
Nona Anda tak perlu repot-repot melakukannya biar aku yang menyiapkan segalanya untuk kalian berdua karena aku adalah pelayan pribadi kalian ucap Alvin sok profesional
Makan malam antara Briana dan kakek Rendra berlangsung dengan perasaan yang berbeda-beda Alvin merasa sumringah karena bisa mengawal Briana makan malam bersama kakek Rendra sedangkan kak Rendra sangat kesal karena selalu dibayang-bayangi oleh Alvin setiap dia hendak melakukan sesuatu sedangkan Briana terkekeh geli karena melihat kelakuan kedua orang dihadapannya apalagi dengan beda usia yang cukup jauh membuat Briana merasa lucu
Di saat makan malam telah berakhir Briana kemudian memberikan sesuatu kepada kakek Rendra yang membuat kakek Rendra langsung menatap tak percaya pada Briana
Kau yakin akan memberikan pada kakek benda ini adalah peninggalan adik dari nenekmu yang sangat disayangi setelah meninggalnya adiknya dia terus membawanya kemana-mana." tanya kakek Rendra dengan mata berkaca-kaca menatap Briana
Briana tersenyum mengangguk "aku yakin nenek dan kakek di sana setuju atas apa yang aku lakukan dan aku yakin kakek akan menghargai benda ini seperti nenek menghargainya." ucap Briana
Terima kasih nak kau telah membuat Kakek sangat bahagia selama ini pakai pikir kakek tak akan bisa lagi bertemu dengan cinta Pertama kakek tapi malam ini kau memberikan kakek sesuatu yang sangat berharga yang takkan pernah kakek lupakan seumur hidup kakek." ucap kakek Rendra
Briana tersenyum melihat kakek Rendra yang sangat bahagia menerima sebuah foto di mana ada foto nenek buyut dan seorang pemuda tampan yang merupakan Adi nenek buyutnya
"Bolehkah kakek memelukmu saat ini kakek mohon." ucap tulus kak Rendra
"Tentu saja kakek adalah kakek Briana juga." ucap Brian
Setelah makan malam mereka bertiga kembali ke kediaman Alvin sementara di kediaman Alvin tampak kedua orang tua Rendra dan juga ibu Elika sedang duduk di ruang tengah setelah makan malam mereka sedang santai sambil saling menukar cerita
Sedangkan di kamar Rendra dan Yuma tampak mereka sedang makan malam dengan wajah yang ditekuk karena merasa jengkel
Sedangkan di rumah sakit tampak jenderal Kendo dan James kembali berbicara serius entah apa yang terjadi tapi sepertinya James sangat marah dengan apa yang terjadi
"Harusnya kakek tidak usah meminta bertemu dengan Alvin langsung saja bertemu dengan kakek Rendra dan beraninya dia menolak bertemu dengan kakek." ucap James
"Kakek juga tak menyangka bisa Alvin bisa melakukan hal tersebut padahal selama ini dia selalu menuruti semua apa yang kakek dan ibu katakan padanya entah keberanian dari mana dia miliki sehingga dia melakukan itu pada kakek." ucap panglima Kendo
"Dia pasti merasa bangga karena Sekarang dia sudah didukung oleh kakek Rendra dan juga Putri Briana sehingga dia berpikir dia bisa mengalahkan kita itulah mengapa dia menjadi sombong dengan mempermalukan kakek dan menolak untuk bertemu dengan kakek." ucap James
"Aku akan membalas semua perbuatan Alvin yang telah dia lakukan pada ibu dan kakek kita harus secepatnya kembali ke istana agar kita bisa membuat strategi agar Alvin tidak dengan mudah merebut kekuasaan dalam istana Santos." ucap James
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya