
"Ayah dan David pasti sangat berbahagia bertemu kembali." ucap Mama Erina sambil duduk di samping sang ayah
"Tentu saja aku bahagia karena bertemu kembali dengan menantu ku yang paling aku sayangi." ucap kakek ajima dengan senyuman palsu di wajahnya
"Kau benar sayang ayah menyebutkan dengan sangat membuat aku nyaman berada di sini." ucap Ayah David
Sementara itu di tempat lain seorang pria sedang berjalan-jalan entah apa yang dilakukannya tapi sepertinya dia sedang melihat-lihat situasi dalam istana karena baru kali ini dia bisa menyempatkan diri berkunjung ke istana itupun karena pernikahan saudara kembarnya dengan raja Bastian
Sementara seorang gadis yang berniat untuk mengambil gambar dan melihat lihat tentang sejarah kerajaan benua sedang serta tempat-tempat yang menurutnya menarik sedang berjalan dengan riang memegang kameranya sambil mengelilingi istana
Tapi karena kecerobohan seorang gadis tersebut dia tak sengaja menabrak seseorang yang juga sedang berjalan jalan di sekitar tempat pavilion lama Ratu membuat ponsel dan kamera yang mereka pegang jatuh ke tanah
Pria tersebut langsung bergegas mengambil ponsel yang jatuh dan memeriksanya wajahnya langsung merah menahan amarah karena ternyata ponsel miliknya layarnya mati tak dapat dihidupkan kembali sedangkan wanita tersebut langsung bangkit karena sempat terjatuh lalu mengambil kamera tanpa mempedulikan tubuhnya yang sakit karena kamera tersebut adalah Hadian pertama dari sang kakak
"Apa yang kau lakukan kau telah merusak ponsel ku dasar wanita bodoh di mana matamu saat kau berjalan." ucap sadis pria tersebut
Orang tersebut yang awalnya hendak menahan tangisnya Karena kameranya rusak akhirnya Langsung menangis kencang membuat pria tersebut langsung panik walau bagaimanapun dia juga takut dimarahi oleh sang nenek karena membuat orang wanita menangis apalagi saat ini dia berada di istana
Pria tersebut langsung membekap mulut wanita tersebut menggunakan tangan miliknya "Apa yang kau lakukan Kenapa kau menangis aku tidak memukul mu seharusnya aku yang menangis kau merusak ponselku Kau yang bersalah di sini Kenapa malah kau yang menangis." ucap pria tersebut sambil membekap mulut gadis tersebut dan menariknya ke tempat yang lebih sepi
Sementara itu di tempat lain tepatnya di dalam kamar nenek Desi tampak sedang duduk sambil berdiskusi dengan nenek Yuma
Mata nenek Anita berbinar saat melihat foto yang dikirim oleh salah satu anak buahnya untuk mengawasi Daren dan Levy
Nenek Yuma yang melihat sahabatnya sudah berhenti berbicara dan mengalihkan pandangannya pada ponselnya langsung berusaha melihat Apa yang sedang dilihat oleh nenek Anita
Saat matanya melihat gambar yang berada di ponsel nenek Anita nenek Yema langsung tersenyum penuh arti
Nenek Anita langsung melihat ke arah nenek emang "sekarang aku tahu bagaimana cara menjebak mereka berdua agar tak terlihat bahwa kita melakukannya." ucap nenek Anita
"Ya aku mengerti maksudmu aku akan melakukannya setelah dia pulang nanti." ucap nenek Yema
Kini Daren dan Levy sudah berada di tempat yang sangat sepi tepatnya di gudang belakang istana
"Sudah jangan menangis atau aku akan mencium dirimu." ucap Daren
Mendengar ancaman Daren Levy langsung terdiam apalagi dia melihat sekelilingnya sangat sepi membuat levy langsung ketakutan
Setelah Daren melihat Levy berhenti menangis Daren melepaskan tangannya dari mulut Levy spontan Levy langsung menjauh dari Daren dia takut Darren melakukan seperti apa yang dia katakan
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya