
Rendra yang sekarang telah berada di ruangannya merasa frustasi karena perintah Alvin
Rendra Langsung Tersenyum karena berhasil mendapatkan sebuah ide, Rendra bangkit dan Langsung melangkah ke bagian ruang kontrol untuk melihat dan mencetak gambar nona Briana yang di ambil dari CCTV kantor
Rendra langsung masuk ke dalam ruangan control, kepala keamanan langsung memberi hormat Rendra hanya mengangguk, "coba kalian lihat rekaman dari parkiran sampai ke ruangan CEO." ucap Rendra
Rendra sudah duduk di kursi untuk melihat rekaman tersebut, setelah selesai melihat Rendra mendesah frustasi saat wajah Briana tak tampak jelas di setiap rekaman yang ada entah mengapa setiap kali ada cctv pasti ada-ada saja yang menghalangi wajah briana
Rendra keluar dari ruangan tersebut dengan wajah kesalnya langsung menuju ruangannya untuk berpikir waktu dengan cepat berlalu tak terasa sudah malam, tak beberapa lama Alvin memangilnya untuk datang ke ruangannya
Tampak Alvin sedang duduk di kursi kebesaranya menatap keluar jendela ruanganya
Rendra Langsung duduk diam melihat tuan mudanya sepertinya mempunyai beberapa Maslah
"Ratu menyuruh ku pulang bersama calon istriku sepertinya dia mempunyai niat tertentu menyuruh ku kembali dengan membawa calon istriku." ucap Alvin
"Apa ini ada hubungannya dengan perjodohan pangeran Alvin dengan putri Benua." ucap Rendra
"Entahlah tapi sepertinya ada sesuatu yang di rencanakan oleh ibu ratu." ucap Alvin tapi matanya terus menatap luar jendela
Sedangkan di kerajaan Santos nampak ratu sangat kesal karena terpaksa menyuruh pangeran Alvin kembali ke istana, karena para tetua yang masih setia dengan raja terdahulu mendesak ratu agar pangeran Alvin mengikuti penyambutan raja Bastian
Tampak ratu Santos di ruang istirahat miliknya, "dasar orang tua bodoh beraninya mereka menentang ku ." ucap ratu Santos
"Kau tau para orang tua itu mendesak ibu untuk memanggil anak sialan itu kembali kemari dengan terpaksa aku memanggil dia kemari." ucap ratu Santos
"Tenanglah ibu, sebaiknya ibu melakukan apa yang di inginkan para ketua dan suruh membawa calon istrinya, dia mempunyai seorang kekasih wanita biasa kita bisa mempermalukan Mereka, begitu mereka berada di dalam istana." ucap James memberikan ide
"Ratu Santos menatap putranya dengan tatapan yang sulit di artikan, apa kau yakin wanita Tersebut berasal dari kalangan rendahan." tanya ratu Santos memastikan
"Dia hanya anak mangga di kantor Alvin dan Alvin sangat melindunginya dia pasti sangat mencintainya kita bisa memperlakukan wanita itu dan juga menjadikannya boneka untuk menyingkirkan Alvin." ucap James dengan segala ide kotor yang ada di kepalanya
"Benarkah, idemu sangat Bagus dengan begini kita bisa menguasai istana dengan sangat mudah." ucap ratu
"Tentu saja ibu tak mungkin Alvin dapat mengalahkan ku dalam masalah wanita." ucap James dengan percaya diri
"Kau memang anak ibu, kau harus persiapan dirimu saat kedatangan raja Bastian, aku tak ingin kau memberikan kesan yang buruk padanya, kau harus mendapatkan simpatinya untuk dapat membuat dia mau menjodohkan kakak kembarannya denganmu." ucap ratu Santos
"Tapi ibu kenapa tak pernah ada yang pernah melihat putri kerajaan benua, apakah karena wajahnya jelek sehingga tak berani tampil ke publik." ucap James
"Ibu juga tidak tau, mau jelek atau cacat Tidak masalah kau menikahinya hanya agar dapat menjadi raja, kau masih bisa memiliki banyak Selir sesuka hatimu." ucap ratu Santos
"Kalau sampai dia jelek aku akan mengurungnya di istana bawa tanah dan tak akan pernah melihatnya." ucap James
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya