Princess Briana

Princess Briana
196



Sayang sepertinya ada sesuatu yang membengkak di bagian tubuhmu di bawah dan menusuk-nusuk pada bokong Ku ."ucap Briana dengan polosnya


Merasa imannya semakin menipis dan si plontos tak tahu diri itu semakin tegang membuat Alvin langsung bangkit dan berlari ke kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya


Sementara Brianna yang melihat kelakuan Alvin menjadi bingung karena tak mengerti apa yang terjadi pada Alvin


Setelah satu jam lebih di dalam kamar mandi akhirnya Alvin keluar dengan rambut basah dan wajah yang segar sementara itu Briana yang ditinggal di atas ranjang sudah tertidur pulas karena lelah menunggu Alvin yang sedang menyalurkan hasratnya di dalam kamar mandi


Alvin mendekat ke ranjang dimana Briana tertidur lelap Alvin langsung mengelus pipi Briana dan menyelimuti tubuh Briana lalu kembali tidur sambil memeluk Briana seperti niat awalnya tadi


Sementara itu ini pesawat yang ditumpangi oleh keluarga Guetta sudah sampai di kerajaan benua Bastian langsung menyambut para keluarga besarnya sementara itu nenek Anita langsung menarik tangan Levy untuk ikut bersamanya agar dengan mudah nenek Anita dapat mengawasi Levy


langsung menarik sang cucu laki-laki untuk ikut dengannya dia akan melakukan sesuatu agar cucunya itu bisa memenuhi semua keinginannya


Mama Erina dan ayah David bergandengan tangan turun langsung ke tempat ayahanda Mama Erina tampak kakek Ajima sedang menunggu dengan wajah sumringah


"Akhirnya kau kembali sayang ayah sangat merindukan mu." ucap kakek Ajima sambil memeluk putrinya


"Aku baik ayah ....apakah ayah sehat." tanya mama Erina


"Seperti yang kau lihat begitu melihatmu kesehatan ku langsung berlipat ganda ." ucap kakek Ajima


"Astaga aku melupakan oleh-oleh untuk ayah di dalam kamarku aku akan mengambilnya, bastia temani ibu ke kamar ibu ingin memberikanmu sesuatu." ucap mama Erina


Begitu mama Erina menghilang dari pandangan kakek Ajima, ayah Mama Erina tersebut langsung mengalihkan pandangannya pada menantunya


David mengehembuska nafasnya kasar mendengar pangilan mertuanya yang sejak dulu tak pernah akur dengannya


"hai ayah mertua wow ternyata kerutan ayah mertua m semakin banyak." ucap Ayah David memprovokasi


Mendengar ucapan menantu durhakanya membuat kakek Ajima langsung menatap tajam si menantu liciknya


"Aku tahu Kau pasti iri melihat wajahku Kau pasti berbohong mengenai kerutan ku karena kau tak percaya diri dengan kerutan yang ada di wajahmu." ucap kakek Ajima


"Ayolah ayah mertuaku semua orang juga tahu bagaimana wajahku dan wajah ayah mertua lihat lah aku wajahku tampak cerah masih gagah dan juga aku seorang bule yang sangat Tampa." ucap Ayah David membanggakan diri


"Jangan sok-sok hanya gara-gara produk luar negeri sudah bangga aku aja produk dalam negeri yang di tanam tanpa pestisida biasa aja." ucap kakek jima


"Sudahlah sebaiknya Ayah menyerah untuk membandingkan ketampanan ayah dan ketampananku sudah jelas ketampananku di atas rata-rata lihat aja hasilnya semuanya tampan dan cantik ucap David membanggakan diri atas hasil jerih payahnya yang menghasilkan 4 orang anak yang wajahnya 100% dirinya


Kau jangan bangga dulu kalau tak ada putriku yang cantik dan keturunan darah biru yang menampung hasilnya mana bisa kau berhasil membuat keempat orang cucuku tersebut." ucap kakek Ajima


"Ayah benar tapi ayah hanya membuat satu orang anak dan aku berhasil membuat empat orang anak sekaligus." ucap ayah David Banga


Kakek Ajima hendak menjawab apa yang dikatakan ayah David tapi Mama Erina dan Bastian tiba-tiba keluar dari kamar dan menghampiri mereka yang sedang duduk di meja sambil berbincang-bincang melihat kedatangan Mama Erina dan Bastian membuat kedua pria tersebut langsung menghentikan pertengkaran kecil mereka


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya