Princess Briana

Princess Briana
279



"Aku juga merasa kesal tak bisa menikmati tubuh wanita tersebut Untung saja mila mau memberikan tubuhnya untuk kita nikmati saat itu." ucap seorang pria yang duduk di kursi belakang


Sementara itu di ruang kerja tuan Renu tampak Michael masih duduk menunggu kabar dari Robert tuan Renu juga tak kalah cemas menunggu kabar, saat mereka sedang cemas tiba-tiba pintu ruang kerja tuan Renu di ketuk membuat Michael dan tuan Renu saling menatap


"Sayang ini aku bolehkah aku masuk." tanya ibu Mila dari balik pintu ruangan kerja


Tuan Renu mengepalkan tangannya, " mau apalagi iblis betina itu." ucap tuan Renu sambil bangkit dari sofa


"Ayah sebaiknya ayah mendengarkan saja apa yang dia inginkan, jangan membuatnya curiga, kita jangan gegabah kita belum menangkap komplotannya." ucap Michael


Tuan Renu yang hendak melangkahkan langsung mengehentikan langkahnya dan menarik nafasnya perlahan lalu mengehembuskanya


"Baiklah ayah mengerti, ayah tidak mau mengambil resiko mereka akan bebas setelah mencelakai istriku tercinta untung saja aku menikahinya hanya karena mengingat putriku yang masih butuh kasih sayang tapi aku tak menyangka bahwa mereka akan sekejam ini." ucap tuan Renu


Tuan Renu keluar dari ruang kerjanya lalu menarik Mila menjauh dari ruangan tersebut


"Ada apa kenapa kau menganggu aku sedang berdiskusi masalah perusahan pada Michael." ucap tuan Renu


"Aku ingin bertanya apa kau yang memindahkan Sandra ke rumah sakit di kota A." tanya ibu Mila


"Oh Masalah itu Iya aku sengaja melakukannya karena ke dua mertua Naura meminta Sandra untuk di obati di rumah sakit mereka saja kebetulan rumah sakit mereka adalah rumah sakit tebaik di kota A." ucap tuan Renu


"Kenapa tak mengatakannya dulu padaku sebelum membiarkan Sandara di rawat di sana." tanya ibu Mila dengan raut wajah yang sulit di tebak


"Memeng kenapa Kan aku melakukannya demi kesembuhan sandra salahnya di mana." tanya tuan Renu


"Tapi kan aku menghawatirkan Sandra, setidaknya jika kau mengatakannya padaku aku bisa ikut ke kota A untuk merawatnya di sana." ucap ibu Mila pura-pura sedih


"Kenapa diam memang ada yang salah jika aku ingin merawat Sandra." tanya ibu Mila dengan wajah sok lugunya


"Maaf sebaiknya kau kembali ke kamar aku masih ada kerjaan dengan Michael." ucap tuan Renu


"Baiklah." ucap ibu Mila pura-pura lesu


Setelah Tuan Renu kembali ke dalam ruang kerjanya dengan langkah cepat ibu Mila kembali ke Kamarnya dia ingin mempercepat rencananya


Ibu Mila langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang


"Halo sayang ada apa kau menghubungi kami." tanya pria yang di telepon ibu Mila


"Sebaiknya kalian cepat melenyapkan wanita itu, aku sudah tak punya orang yang bisa aku jadikan Sandra jika kita ketahuan." ucap ibu Mila


"Kau tenang saja kami akan segera melakukannya mobil Amel sudah dekat dengan lokasi eksekusi." ucap pria tersebut


"Baiklah aku menunggu kabar baik darimu." ucap ibu Mila sambil mematikan ponsel miliknya


Tampak mobil Amel sudah masuk ke dalam hutan belantara di hutan tersebut ada sebuah gubuk tua, Amel langsung memarkirkan mobil miliknya sambil melihat sekelilingnya


Tak berselang lama sebuah mobil langsung berhenti tepat di samping mobil milik Amel .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya