Princess Briana

Princess Briana
87



Silahkan kalian lihat isi surat wasiat ayahku yang sudah aku gandak dan aslinya yang berada di tangan ku


Semua orang tampak terkejut saat melihat hal tersebut mereka memandang jijik pada Ratu Elenor dan panglima Kendo


Apalagi sangat jelas stempel kerajaan tertera di sana serta tanda tangan raja yang dia gunakan untuk menunjukan keaslian sebuah dokumen yang dia buat tampak jelas


James yang mesra penasaran dengan wasiat dari ayahnya langsung merampas salah satu kertas dari tangan pejabat yang berada di dekatnya


Mata James terbelalak saat melihat isi wasiat tersebut, bahkan James sampai tertawa sendiri seperti orang gila membuat ibu dan kakeknya sangat kahwatir


"Sayang ibu bisa jelaskan semuanya kau harus percaya semua yang ada di dalam wasiat tersebut tidak benar ." ucap Ratu Elenor berusaha menenangkan James


Melia langsung pingsang tak sadarkan diri setelah melihat isi surat wasiat tersebut membuat ayah Melia langsung menahan putrinya agar tak jatuh ke lantai


"Sekarang kau tau siapa yang berhak dengan jelas di surat wasiat ini berkata bahwa ayah ku tidak pernah bersama ibumu dan kau bukanlah putra ayahku raja terdahulu dengan ini aku pangeran Alvin mencabut semua hak istimewa kalian dan kalian akan di hukum selama sepuluh tahun di penjara bawah tanah setelah itu kalian akan di asingkan di luar kerajaan Santos ." ucap Alvin langsung bangkit dan duduk di singgasana ayahnya


Membuat para pejabat memberikan hormat. " Ratu Elenor langsung terkena serangan jantung dadakan dan harus di rawat di rumah sakit tempat para tahan di rawat sedangkan James sudah seperti orang gila karena tak menerima bahwa dia bukan anak seorang Raja tapi anak Ratu Elenor dengan pria lain


Panglima kendo dan James langsung di bawa ke penjara bawah tanah dengan pengawalan ketat karena panglima Kendo berusaha melawan tapi para pengawal Alvin sudah mengantisipasi hal tersebut membuat panglima kendo harus mengalah


Kini para penjabat akan mempersiapkan pengangkatan pangeran alvin menjadi Raja kerajaan Santos


Panglima Kendo hanya mampu tertunduk saat mendapatkan tatapan dari James yang seakan-akan menusuk jantungnya


"Maafkan kakek semua ini salah kakek karena keserakahan kakek, sehingga ibumu menjadi korban." ucap panglima Kendo


"Apa maksud kakek mengatakan hal tersebut jadi benar aku buka anak ayahanda Sanon, jadi siapa ayahku." tanya James sambil berteriak


Panglima kendo meraup wajahnya dengan kedua tangannya, sambil terisak, maafkan kekek ini semua salah Kakek


"Berhenti meminta maaf padaku cepat katakan siapa sebenarnya ayahku." tanya James sambil menggoyang tubuh kakeknya


Karena ambisi Ku untuk menjadikan ibumu Ratu dan ibumu yang sangat mencintai Raja Santos membuatnya melakukan segala cara Sampai-sampai melakukan segala cara dia rela tidur dengan seorang pria yang membantunya membunuh Ratu Santos terdahulu." ucap panglima Kendo dengan suara kecilnya


James langsung berteriak mendengar kenyataan yang ada bagaiman bisa terjadi, di Hanya seorang anak pembunuh, James tak percaya


"Kalian pasti berdusta mana mungkin aku anak seorang pembunuh kalian telah berbohong tidak aku seorang pangeran." ucap James seperti orang gila


Sementara Melia yang berada di kediamannya sedang histeris karena sedang mengandung anak James, membuat Melia sangat frustasi padahal dia sudah menunggu momen ini begitu lama tapi apa yang terjadi dia hamil anak james di waktu yang tidak tepat.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya