Princess Briana

Princess Briana
342



"Baiklah sayang aku akan melepaskanmu." ucap Alvin seraya bangkit lalu mengangkat tubuh istrinya tanpa rasa malu padahal dia tidak memakai apapun membuat Briana spontan menutup matanya


"Apa yang kau lakukan padaku turunkan aku dan kenakan celana mu." ucap Briana tapi Alvin tak memperdulikan ucapan istrinya dia terus melangkah menuju kamar mandi lalu menundukkan istrinya di bathtub setelah itu mulai mengisi bathtub dengan air hangat sementara Briana terus menutup matanya karena tak ingin melihat lobak impor Alvin yang bergelayut manja


"Matanya di tutup terus ayo buka dong sayang." ucap Alvin semakin menggoda Briana membuat Briana kesal "mau keluar atau tidak dapat jatah selama satu minggu." teriak Briana membuat Alvin langsung kelabakan spontan dia berdiri keluar sambil menutup pintu kamar mandi membuat Briana bernafas lega untuk melanjutkan berendam di air hangat membuat urat-urat tubuhnya yang tadinya tegang kini perlahan-lahan mengendur


Sementara itu Ayah David pagi-pagi buta sudah pergi keluar entah ke mana tapi sepertinya dia sedang memikirkan cara untuk menghadapi kemarahan Ayah mertuanya


Mama Erina yang terbangun langsung melihat ke sana kemari tapi sepertinya Ayah David tak ada di kamar t membuat Mama Erina kebingungan tapi untung saja Ayah David meninggalkan sebuah tulisan di meja dekat tempat tidur


"Sayang aku sudah aku pergi dulu ya ingin mencari petunjuk ." tulis singkat ayah David membuat Mama Erina hanya bisa mengehembuska nafasnya kasar


Di sebuah markas tampak Ayah David Ayah Need, ayah Deslan dan ayah Lewis tampak ketiga orang tersebut masih terkantuk-kantuk bahkan ayah Deslan masih membawa bantal tidurnya sedangkan ayah Lewis masih dengan baju piyama yang melekat indah di tubuhnya sedangkan Ayah Need bahkan dia hanya memakai celana kolor saja orang tersebut rupanya belum tersadar bahwa mereka telah diculik oleh ayah David


"Hei bangun kalian kenapa kalian masih saja tertidur Apa yang sebenarnya kalian lakukan semalam sampai kalian diculik pun kalian tak merasakannya." ucap Ayah David dengan suara yang keras membuat ketiga orang tersebut spontan terkejut lalu membuka matanya kemudian melihat sekelilingnya "apa yang terjadi aku di mana." ucap mereka bertiga serempak membuat Ayah David hanya menggelengkan kepala melihat ketiga orang sahabatnya yang sepertinya baru tersadar


"Ketiganya saling berpandangan kemudian melihat ke arah Ayah David "ada apa." tanya ayah Lewis


"Kenapa Kalian bertiga menghianatiku kemarin aku menyuruh kalian berkumpul di ruang kerjaku dan menungguku tapi apa yang terjadi kenapa aku bisa tertidur di kamarku bukannya aku sudah menitip pesan pada kalian apapun yang terjadi Kalian harus membawaku pergi sebelum acara ijab kabul Briana." ucap Ayah David


Ketiganya spontan saling melirik satu sama lain "bukannya kami tak ingin membawamu pergi Kami sempat bertanya kepada Erina tentang keberadaanmu lalu melihatmu di dalam kamar tapi kami takut masuk ke dalam kamarmu pasalnya Erina terus memperhatikan Kami bertiga." ucap Ayah Lewis


"Kalian kan bisa mencari cara agar kalian bisa menculik ku dan membawaku kabur dari kamar." ucap Ayah David


"Tidak semudah itu fulgoso apa kau tahu Erina mempersiapkan dua orang pengawalnya yang terlatih di depan pintu kamar setelah dia pergi dan bahkan beberapa pengawal berjaga di bagian belakang jendela kamar kalian." ucap ayah Need


"Itu hanya alasan kalian saja sekarang kalian harus mencari ide agar Ayah mertuaku tidak menghukum ki atau kalian siap dihukum bersamaku oleh ayah mertuaku dia sudah menungguku untuk bersiap menerima hukuman darinya." ucap Ayah David mendengar perkataan Ayah David ketiganya spontan melotot mereka bahkan belum sadar apa yang mereka kenakan saat ini.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya