Princess Briana

Princess Briana
224



Semua orang yang berada dalam ruangan kamar tersebut sangat shyok melihat Rena dan Mikhail tidur saling berpelukkan


Di luar kamar tampak Need hanya bisa terpaku sambil menatap dinding kamar tersebut Tak ada suara yang terdengar dari kamar tersebut karena orang di dalam kamar semuanya hanya mampu menatap tempat tidur dimana terdapat dua pasangan anak manusia sedang berpelukan di dalam selimut yang sama


Nenek Anita yang melihat situasi tersebut lalu bergegas menutup pintu menyisakan ke empat orang nenek durhaka di dalam kamar tersebut


"Sebaiknya bangunkan Mereka kita harus bertanya apa yang terjadi dan segera menikahkan mereka." ucap nenek Anita


Sedangkan ibu Need tampak shyok melihat cucunya kemudian beralih mentap nenek Anita yang menjadi tersangka utama di sini, nenek Anita spontan mengeleng kepala membuat ibu Need melihat sekelilingnya semua nenek durhaka tersebut kompak mengaguk


"Apa yang harus aku katakan pada Need dia masih trauma dengan yang terjadi dengan Brayen dan Rani bahkan aku kandang melihatnya terus mengawasi Rena di dalam rumah." ucap ibu Need frustasi memikirkan keadan kejiwaan putranya yang tak pernah sejalan dan sependapat dengannya bahkan mereka seperti kucing dan tikus


"Memnag ada apa dengan Need tinggal bilang bahwa Rena harus menikah dengan Mikhail." ucap nenek Desi


"Kau tidak tahu saja karena kau tak ada saat itu, Apa kau tahu saat pernikahan Brayen dan Rani Need sampai pingsan 3 kali bahkan setelah mengetahui pernikahan tersebut dia memang tak mengatakan apapun tapi di rumah dia beberapa hari tak makan bahkan hanya menangis di ujung pojokan kamar membuat Eni sangat frustasi untuk saja ada Rena sehingga kestabilan jiwanya masih bisa teratasi aku tak pernah menyangka dia akan seperti itu ." ucap Ibu Need


"Apa.... sungguh aku tak percaya krena m setelah itu aku pikir dia baik-baik saja setelah pulang dari liburan bersama yang lain ternyata dia juga sempat depresi singkat." ucap ibu Anita setelah mengetahui apa yang terjadi pada Need


"Sebenarnya semua ada sebabnya karena pada saat dia mengetahui Eni mengandung dia berjanji akan membuat anaknya kuliah dan bekerja setelah itu menikah dengan mewah." ucap ibu Need


"Bagaimana kalau kita menyuruh orang terdekatnya untuk mengatakan padanya agar ia tidak terlalu shyok dan bisa lebih tenang ucap nenek Anita memberikan solusi


"Tapi saat ini Eni sedang hami aku takutnya dia akan melahirkan setelah berbicara dengan Need ." ucap ibu Need


"Bagaiman kalau Lewis, Desalan atau David." ucap nenek Desi


"Sebaiknya kita memilih desalan saja soalnya kalau Lewis itu tidak mungkin karena putranya yang terlibat hal ini, sedangkan David kau taukan selain suka mencela, egois dan tak pernah peduli perasan seseorang dia adalah tersangka utama dalam Kasus ini dan tak pernah ada kata-kata bijak yang pernah keluar dari mulutnya ." ucap nenek Anita


Ibu need sejenak berpikir tentang masalah tersebut tapi ide tersebut tidak buruk, baiklah aku akan berbicara dengan desalan agar dia dapat memberitahukan Need


Sementara di luar David dan lewis sudah gelisah karena para nenek durhaka menguasai kamar tanpa ada konfirmasi lalu menutup pintu membuat mereka semakin penasaran


"Aduh kenapa lama sekali mereka membuka pintu." ucap Lewis yang sedang gelisah


Sedangkan Need tampak sedang bersama Deslan, tak berselang lama pintu terbuka tapi hanya kepala ibu Need yang menyembul keluar membuat semua orang yang ada di ruangan tersebut langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintu .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya