Princess Briana

Princess Briana
306



Dengan ragu untas maju ke hadapan Alvin "Tuan Aku ingin meminta izin kepada anda." ucap Untas


Alvin yang sedang bekerja langsung menghentikan pekerjaannya dan melihat ke arah untas tumben kau meminta izin padaku memang Apa yang kau inginkan sampai kau ingin meminta izin secara pribadi kepadaku." tanya Alvin sambil mentap tajam Untas


Untas menelan silvanya kasar saat melihat tatapan Alvin dengan penuh tekat dan keberanian Untas berkata "Aku ingin meminta izin untuk melamar seorang wanita


" ucap Untas dengan kepala menunduk tak berani mentap ke arah Alvin


Langsung menaikkan alisnya sebelah sambil menatap Untas dengan tatapan yang sulit diartikan


"Apa katamu coba kau ulang lagi apa yang kau katakan aku sepertinya kurang mendengar apa yang kau ucapkan tadi." ucap Alvin


"Aku ingin meminta izin untuk melamar seorang wanita." ucap Untas dengan suara yang sedikit agak keras


Alvin langsung tertawa terbahak-bahak membuat Untas langsung merinding karena tawa Alfi sepertinya bukan tawa kebahagiaan atas tawa yang baik untuk dirinya


"Enak sekali kau ingin melamar seorang wanita sedangkan aku saja belum menikah ini semua gara-gara perbuatanmu dan ingat apa janjimu padaku kau mengatakan bahwa kau akan membuat aku menikah dalam waktu tiga hari ingat jika dalam waktu tiga hari aku tidak menikah dengan Putri Briana Jangan harap kau bisa menikah Aku bahkan akan membuatmu menjadi biksu di salah satu kuil di negara C." ucap Alvin


Perkataan Alvin membuat Untas menelan silvanya kasar dia hampir melupakan apa yang terjadi di kerajaan benua dan janjinya kepada Alvin bahwa dia akan membuat Alvin dan Briana menikah


"Baiklah aku menunggumu besok pagi di ruang kerja ini dan ingat tak ada kompromi lagi dan Aku pastikan jika kau gagal menikahkan aku dalam waktu tiga hari kau benar-benar akan aku kirimkan negara c setelah aku membuat kau jadi Kasim dan dengan menggunakan kapal laut aku akan mengirim mu ke sana." ucap Alvin dengan tatapan yang mengerikan membuat Untas tak berani melihat Alvin


"Baiklah Aku pastikan bahwa ideku ini akan membuat Anda dan Putri Briana akan secepatnya menikah." ucap Untas


Untas kembali ke kamarnya kemudian duduk menghadap keluar jendela sambil memikirkan ide terbaik agar dia bisa menikah di saat yang tepat kemudian sebuah ide luar biasa muncul di dalam otaknya tersenyum penuh dengan kelicikan di wajahnya


Sementara itu di ruangan kerjanya Alvin menatap dengan penuh senyuman saat melihat Untas keluar dari ruang kerjanya "aku yakin pasti otak licik untas akan menemukan ide yang tepat walaupun mulutnya sering keceplosan tapi otak liciknya adalah yang terbaik yang bisa digunakan." ucap Alvin


Sementara itu di kerajaan Santos seorang wanita yang dikurung di sebuah gua batu dengan perut buncitnya tak berselang lama pintu goa terbuka tampak Beberapa orang pria masuk ke dalam dengan cara mengendap-ngendap


"Nona muda." panggil salah satu dari pria tersebut


Wanita tersebut langsung mengangkat wajahnya dan melihat ke arah dua orang pria yang salah satunya memanggil dia nona


"Siapa kalian dan apa yang kalian inginkan sepertinya kalian bukan penjaga di luar ataupun pengawal yang biasa masuk Untuk mengantarkan makanan ke sini." ucap wanita tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya