Princess Briana

Princess Briana
194



Sementara itu di pesawat tampak Davin merasakan firasat tentang putrinya dia pun melihat ke arah istrinya "sayang Apa kau yakin putri kita baik-baik saja apa tidak sebaiknya Briana kita suruh untuk secepatnya datang ke kerajaan benua." ucap ayah David


"Kau tak perlu terlalu menghawatirkan Putri kita dia mempunyai tunangan yang akan menjaganya dan ada kakaknya bukannya besok juga dia akan menyusul untuk apa Kau terlalu kahwatir." ucap Maman Erina yang mulai kesal pada suaminya karena sejak dari rumah terus menyuruh merayu Briana agar ikut bersama mereka tapi Briana menolak karena masih ada pekerjaan


"Justru karena dia memiliki tunangan membuat aku semakin khawatir karena kau tidak tahu betapa liciknya calon menantu mu tersebut Bagaimana kalau dia menggunakan cara licik saat kita tak mengawasi Briana dan dia mengunakan hal tersebut untuk mengambil kesempatan pada putri polos kita apalagi kau tahu pria zaman sekarang jika berdua-duaan bersama seorang wanita pasti otaknya selalu berpikiran mesum." ucap Ayah David


Mama Erina langsung menatap tajam kearah Ayah David jangan samakan calon menantu ku dengan dirimu yang mempunyai otak ************ Alvin adalah pria yang baik walaupun dia berpikiran mesum dia tidak akan melakukan hal yang berlebihan pada Briana." ucap Mama Erina


"Astaga naga ular naga berkepala naga teganya kau menuduh suami yang tidak-tidak apa selama ini aku pernah berpikiran mesum dan kau membela si sapu ijuk durhaka itu ...."ucap Ayah David sambil menatap Mama Erina


"Tak usah berlagak polos di hadapanku Aku sudah tahu semua isi otakmu." ucap Mama Erina


"Nyali David menciut melihat tatapan istrinya tapi kan aku mesum hanya pada dirimu seorang tak pernah mesum pada wanita lain itupun karena Aku sangat mencintaimu itulah mengapa aku mesum padamu kalau aku tidak mesum mungkin aku bisa menghasilkan si kembar Brayen dan Brian serta si kembar Briana dan Bastian." ucap Ayah David sambil mengedipkan matanya nakal ke arah Mama Erina


Mama Erina memutar bola matanya jengah melihat kelakuan suaminya kau tak perlu khawatir berlebihan pada Briana, Alvin pasti menjaganya dengan baik dia tak akan melakukan hal yang seperti kau lakukan padaku saat pertama kita bertemu." ucap Mama Erina


Sementara itu di sebuah rumah tepatnya di dalam kamar Alvin tanpa kedua sejoli tersebut saling berpelukan dengan Alvin yang memeluk Briana dari belakang Alvin benar-benar menahan hasratnya agar tidak menerkam Briana saat ini juga dia terus mencium leher belakang Briana membuat Briana kegelian


"Sayang kenapa kau sangat wangi Aku sungguh berasa Kau adalah candu." ucap Alvin sambil terus mencium leher belakang Briana


Brianna terkekeh geli karena memang merasa geli saat Alvin mencium belakang lihatnya Yang Sudah hentikan aku merasa sangat geli saat kau melakukan hal tersebut." ucap Brianna yang tidur membelakangi Alvin


"Hentikan gerakanmu sayang kau membuat sesuatu yang tidur akan semakin bangun." ucap Alvin yang yang tanpa sengaja si plontos tergesek oleh si bokong bahenol membuat si plontos langsung berdiri mencari pelaku yang tanpa sengaja menabraknya dengan cara mengesek dirinya


Sedangkan Briana semakin merasa tak nyaman karena ada sesuatu yang menempel di bokongnya yang terasa semakin menusuk-nusuk


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya