
Pak penghulu yang melihat gelagat Untas yang mencurigakan langsung menautkan ke dua alisnya sambil mentap heran pada Untas yang terlihat sangat bahagia
"Ada apa denganmu sepertinya kau sedang menerima kabar baik ." tanya pak penghulu
"Baiklah aku akan pergi sekarang untuk mencari seseorang aku yakin dia dapat mengetahui pembuat jamu tersebut dan dapat membelinya." ucap untas percaya diri
"Dasar anak muda dia pikir gampang apa mendapatkan jamu tersebut aku saja yang penghulu turun temurun belum dapat jamu tersebut apalagi dia ." pikir pak penghulu sambil mentap Untas yang sedang berjalan ke arah Alvin dan Briana yang terus menerus menempel bagaikan perangko
Sementara itu Alvin melihat gelagat Untas yang sangat mencurigakan apalagi senyuman Untas yang sangat mengerikan membuat Alvin yakin pasti ada sesuatu yang ingin di minta oleh asisten laknatnya tersebut
"Tuan bolehkah aku berbicara sebentar dengan tuan ini masalah yang sangat penting dan ini juga bisa membuat anda menikah cepat dengan Putri Briana ." bisik Untas saat berada di hadapan Alvin sehingga hanya Alvin yang mendengar perkataan Untas
Mendengar Untas mengatakan akan membuatnya cepat menikah dengan Briana membuat Alvin langsung spontan mengaguk
"Sayang aku mau berbicara dengan Untas sebentar." ucap Alvin membuat Briana yang sedang berbicara dengan Yema langsung mengalihkan pandangannya pada Alvin lalu mengaguk, Alvin langsung berjalan keluar dari tempat di diadakannya acara pernikahan di ikuti Untas di belakangnya
Kini mereka telah berada di sebuah tempat duduk yang sedikit jauh dari aula pernikahan
"Ada apa cepat katakan bagaimana caranya agar aku bisa menikah secepatnya dengan Briana." tanya Alvin saat mereka sudah duduk
"Tadi aku baru tau bahwa pak penghulu adalah seorang yang dapat mengetahui masa depan dan jodoh seseorang dia selalu mengetahui bahwa akan ada yang akan menikah selain raja Bastian jadi aku iseng bertanya tentang jodoh dan dia mengatakan harus menemuinya begitu tiba di kita A dan setelah itu dia bercerita tetang jamu laknat yang sudah berhasil menikahkan beberapa orang dan di jamin sukses." ucap Untas
"Aku mendengar bahwa pembuat jamu tersebut merupakan orang keluarga Guetta dan harga jamu laknat tersebut seharga pulau." ucap Untas
"Aku tak peduli berapa harganya mau satu atau sepuluh pulau aku akan membayarnya asalakan jamu laknat itu benar-benar berkhasiat." ucap Alvin
"Tapi masalahnya aku belum menemukan siapa pembuat jamu tersebut karena itu aku ingin tuan bertanya pada Nona Briana siapa saja dia tau di mana kita bisa menemukan Jamu laknat Tersebut." ucap Untas
Alvin langsung mentap Untas dengan intens "apa kau bodoh kalau itu adalah jamu buatan keluarga Guetta sudah pasti Briana tak akan menjualnya pada kita, seharusnya kau yang mencari cara agar kita mendapatkan jamu laknat tersebut tanpa di ketahui oleh siapapun." ucap Alvin
Untas langsung memonyongkan bibirnya ke depan dia yang tadinya semangat kini layu sudah harapannya pada Alvin pupus sudah
"Tapi tuan bagaimana caranya agar kita dapat memiliki jamu laknat itu agar tuan cepat menikahi Putri Briana." ucap Untas memancing Alvin agar mau bergerak untuk mendapatkan jamu laknat tersebut
"Itu akan menjadi rencana cadangan setelah lomba yang akan di laksanakan oleh kakek Ajima." ucap Alvin santai sambil berjalan kembali ke ruangan pernikahan di mana Briana sudah menunggu
Untas memutar bola matanya jengah melihat kelakuan atasannya tersebut sebenarnya dia yang sangat menginginkan jamu laknat tersebut karena takut akan ucap pak penghulu bahwa dia tak mempunyai jodoh.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya