
"Syukurlah kau bisa mengambil keputusan yang tepat aku akan selalu mendukung apalagi tentang yena kau tau dia sangat dekat denganku." ucap Briana
Setelah makan malam dan berbicara, Briana Langsung kembali ke kamarnya sedangkan Bastian langsung kembali ke ruangan kerja setelah tadi berbicara dengan saudaranya dia sedikit memeriksa ulang surat balasan yang akan dia kirim ke kerajaan Melai
Sementara di di sebuah kerajaan tapak seorang gadis sedang berbahagia karena pangeran impiannya akan di undang ke istana sejak dulu Putri Sena sangat menyukainya Bastian apalagi setelah dia mengetahui tentang identitas Bastian yang seorang raja membuat Putri Sena semakin mengagumi Bastian
"Aku pasti akan membuatmu jatuh cinta padaku aku sudah menunggu sekian tahun agar siap menjadi pendamping mu." ucap Sena sambil melihat foto Bastian saat pengangkatannya menjadi raja
Sementara itu di kerajaan Santos tampak Alvin yang baru membersihkan dirinya langsung mengambil ponselnya lalu melakukan panggilan video
Brian yang sudah berada di dalam kamarnya langsung kembali ke ranjang, tak berselang lama ponsel Briana berbunyi tampak nama Alvin tertera di layar
Briana tersenyum langsung mengakat pangilan video tersebut, " apa yang sedang kau lakukan." tanya Alvin dengan senyuman mengembang saat melihat sang ratu hati
"Aku berniat akan istirahat." ucap Briana
Alvin melihat jam pada ponselnya dia tak menyadari bahwa ternyata jam menunjukan pukul sebelas malam
"Astaga aku tak menyadari tenyata sudah sangat malam, apa aku mengagagu tidurmu sayang." tanya Alvin
"Tidak aku baru saja masuk ke dalam kamar setelah berbicara dengan Bastian." ucap Briana
"Aku hanya ingin berkata tiga hari lagi pengangkatan ku dan aku sudah mengangkap para penjahat itu." ucap alvin
"Baiklah aku mengerti." ucap Briana
"Apa kau tak merindukan ku ." tanya Alvin dengan wajah sendunya
"Tapi aku sangat merindukanmu, seharusnya kau juga merindukan ku." ucap Alvin
"Haruskah..... haruskah." tanya Briana
Alvin terlihat merajuk mendengar ucapan Briana, sedangkan Briana menahan tawanya melihat sang pangeran berkuda putih miliknya terlihat wajah sudah sangat memperihatinkan
Tawa Briana pecah saat melihat bibir Alvin Semakin manyun, "baiklah sayang aku juga kangen padamu." ucap Briana
Senyum Alvin langsung mengembang sempurna mendengar kata kangen dari bibir Briana
"Aku sangat mencintaimu, sekarang istirahatlah besok aku akan menghubungimu lagi, mungkin dua Minggu lagi aku akan kembali ke kota A ." ucap avin sebelum mematikan pangilan video Mereka
Briana hanya mengaguk mendengar perkatan alvin setelah pangilan video mati briana bersiap untuk tidur
Sementara itu di sebuah rumah tempatnya di kamar seorang gadis cantik, tampak gadis tersebut sedang melihat ponsel miliknya
"Apakah benar apa yang dia katakan bahwa dia akan melamar ku." Yena
"Selama ini dia selalu mengagap ku teman, apakah dia serius dengan ucapannya bahwa dia mencintai ku ." ucap Yena
Apa sebaiknya aku bertanya pada Briana bukanya dia berada di kerajaan benua." ucap Yena
Tapi saat matanya melihat jam di ponselnya Yena terbelalak, apa ini sudah jam sebelas malam apa jam ini tak salah jadi aku berpikir selama dua jam, astaga naga ular naga ini cinta apa khilaf." ucap Yena yang tak percaya dia berpikir sampai dua jam setelah Bastian meneleponnya dan dia berpikir baru lima menit.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya