Princess Briana

Princess Briana
184



Di sepanjang jalan senyum Alvin terus mengembang kapan lagi dia bisa mengajak Briana jalan tanpa adanya drama terlebih dahulu terutama dari ayah Briana


Mobil Alvin kini telah memasuki sebuah pekarangan rumah mewah yang memang sengaja Alvin bangun setelah dia menetapkan hati kepada Briana


Briana menatap sekelilingnya melihat rumah mewah di depannya rumah yang tak kalah indah dengan rumah utama milik keluarganya bahkan lengkap dengan para penjaga yang langsung memberikan hormat begitu mobil Briana masuk ke dalam pekarangan rumah tersebut


"Sayang yang kita sebenarnya dimana dan ini rumah siapa." Tanya Briana


Alvin hanya mengeratkan pegangannya tanpa memberi jawaban pada Briana kini mobil yang ditumpangi oleh Briana dan alvin sudah terparkir sempurna di depan pintu rumah tersebut Alvin langsung bergegas keluar dan membukakan pintu untuk Briana setelah itu Alvin langsung menggenggam tangan Briana untuk masuk ke dalam rumah tersebut


Hanya bisa mengikuti langkah kaki Alvin yang masuk ke dalam rumah tersebut


Begitu masuk ke dalam rumah briana langsung menata berbinar dengan desain rumah tersebut belum juga hilang rasa terkejutnya Briana sudah ditarik oleh Alvin ke sebuah ruangan mewah di mana terdapat foto Briana saat dia berada di kerajaan Santos


"Sayang kau pemilik rumah ini dan ini adalah ruangan apa." tanya Briana sambil terus melihat sekelilingnya di mana fotonya terpampang jelas dengan berbagai macam gaya


Alvin langsung menarik tubuh Brian untuk duduk di sofa yang berada di ruangan tersebut "ini adalah rumah milik kita yang sengaja aku bangun saat aku menetapkan kau sebagai Ratu Di hatiku." ucap Alvin


Mendengar perkataan romantis Alvin membuat jantung Brianna berdetak kencang terlihat jelas rona merah di pipinya dia sangat bahagia ternyata Alvin sudah menyiapkan kediaman yang begitu mewah untuk dirinya


Sungguh Briana tak bisa membendung perasaan bahagianya mendengar perkataan Alvin ternyata Alvin lebih romantis daripada ayahnya


"Sayang aku tak menyangka kau bisa memikirkan ide tersebut yang membuatku semakin hari semakin mencintaimu." ucap Briana dengan tersenyum manis kearah Alvin


"Kau tahu sayang aku sangat mencintaimu sehingga dunia ku bisa teralihkan oleh dirimu aku membuat ruangan ini untuk untuk meredakan rasa rinduku padamu saat aku tak dapat bertemu denganmu." ucap Alvin


"Kenapa mulut Semakin hari Semakin manis saja Apa kau minum madu dan gula setiap hari sehingga kata-katamu selalu terdengar manis di telingaku." ucap Briana


Alvin yang sedari tadi memperhatikan bibir Briana yang mungil dan merah alami langsung tanpa aba-aba mendekatkan wajahnya ke wajah Briana dan langsung mencium bibir Briana ciuman yang tadinya lembut sekarang menjadi sangat bergairah Alvin tak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut dia terus mencium Briana hingga menggigit bibir Briana agar bibir Briana terbuka begitu bibirnya terbuka Alvin langsung memasukkan lidahnya untuk mencari sensasi baru di dalam mulut Briana


Briana sangat terkejut dengan yang dilakukan Alvin tapi ternyata tubuhnya langsung bereaksi lain dia seolah-olah menerima dengan apa yang dilakukan oleh Alvin sedangkan Alvin terus menerus mencium ******* bibir Briana dengan ganas


Sementara itu di sebuah villa dekat pantai tampak Ayah David yang tadi mendengar perkataan Need langsung bangkit keluar berlari menuju ke mobil miliknya.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya