Princess Briana

Princess Briana
117



Kini Rendra sudah berada di kediaman pribadi Alvin tampak Alvin sudah menunggunya sedari tadi di sofa


Rendra duduk dengan kesal sambil menatap tajam Alvin "Apa kau tidak bisa memanggilku di saat jam kerja atau di saat jam makan atau di saat jam-jam tertentu yang tidak mengganggu aktivitas ku untuk membuat keponakan untuk dirimu." ucap Rendra


Alvin langsung memukul kepala adik iparnya tersebut "dasar kau tidak malam tidak siang memangnya kapan kau bekerja disini kau tidak memiliki pekerjaan apapun kau hanya terus dalam kamar bersama istrimu." ucap alvin memang selama menikah dengan yuma Rendra tidak pernah melakukan kegiatan apapun selain bersama Yuma


"Salah sendiri kenapa kau sangat lama melakukan penobatan untuk menjadi Raja sehingga aku belum bisa pergi berbulan madu." ucap Rendra


"Kau ini apa tidak salah kau baru saja pulang berbulan madu beberapa hari yang lalu dan sekarang sekarang kau mengatakan hal tersebut." ucap Alvin sambil menatap adik iparnya tersebut


"Aku hanya satu Minggu pergi berbulan madu dan itu aku rasa tidak cukup tapi baiklah sekarang katakan apa yang kau inginkan aku harus segera kembali untuk membuat pangeran kecil untuk mu." ucap Rendra dengan tengilnya


Alvin langsung membicarakan apa yang ingin dilakukan Rendra yang mendengar hal tersebut mengangguk setuju setelah mereka berbicara dan kembali ke kamarnya Alvin pun langsung beristirahat


Sementara itu di kediaman Deslan tampak deslan yang baru saja datang langsung mencari putrinya Yena indah yang melihat suaminya sepeti sedang dalam situasi yang kurang baik langsung mengikuti Deslan yang langsung menuju kamar Yena


Desalan langsung membuka kamar Yena tapi sepertinya Yena tak ada di dalam kamar tersebut


Desalan semakin panik dia mengingat Bagaimana yuma hilang dari dalam kamarnya sendiri dan berakhir menikah dengan Galang langsung berlari sambil memanggil Yena


"Sayang Apa yang kau lakukan yena ada di taman belakang." ucap indah tapi tak didengar oleh deslan tak berselang lama yena muncul dari belakang langsung menghampiri ke dua orang tuanya


" Ada apa Ayah memanggilku." tanya Yena


Desalan langsung mengalihkan pandangannya pada putrinya dia langsung berlari dan memeluk putrinya yena membuat yena bingung begitu juga semua orang yang melihat hal tersebut, Sebenarnya apa yang terjadi sehingga deslan pulang dan langsung memeluk putrinya seperti orang yang takut kehilangan putrinya


"Ayah ingin bicara denganmu Ayah tunggu kau di ruang kerja ayah." ucap ayah Deaslan


Indah langsung mengikuti langkah suaminya yang akan menuju ruang kerjanya di dalam ruangan kerja Desalan duduk di sofa Indah langsung mendekati Desalan


"Sayang Sebenarnya ada apa kenapa kau berteriak mencari putri kita coba katakan padaku." tanya Indah sambil melihat ke arah Deslan


"Aku pikir kau sudah tahu apa yang terjadi saat Erina datang kerumah ini." ucap deslan


Membuat Indah langsung terdiam dia tak menyangka bahwa suaminya akan bersikap bersikap seperti itu tak berselang lama pintu ruangan tersebut dibuka oleh Yena dan langsung masuk lalu duduk di hadapan kedua orang tuanya.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya