Princess Briana

Princess Briana
101



Yena mengurungkan niatnya untuk menelepon Briana setelah melihat jam yang menunjukkan waktunya untuk istirahat


Langsung ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya ingin segera tidur walaupun matanya tak bisa terpejam


Kini Yena sudah berada di atas ranjang miliknya Yena berusaha untuk menutup matanya dan tidur tapi sepertinya matanya tak bisa tertutup entah apa yang ada dipikirannya tapi sepertinya dia sedang memikirkan apa yang dikatakan oleh Bastian padanya


Sedangkan di tempat lain tepatnya di kerajaan benua Bastian juga mengalami hal yang sama tak bisa tertidur karena memikirkan Yena yang tak percaya pada ucapannya


Setelah berlibur kini Briana telah kembali ke kota A, tampak Galang sudah berada di bandara untuk menjemput adik kesayangannya tersebut


Briana tersenyum lebar saat melihat kakaknya, "bagamana apa kau senang berlibur." tanya galang


"Ya lumayan kakak, walaupun Bastian agak sedikit paranoid." ucap Briana sambil terkekeh geli


Sementara itu di kerajaan benua tampak Bastian yang akan kembali ke kota A untuk menemui ke dua orang tuanya agar menemaninya melamar Yena


Sedangkan di rumah kediaman David tampak semua orang berkumpul menunggu kedatangan Briana


Di dalam sebuah Kamar tampak David dan Erina, "sayang ayo cepat aku tak mau ke tingalan menyambut putri kita." ucap ayah David pada mama Erina yang masih berada di dalam ruang ganti


Erina keluar dengan kesal melihat suaminya. " astaga sayang putrimu satu jam lagi baru akan tiba, kenapa kau buru-buru sekali." ucap mama Erina


"Sayang waktu satu jam itu tak akan terasa, apa kau tak lihat di ruang tamu semua orang sudah berkumpul tadi." ucap ayah David


Erina hanya menghembuskan nafasnya kasar karena suaminya terlalu mencintai putrinya, entah bagaimana saat ada pria yang berniat menikahi Briana pikir Erina


Satu jam berlalu mobil milik Galang Tampak memasuki pekarangan keluarga Guetta


Briana tersenyum hari melihat seluruh keluarganya, "makasih kakek, nenek." ucap Briana sambil mencium kedua pipi kakek dan neneknya


"Ayah merindukanmu sayang apa semua baik-baik saja." tanya ayah David pada putrinya seraya memeluk tubuh putrinya


"Aku juga merindukan ayah semua baik-baik saja." ucap Briana


Setelah memeluk seluruh anggota keluarganya, Meraka semua a masuk ke dalam rumah


"Kenapa kau tak kembali bersama Bastian ayah pikir dia akan kembali dan katanya ada yang akan dia bicarakan dengan Kami." tanya ayah David


"Aku malas harus mengunakan mobil istana, aku tak ingin terlambat sampai ke mari apalagi Bastian harus mengikuti protokol perjalanan membuat aku malas bersamanya." ucap Briana


Semau mengaguk mengerti memang saat mengikuti aturan istana, saat akan keluar membutuhkan beberapa aturan yang harus di patuhi demi keselamatan raja


"Apakah kau tau apa tujuan Bastian berbicara dengan kami." tanya ayah David


"Entahlah ayah mungkin anak ayah Inging melamar gadis." sontak saja ucapa Briana membuat semua orang mentap pada Briana, mama Erina dan nenek Anita langsung menggeser David yang duduk di sebelah Briana membuta David hampir saja terjatuh dari kursi


"Apa yang kau katakan sayang kau jangan bercanda." tanya malam Erina antusias


"Tapi tunggu sebentar, kau tak sedang bercanda kan, kau kan tau saudara mu itu agak sedikit licik dan pemalu tapi diam-diam menghanyutkan, apa kau yakin dia akan melamar wanita." tanya nenek Anita.


Briana memutar bola matanya malas melihat keluarganya mulai heboh dengan hal tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya