
"apa kau tak punya kaca di rumah mu sehingga kau mengatakan hal tersebut di hadapan suaminya yang tampan, kaya raya, berkarisma, rajin ibadah, tidak sombong, pengertian, rajin menabung, pekerjaan keras, suami siaga 1x24 jam dan satu lagi yang pasti bukan pembinor." ucap Rendra
Sontak saja wajah Godi semakin menyeramkan karena marah dan malu mendengar perkatan Rendra yang merendahkan dirinya secara fisik
"Apa yang kau katakan jadi kau mengatakan bahwa aku adalah pria cacat dan tak pantas untuk yuma." ucap Godi dengan emosi
"Apakah kau merasa seperti itu, berati anda masih waras." ucap Rendra dengan santainya, membuat Godi semakin murka
Sedang Yuma sudah menyusup ke dada bidang suaminya
" Siapa kau berani melecehkan keluarga kerajaan yang sangat di hormati apa kau tak tau apa hukumnya untuk orang sudah menghina keluarga kerajaan." ucap ratu Elenor membantu keponakannya
"Aku adalah suami putri Yuma." ucap santai Rendra
Otak ratu elenor terasa panas seperti terbakar melihat Rendra yang tak takut padanya sama sekali, sedangkan Alvin hanya tersenyum tipis melihat wajah kesal Ratu Elenor
"Kau hanya seorang asisten Rendah yang menikah dengan seorang anak selir kau jangan terlalu sombong." ucap James
"Ternyata derajat suami mu tak lebih tinggi dari pada pelayan pribadi milik ku." ucap Ratu Elenor menghina Rendra
"Apa kalian sudah puas menghina cucuku dan kau Ratu abal-abal apa ayahmu si Kendo itu tak pernah mengajarimu sopan santun." ucap kakek Rendra tanpa filter membuat semua orang langsung melihat ke arah Kakek Rendra
Ratu Elenor sedikit terkejut saat mendengar ucapan kakek tua tersebut apalagi Langsung meyebut nama ayahnya tanpa rasa hormat bahkan seperti ayahnya itu biasa saja padahal ayahnya adalah panglima perang paling di segani hingga saat ini
kakek Rendra terbahak-bahak mendengar perkataan Ratu Elenor ternyata semua sifat Rendra menurun dari kakeknya
"kau sangat naif ratu abal-abal, ayahmu saja akan berlutut di hadapan ku jika aku sudah berbicara dan kau berani mengancam ku." ucap kakek Rendra
Ratu Elenor sedikit terperanjat mendengar perkataan kakek Rendra begitupun yang lain
"Kau tak usah mengancam ku dengan nama ayahku karena aku yakin orang seperti mu hanya bisa membual saja." ucap Ratu Elenor
Tak berselang lama beberapa mobil masuk ke kediaman Alvin membuat Ratu Elenor sangat terkejut saat melihat ayahnya terburu-buru masuk ke dalam dan Langsung memberi hormat pada kakek Rendra
"Maaf tuan aku tak tau bahwa anda akan berkunjung ke kerajaan Santos." ucap panglima Kendo
"Si Kendo rupanya sudah datang tapi terlambat karena putrimu sudah menghina cucuku dan membuat Haraga diriku terluka sesuai perjanjian kita bahwa harta milikmu adalah jaminan utang yang kau miliki padaku secara pribadi dan juga utang kerajaan Santos atas nama putrimu yang sekarang menjadi Ratu aku ingin semua di bayar beserta bunganya ." ucap kakek Rendra
Membuat semua orang terkejut mendengar perkataan kakek Rendra bahkan Alvin dan Rendra sangat terkejut mendengar hal tersebut
"Tuan aku mohon aku dan putriku akan meminta maaf tapi tolong beri kami kelonggaran jika harta kami di ambil dan sebagian harta kerajaan di ambil untuk membayar utang makan ekonomi kerajaan akan seperti dulu lagi." ucap panglima Kendo
"Itu bukan urusan ku, aku tak akan bicara untuk ke dua kali dan kau tau aku tak suka menagih dua kali." ucap kakek Rendra lalu bangkit dan masuk ke dalam kamar miliknya yang telah di siapkan .
Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya