Princess Briana

Princess Briana
128



Nampak dokter masuk dan langsung menuju ranjang milik Brian dokter tersebut langsung memeriksa keadaan Briana waktu tersebut menerapkan alisnya saat merasakan bahwa tak ada yang salah dengan Brian, sepertinya dia baik-baik saja


Nona Briana sepertinya sedang butuh istirahat dia mungkin sedikit kelelahan jadi dia sedang tidur ucap dokter tersebut membuat yang berada di ruangan tersebut merasa lega


Sementara itu Alvin yang baru keluar dari kediaman David langsung menuju kediamannya termasuk kedalam ruang kerjanya dan langsung duduk di kursi kebesarannya beberapa bawahannya langsung masuk ke dalam ruang kerjanya tiga orang pria tersebut langsung memberi hormat


"Baiklah katakan ada apa? Kenapa kau menelponku dan ada apa dengan perusahaan apakah separah yang aku pikirkan." tanya Alvin


"Selamat malam Tuan kondisi perusahaan mulai stabil tadi memang ada sedikit gangguan dari luar sepertinya ada yang menerobos file data data kita sehingga membuat perusahaan sedikit goyang ucap salah satu pria yang ada di ruangan tersebut


"Benarkah Apa kau yakin kau harus selalu memantau kondisi perusahaan dan ingat akhir-akhir ini mungkin perusahaan kita akan sering diserang oleh orang lain jadi Aku mengharapkan kerja kalian yang efektif dan efisien ucap Alvin


"Baik Tuan akan aku laksanakan." ucap pria tersebut sambil menunduk hormat


"Aku ingin kalian membuat sebuah penawar dari berbagai macam racun yang ada aku takut calon kakak ipar ku akan melakukan hal yang tidak wajar padaku apalagi tadi sepertinya mereka akan melakukan hal buruk padaku aku takutnya penawaran yang kalian buat tak dapat menawar racun yang mereka gunakan." ucap Alvin pada dua orang pria yang sepertinya seorang ilmuwan


"Baik yang mulia kami akan segera melakukannya." ucap kedua orang ilmuwan tersebut


Sementara itu di kediaman David tampak Brayen dan Brian serta Galang sedang duduk di sebuah taman "Apa kau yakin pria itu memiliki penawar di tubuhnya." tanya Brayen pada Brian


"Walaupun Briana mencintainya itu tak akan membuat dia dengan mudah untuk mendapatkan Briana Aku tak ingin dia menjadi seorang Raja yang lemah dan tidak mawas diri hanya karena mendapatkan Briana karena aku yakin Briana akan selalu membantunya dalam melakukan apapun Aku ingin melihat dia menghadapi semua masalahnya tersendiri sebelum menjadi suami Briana." ucap Brayen


"Iya aku setuju Kakak dengan apa yang kau katakan aku juga ingin mengetes sampai di mana dia dapat berdiri sendiri tanpa bantuan siapapun Aku ingin dia menjadi orang yang bisa diandalkan dalam kondisi apapun." ucap Brian


"Sepertinya kau sudah tahu tentang hubungan di sapu ijuk dan adik cantik kita Briana." tanya Brayen


Mendengar pertanyaan seolah-olah ditujukan padanya membuat Galang tersentak kaget dia langsung menatap ada Brayen


Galang menghembuskan nafas kasarnya lalu menatap kedua saudaranya "maafkan aku sebenarnya saat Briana magang dia magang di perusahaan Alvin." ucap Galang


"Apa yang kau katakan bukannya Briana tidak jadi magang saat itu." tanya Brian yang memang pada saat itu Briana hendak resign tapi setelah dipikir-pikir akhirnya dia tetap melanjutkan magangnya dan semua atas pengawasan Galang bukan Brayen dan Brian


"Maafkan aku pada saat itu aku juga tak pernah berpikir kalau Briana akan jatuh cinta pada pria tersebut yang aku pikirkan saat itu hanya agar Briana cepat menyelesaikan magangnya." ucap Galang sambil tertunduk.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya