
Silvia menatap mamanya dengan perasaan campur aduk, apa yang akan di katakan ke dua orang tuanya jika mereka tau bahwa James membuangnya bagaikan sampah, padahal selama ini Silvia berpikir James serius apalagi James beberapa kali ke rumahnya saat dia masih berhubungan dengan Avin saat itu
"Ada apa nak apa yang terjadi dan kemana James." tanya mama Silvia, Silvia menatap mamanya dengan wajah sendu
Silvia hanya terdiam tak mengatakan sesuatu
Sudahlah sebaiknya kau beristirahat ini sudah larut ucap mama Silvia, Silvia hanya mengaguk
Pagi menjelang di kediaman keluarga Silvia tepatnya di dalam kamar Silvia tampak ruangan tersebut sangat berantakan Silvia terbangun Langsung memebersihkan tubuhnya, setelah membersihkan tubuhnya Silvia melihat ponselnya ternyata ada pesan dari James, Silvia pikir itu adalah pesan permintaan maaf tapi salah ternyata itu pesan perpisahan dan James melarang Silvia untuk mencarinya dengan alasan apapun
Setelah membaca pesan tersebut Silvia semakin meradang Silvia Langsung membanting ponsel di tangannya dengan sangat keras membuat mama Silvia terkejut Langsung melihat anaknya
"Mama James meningalakan ku." ucap James
Mama Silvia Langsung mendekati putrinya, "apakah kau dan James bertengkar sebaiknya kau berusaha untuk berbaikan dengannya ." ucap mama Silvia
"Tapi sepertinya James sudah tidak mau berhubungan lagi denganku dia sudah kembali ke istana selama ini kami sebenarnya ke kota A untuk bersenang-senang dan bertemu Alvin ." ucap Silvia Jujur
"Alvin mantan pacarmu itu, memang apa hubungannya James dengan Alvin sampai kalian bertemu." tanya mama Silvia yang tak mengetahui bahwa Alvin adalah pangeran kerajaan Santos karena wajah Alvin jarang di Ekspos apalagi ratu sangat tak menyukai Alvin sehingga Alvin kebanyakan tinggal di luar istana
Alvin dan James mereka adalah saudara dengan ibu berbeda Alvin . adalah kakak James dia anak pertama raja Santos dan istrianya sebelum ratu
Sontak saja mama Silvia terkejut mendengar perkataan putrinya tentang Alvin, "dari mana kau tau Alvin pangeran tanya mama Silvia.
" setelah kami pacaran satu tahun aku mengetahuinya aku pikir dia hanya pengusaha biasa." ucap Silvia
"Kenapa kau tak mengatakannya pada kami." tanya orang tua Silvia karena pernah berpikir James lebih baik karena seorang pangeran dari pada Alvin itulah kenapa orang tua Silvia mendukung Silvia bersama James padahal Alvin pernah mengutarakan ingin melamar Silvia tapi di tolak mentah-mentah oleh ke dua orang tua Silvia
"Karena saat aku mengetahui hal itu James dan aku sudah berhubungan dan bahkan hubunganku lebih dari pada Alvin jadi aku meninggalkan Alvin dan memilih James." ucap Silvia
"Sekarang James yang sudah dua tahun kau pacari meningalakan mu dan kau juga sudah putus dengan Alvin." ucap mama Silvia dengan nada kesal
Ayah Silvia Langsung memangil istrinya dan Silvi, mama Silvia sangat terkejut, kenapa ayah teriak-teriak tanya mama Silvia yang sudah berada di hadapan suaminya
Lihat itu Alvin yang pernah datang untuk melamar putri kita tapi dengan bodohnya kita menolaknya dan sekarang dia akan kembali dengan membawa calon istrinya." ucap ayah Silvia membuat mama Silvia terkejut
Silvia yang mendengar hal tersebut karena kamarnya terbuka Langsung keluar dan melihat siaran TV yang di lihat oleh ayahnya tampak jelas foto Alvin dan berbagai informasi tentang Alvin yang merupakan putra tertua raja
Ke dua orang tua Silvia menatap Silvia dengan tatapan yang sulit di artikan, " "sekarang apa yang kau lakukan ." tanya mama Silvia
"Ayah apa kau bisa memasukan ku dalam istana." tanya Silvia pada ayahnya
"Kenapa apa yang terjadi apa kau berpisah dengan James ." selidik ayah Silvia yang belum tau apa yang terjadi
Silvia hanya mengaguk, membuat ayahnya langsung bangkit, "apa yang kau lakukan kau harus membuat James kembali ke padamu atau Alvin, kau tau aku sudah mengatakan pada kolega dan keluarga besar bahwa kau akan menikah dengan pangeran kerajaan Santos." ucap ayah Silvia dengan nada kesal
"Ayah tidak mau tau kau harus bisa mendapatkan James atau Alvin, kau tau harta kita sekarang tinggal sedikit, kalau kau menjadi istri seorang pangeran kita bisa menjadi keluarga bangsawan dan harta kita akan semakin banyak." ucap ayah Silvia
"Tapi aku tak bisa masuk ke dalam istana bagaimana bisa bertemu James atau Alvin." ucap Silvia frustasi
"Ayah akan membantumu masuk ke istana saat kepulangan pangeran Alvin." ucap ayah Silvia
Di sebuah perusahaan tepatnya di dalam ruangan CEO tampak Briana sudah berada di dalam ruangannya
Alvin yang baru memasuki ruangan menatap lekat wajah Briana yang datar seperti biasa dengan box sarapan di atas meja miliknya, sat Alvin sampai di kursi kebesaranya tampak box yang sama yang berada di meja Briana
Rendra yang berada di ruangannya kegirangan saat mendapatkan kabar dari salah satu satpam perusahan kalau Briana sudah masuk
Sedangkan Alvin yang sangat rindu masakan Briana tanpa pikir panjang langsung memakan sarapannya dengan lahap.
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya