
Roy langsung kembali ke apartemennya dengan perasaan kesal setengah mati sementara itu Reni yang berada di apartemen gelisah menunggu kedatangan Roy
Roy pun masuk ke dalam apartemen langsung menunjukkan bokongnya di ruang tamu lain yang melihat hal tersebut langsung menghampiri Roy
"Ada apa Kenapa kau terlihat sangat kesal." tanya Reni
"Bagaiman kau tidak kesal aku pergi untuk mencari Nining di asrama di mana dia tinggal tapi apa yang terjadi dia tak ada di sana bahkan aku menanyakan penjaga yang biasa menerimaku saat akan bertemu Nining mengatakan dia tidak tahu menahu tentang keberadaan Nining." ucap Roy
Mendengar perkataan Roy membuat Rini juga bingung "bagaimana mungkin mereka tidak tahu keberadaan ini apakah Nining sudah mengundurkan diri dari atau dia sudah di pecat." ucap Reni
"Tadi ada seorang pria sepertinya dia seorang pengawal dia mengatakan bahwa Nining sudah tidak tinggal di sana dia tinggal di tempat lain dan memanggil Nining dengan sebutan Nona." ucap Roy
Mendengar penjelasan Roy membuat Reni menautkan kedua alisnya "Nona sejak kapan Nining dipanggil Nona bukannya dia hanya pelayan pribadi yang merangkap sebagai asisten istri dari tuan Brayen." ucap Reni
"Itulah yang menjadi pertanyaan di benakku atau mungkin orang tersebut salah berucap tapi bagaimana ini jika kita tidak bisa menemukan Nining bagaimana kita akan membayar apartemen ini kau tahu kan gaji ku tak cukup untuk membayar apartemen ini karena cicilan mobil ku dan kau memiliki cicilan apartemen milikmu." ucap Roy
"Kau tak usah khawatir Nining pasti akan menghubungi kita siapa tau dia sedang ada pekerjaan penting." ucap Reni
"Tapi bagaiman jika dia tak menghubungi kita, apa yang harus kita lakukan." tanya roy
" Kita bisa menemuinya di tempat dia bekerja di rumah keluarga Guetta kau bisa menunggunya di depan gerbang." ucap Reni
"Kau benar nanati aku akan melakukannya biak dalam beberapa hari dia masih tak menghubungi q." ucap Roy
"Tapi sayang aku kan Ingin bersamamu lagi pula jika Nining melihat kita di dalam apartemen ini kita bisa mengatakan bahwa kita sedang bekerja dia pasti akan percaya dia kan bodoh." ucap Reni
Roy tersenyum lalai mengaguk, " ayo kita ke kamar aku sudah tak sabar Ingin memakan mu." ucap Roy
Pasangan tersebut langsung saling bergandengan masuk ke dalam kamar entah apa yang mereka lakukan intinya mereka sedang melakukan perbuatan cabul
Sementara itu di kerajaan benua di rumah kediaman tuan Renu tampak Amel sedang berpakaian di dalam kamarnya bersama ibu Mila, "kau memang anak ibu Naura langsung masuk ke dalam perangkap kita." ucap ibu Mila
"Jelaslah aku memang pintar mana mungkin orang bodoh seperti naura dapat menolak keinginanku." ucap Amel bangga
"Aku tak menyangka bahwa akan semudah ini menjadikanmu salahsatu wanita terkaya apa kau tau ternyata suami Naura adalah CEO perusahan terkaya nomor dua di dunia dan dia adalah paman dari Raja Bastian kita telah menangkap ikan besar." ucap ibu Mila dengan bahagia
"Ternyata suami Naura bukan hanya saja tampan dan seorang CEO tapi perusahaannya adalah nomor 2 terbesar di dunia aku sudah tidak sabar untuk melenyapkan Naura agar aku bisa menggantikan posisinya." ucap Amel
Kini Amel dan Naura sudah berada di dalam mobil yang akan mengantar mereka ke mall sementara itu Robert diam-diam pergi ke suatu tempat
Ibu Mila langsung menelepon seseorang setelah mengatakan sesuatu pada orang tersebut Ibu Mila langsung menutup telepon dan tersenyum sumringah.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya