masuk ke dalam istana Alvin langsung menuju ruang rapat tertutup pejabat kerajaan bersama Rendra di sisinya


Tampak para pejabat ada yang Terkejut ada yang biasa saja melihat ke datang Alvin dengan pakain kebesarannya


Alvin langsung duduk di mana dia seharusnya berada, "baiklah aku mengadakan rapat tertutup untuk membahas tentang sakitnya ratu dan beberapa bukti tentang utang pribadi Ratu Elenor pada pihak lain yang jumlahnya hampir sama dengan setengah kekayaan istana." ucap Alvin the de points


Orang kepercayaan Alvin yang sudah mengadakan bukti utang ratu Langsung membagikan bukti tersebut


Dari arah pintu tampak rombongan Ratu Elenor sudah masuk ke dalam rapat tersebut


"Tidak semua itu palsu kalian tak boleh percaya padanya dia ingin memfitnah ku dengan membuat surat utang palsu atas nama ku." teriak Ratu Elenor sambil mengambil kertas tersebut dan merobeknya membuat susana di dalam rapat semakin tegang


Alvin tersenyum tipis melihat Ratu Elenor sangat panik


James berusaha menenangkan ibunya begitupun panglima kendo berusaha membuat putrinya tenang


"Baiklah mungkin surat utang panglima kendo bisa menjadi bukti baru." ucap Alvin dengan santainya


Sedangkan bawahan Alvin langsung membagikan surat utang tersebut


Semua orang nampak terkejut karena panglima kendo terkenal dengan kekayaannya dari hasil berperan apalagi perang yang terjadi selalu di menangkan oleh panglima kendo


Suasana rapat semakin riuh saja melia dan ayahnya sangat terkejut dengan apa yang terjadi


"Hari ini aku ingin menunjukkan sebuah wasiat yang di sembunyikan oleh ayahanda ku di balik foto pernikahan dengan ibuku." ucap Alvin sambil menatap tajam Ratu Elenor


"Apa-apa yang kau katakan surat wasiat tidak kau pasti bercanda itu tidak mungkin." ucap Ratu Elenor yang sepertinya sedang merasa sangat gelisah dan tertekan


"Itu pasti wasiat palsu kau pasti sudah merencanakan semua ini di saat ratu sedang dalam kondisi sakit." ucap panglima kendo


"Apa hak mu di sini kau sudah tak tinggal di dalam istana lagi sekarang yang berhak berada di dalam istana ini adalah ibuku Ratu Elenor dan aku pangeran James." teriak pangeran James


Alvian tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan James membuat semua orang cukup terkejut tapi tidak dengan panglima Kendo dan Ratu Elenor wajah mereka tampak pucat Pasih


"Apa kau bilang hak .....coba tanyakan pada ibumu ada hak apa kalian tetap tinggal di istana ini dengan menipu semua orang yang ada di dalam istana ini." ucap Alvin sambil melihat Ratu Elinor dan panglima kendo


Ratu Elenor menatap murka pada Alvin dia tak menyangka rahasia dia dan ayahnya telah kubur selama bertahun-tahun di ketahui oleh pangeran Alvin


"Tutup mulut mu walau bagaimanapun aku masih Ratu di kerajaan Santos hingga saat ini jadi sebaiknya hentikan omong kosong mu tentang semuanya." ucap Ratu Elenor


"Baiklah karena kau tak ingin mundur secara baik-baik maka jangan salahkan diriku." ucap alvin


"Pengawal..... pengawal..... pengawal." panggil Ratu Elenor tapi tak ada satu orangpun yang datang


"Sebaiknya simpan suaramu karena semua pengawal dalam istana sudah aku ganti setelah aku menjelaskan yang terjadi maka bersiaplah kalian untuk pergi dari istana ini." ucap tegas Alvin


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya