
Ke empat pria tersebut sudah duduk di ruang rapat villa tersebut "jadi bagaimana apakah kita akan melakukannya saat setelah pernikahan Bastian atau bagaimana tanya." Lewis
"Itu lebih baik sebaiknya kita melakukan setelah pernikahan Bastian memangnya kau sudah meminta izin pada istrimu untuk membangun hotel impian kita tersebut." tanya Desalan
"Kau ini amnesia atau apa kita kan membangun hotel tersebut sebagai kejutan untuk istri-istri kita Kenapa kita harus izin pada istri kita." tanya Lewis yang tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Desalan
"Astaga Aku sampai lupa kebiasaan kalau melakukan sesuatu suka tanya istri." ucap Desalan sambil cengengesan melihat ketiga orang yang ada di hadapannya
"Dasar suami bucin luar dalam." cibir Need
Mendengar cibiran Need desalan memutar bola matanya jengah
"Kalau sebelas dua belas gak usah saling mencibir." ucap Desalan
"Sudahlah kalian berdua ini malah bertengkar sebaiknya kita harus mempercepat pembangunan hotel tersebut Aku ingin tahun depan kita bisa menikmati hotel tersebut bersama keluarga besar kita." ucap David
Waktu berlalu dengan cepat hari ini adalah hari keberangkatan nenek Anita dan rombongan ke kerajaan benua
Sementara itu di kediaman ini nenek Desi setelah kepergian Levy bersama nenek Anita nenek disini merasakan sesuatu yang ganjil karena tidak biasanya nenek kita sangat antusias apalagi bersama dengan nenek Yema
Saat di berada di dalam pesawat nenek Anita sengaja menempatkan levy di dekat Daren
Levy sangat penasaran karena sepertinya semua orang di pesawat sudah lengkap tapi kenapa pesawatnya belum lepas landas
"Nenek apakah ada seseorang yang belum naik ke atas pesawat." tanya Levy sambil menatap ke arah nenek Anita yang berada tak jauh darinya
"Ia sayang masih ada satu orang lagi yang harus kita tunggu mungkin sebentar lagi dia akan naik pesawat." ucap nenek Anita sambil tersenyum
Sementara itu nenek yema sudah resah berpikir tentang cucunya yang sedang durhaka saat ini bagaimana bisa dia mengatakan sudah di bandara tapi belum muncul sampai saat ini padahal sudah 15 menit yang lalu nenek Yema menelepon apalagi dia orang sangat berbakat tidak mungkin dia tidak menemukan pesawat tersebut apalagi pesawat itu adalah milik keluarga Guetta
Keresahan nenek yema hilang saat melihat seorang pria yang sudah naik dan masuk ke dalam pesawat saat di dalam pesawat Daren melihat sekelilingnya satu-satunya kursi yang kosong adalah di samping seorang gadis Daren menautkan alisnya karena belum pernah melihat gadis tersebut kemudian melihat kearah neneknya
Neneknya memberi kode agar duduk di dekat gadis tersebut mau tidak mau Daren melangkah menuju kursi di samping gadis tersebut duduk yang tersenyum manis padanya sedangkan Daren hanya memandang dengan datar tak berniat membalas senyuman gadis tersebut
Sementara levy yang tersenyum pada Daren langsung mengehentikan senyumannya setelah tak mendapatkan respon balik yang baik dari Daren
"Dasar manusia es kristal aku sudah berusaha ramah tapi dia tidak merespon sama sekali." ucap Levy dalam hati pada Darren yang sekarang sudah duduk di sampingnya dengan wajah datar tanpa menoleh sedikitpun
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya