Princess Briana

Princess Briana
134



Melihat Gordo tak merespon apa yang dikatakannya membuat Briana menjadi kesal sedangkan asisten Gordo berusaha untuk menyadarkan Tuannya apa yang saat ini sedang terjadi


Tuan ..... tuan .... tuan panggil asisten Gordo lalu akhirnya asisten tersebut mengguncang bahu gordo sehingga membuat Gordo sadar dari fantastisnya tentang wanita bercadar yang ada di hadapannya


"Sebaiknya kita melarikan diri dari sini tuan sebelum mereka menangkap kita tak ada jalan lain Tuan." ucap asisten tersebut pada Gordo yang masih menatap Briana


"Katakan padaku Kenapa kau mencari identitas Ku Apa yang kau inginkan." ucap Briana sambil terus menatap tajam ke arah Gordo


Karena tak ada jawaban dari gordo, Briana langsung memerintahkan anak buahnya untuk menangkap gordo dan asistennya saat Briana berbalik dan pengawalnya akan menangkap gordo asisten Gordo langsung menyeret tuannya ke sebuah ruang rahasia


Briana sangat terkejut melihat situasi yang terjadi apalagi asisten tersebut langsung menghilang begitu saja bersama pria yang selama ini mencarinya


"Cari mereka jangan biarkan mereka lolos begitu saja Aku ingin mereka diketemukan secepatnya aku memberikan kalian waktu 1 x 24 jam." ucap Briana lalu pergi meninggalkan markas tersebut


Sedangkan asisten dan Gordo sekarang berada di ruang bawah tanah tempat helikopter pribadi mereka di sembunyikan


"Tuan sadarlah kita harus segera keluar dari tempat ini orang-orang itu pasti mencari kita apalagi saat ini anak buah kita sudah tak ada lagi." ucap asisten gordo frustasi sambil menyadarkan tuannya yang entah seperti orang tidak waras saja dari tadi melamun dan terdiam


"Akhirnya Tuan sadar juga kita hampir saja ditangkap oleh wanita yang anda cari itulah mengapa aku membawa Tuan ke ruang bawah tanah agar kita bisa kembali ke negara kita." ucap asisten Gordo


"Kenapa kau membawa ke ruang bawah tanah aku sudah hampir dapat melihat wajah wanita yang aku cari sekarang Aku hanya bisa berfantasi dengan wajah miliknya apalagi dia terlihat sangat memukau dengan mata birunya itu Kau membuat aku kehilangan kesempatan untuk melihat wajahnya lagi." ucap Gordo menatap kesal pada sang asisten


Asisten Gordo memutar bola matanya jengah melihat kelakuan tuannya "Tuan sadarlah wanita itu bukan seperti wanita yang anda pikirkan dia memiliki kekuatan untuk dapat membunuh kita." ucap asisten Gordo


"Aku tahu aku bahkan rela mati di tangannya agar dapat bisa melihat wajah cantiknya." ucap Gordo yang sudah kehilangan akal sehatnya


"Tuan Apa gunanya jika setelah melihat wajahnya dan Tuan mati ucap asisten Gordo yang masih waras


Gordo tersadar dan melihat asistennya "ya kau benar bagaimana bisa aku mengagumi kecantikannya kalau aku hanya melihatnya lalu mati baiklah kita harus menyelamatkan diri kita kita akan kembali ke negara kita Aku akan kembali lagi suatu saat nanti jika aku sudah merasa siap untuk kembali." ucap gordo


Sementara anak buah Briana sedang mencari-cari letak pintu ruang rahasia bawah tanah milik gordo setelah mencari hampir 2 jam mereka akhirnya menemukan pintu tersebut tapi sayang pintu tersebut Sangat kokoh dan kuat tapi saat mereka berusaha untuk membuka pintu tersebut terdengar suara helikopter dari arah hutan membuat mereka Langsung mengikuti arah bunyi helikopter tersebut tapi sayang saat mereka sudah tiba di tempat helikopter tersebut helikopter sudah pergi menjauh membuat para pengawal Briana mendesah frustasi karena kehilangan mangsa mereka .


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya