
Semua orang terkejut mendengar perkataan Alvin, "apa kalian pikir hanya akan di penjara saja, kalian sungguh naif dan masih menyangka aku adalah seorang pria yang dulu kalian usir dari istana." ucap Alvin sambil tertawa terbahak-bahak
Membuat beberapa orang kepercayaan Alvin begidik negeri mendengar perkataan Alvin
"Lempar wanita yang terbaring itu ke tempat tikus-tikus yang sedang kelaparan di istana belakang." ucap alvin sambil menunjuk Ratu Elenor yang tak bisa bergerak
"Aku mohon jangan lakukan itu pada putriku biar aku saja yang akan menggantikannya." ucap panglima kendo
"Kau tak usah memohon untuk nyawa orang lain karena nyawamu saja terancam, bawa dia ke kandang si manis biar dia merasakan apa yang namanya sakit." ucap Alvin
Membuat pengawal langsung menyeret panglima Kendo dan Ratu Elenor ke penjara bagian belakang di mana terdapat banyak tikus dan bangkai manusia
"Dan untuk mu aku sudah menyiapkan tempat khusus, kau pasti akan betah di sana." ucap Alvin sambil tersenyum mengejek
"Tidak ku mohon bebaskan aku, aku tak melakukan apapun." ucap James kehilangan kesombongannya
"Kau pikir kau bisa tawar-menawar denganku, kau pikir kau siapa, bawa dia ke tempat pemecah batu dia harus bekerja di sana selama sepuluh tahun sebelum kita membawanya ke pulau terpencil untuk penghianat itupun kalau dia masih hidup." ucap Alvin santai
Sementara Briana yang pesawatnya baru saja sampai di kerajaan benua langsung di sambut oleh Bastian, Bastian sampai berucap syukur saat melihat saudaranya yang baru turun dari pesawat, dengan gerakan cepat Bastian langsung memeluk Briana membuat Briana sedikit sesak
"Apa yang kau lakukan kau membuatku tak bisa bernapas." ucap Briana untung saja jet pribadi Tersebut mendarat di belakang halaman istana yang luas sehingga hanya para anggota kerajaan yang dapat melihat tingkah Bastian
"Maafkan aku, karena sangat merindukan dirimu membuatku lepas kendali." ucap Bastian bohong padahal semua karena ancaman ibunya jika pagi ini dia tak menelepon bersama Briana makan Erina akan menghukumnya
Briana langsung menatap penuh tanda tanya, " kau jangan berbohong cepat katakan ada apa sampai kau terlihat sangat lega melihatku." ucap Briana
"Jangan katakan kau membongkar semuanya pada mama." tanya Brian yang sedikit panik
"Kau jangan bodoh tidak mungkin aku membongkar rahasia ku sendiri, karena kesalahanmu adalah kesalahanku dan kau pasti tau siapa yang akhirnya akan di hukum oleh ayah." ucap raja Bastian, Briana mengaguk Setuju
"Cepat sebentar lagi Mama akan menelepon." ucap Bastian sambil berjalan
Briana bergegas membersihkan tubuhnya dan memakai pakain yang harus dia kenakan saat berada di kerajaan benua
Benar saja tak berselang beberapa menit setelah Briana selesai membersihkan diri tampak panggilan Video di ruangan istirahat raja Bastian
Briana langsung duduk menghadap layar di mana, tampak wajah Erina dan David dengan senyuman cerah mereka melihat anak bungsu mereka
"Sayang kemanan kau semalam." tanya Erina begitu melihat wajah putrinya
"Maafkan aku ibu semalam aku kelelahan dan tertidur." ucap Briana dengan wajah manisnya
"Apakah kau melakukan sesuatu yang melelahkan sebaiknya kau menjaga kesehatanmu lebih baik lagi." ucap David yang sangat khawatir pada putrinya
Erina memutar bola matanya malas, "kau ini dia hanya kelelahan karena bermain bukan kelelahan karena bekerja." ucap Erina
Jangan lupa like, komen vote, dan, hadiahnya